MNC Group Mengeluarkan Pengumuman Penting Larangan Nobar AFC U-23 Asian Cup 2024 Tanpa Izin, Begini Respons Netizen +62 yang Budiman

JATENG.AKURAT.CO, MNC Group, sebagai pemegang eksklusif hak siar AFC U-23 Asian Cup 2024, telah mengeluarkan pengumuman penting yang menegaskan larangan terhadap penyelenggaraan nonton bareng (nobar) tanpa persetujuan mereka.
Pernyataan resmi dari MNC Group menyatakan bahwa hanya MNC Group dan Asian Football Confederation (AFC) yang memiliki hak penggunaan dan asosiasi dengan lambang resmi, maskot, dan trophy turnamen tersebut di Indonesia.
Dalam pengumuman resmi, MNC Group secara tegas melarang pihak mana pun untuk mengadakan nobar yang mengasosiasikan diri dengan AFC U-23 Asian Cup 2024™, termasuk penggunaan lambang, logo, nama kompetisi, dan penggunaan klip pertandingan tanpa izin resmi.
Pelanggaran atas aturan ini akan menghadapi konsekuensi serius berupa sanksi pidana dan denda sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.
Namun, respons terhadap pengumuman ini menunjukkan adanya ketidakpuasan dari sebagian netizen Indonesia.
Banyak akun official MNC Group, termasuk @officialmnctv di Instagram, diserbu oleh ratusan komentar pedas terkait larangan nobar tersebut.
Sebagai contoh, @marifh28 menulis, "MNC melarang nobar? Gimana, siap berhadapan dengan rakyat Indonesia?"
Sementara @gilangr.99 menyatakan, "Report dan lanjut boikot."
Ada pula komentar dari @Mukhammad.irsyad yang menegaskan, "Pengen MNC bangkrut? Rakyat kok dilawan blok.."
Pertanyaan mengenai penggunaan saluran TV luar negeri juga muncul dari @aprimrvl, "Kalau pakek saluran tv luar negeri apakah bisa dipidana?"
Tidak hanya itu, beberapa komentar juga mengaitkan larangan nobar ini dengan konteks politik, seperti yang ditulis oleh @wakay_garuda19, "Ga inget 16% kah," yang mengacu pada Pilpres 2024 yang sudah berlalu.
Respons netizen yang keras terhadap pengumuman larangan nobar ini menunjukkan kompleksitas dalam menjaga hak siar dan kebutuhan hiburan masyarakat.
Konflik antara hak-hak pemegang lisensi dengan keinginan masyarakat untuk menikmati pertandingan bersama-sama memunculkan diskusi yang menarik mengenai batasan dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan acara olahraga secara publik.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








