Jangan Abaikan, Cobalah Tips Merawat Ban Motor: Dari Tekanan Angin hingga Penyimpanan

JATENG.AKURAT.CO, Ban adalah satu-satunya komponen motor yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.
Fungsinya sangat vital: menopang beban, menyalurkan tenaga mesin, dan memastikan cengkeraman saat bermanuver.
Baik ban dalam maupun ban luar memiliki peran masing-masing. Ban luar menjadi pelindung utama sekaligus penyedia traksi, sementara ban dalam menjaga tekanan udara agar tetap stabil.
Sayangnya, banyak pemilik motor yang baru memperhatikan kondisi ban saat sudah bocor atau botak.
Padahal, perawatan rutin bisa memperpanjang usia pakai dan meningkatkan keselamatan.
Menurut data dari bengkel resmi, ban yang dirawat dengan benar bisa bertahan hingga 20.000 kilometer.
Berikut tips merawat ban dalam dan ban luar motor agar tetap awet dan aman digunakan.
Baca Juga: Panduan dan Tips Merawat Kaca Spion Motor untuk Pengendara Sehari-hari
Periksa Tekanan Angin Secara Rutin
Tekanan angin adalah faktor paling krusial dalam perawatan ban. Jika terlalu rendah, ban akan cepat panas, boros bahan bakar, dan mudah bocor.
Jika terlalu tinggi, ban menjadi keras, cengkeraman berkurang, dan rentan pecah.
Periksa tekanan angin minimal seminggu sekali atau sebelum perjalanan jauh. Gunakan alat pengukur tekanan yang akurat.
Sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan, biasanya tertera di stiker dekat rantai atau buku manual.
Untuk motor matic, tekanan depan umumnya 28-33 psi dan belakang 33-38 psi, tergantung beban.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, Rawat Lampu Motor demi Keselamatan Berkendara
Bersihkan Ban dari Kerikil dan Benda Tajam
Setelah berkendara, terutama di jalan berkerikil atau berlumpur, periksa permukaan ban.
Kerikil, paku, atau pecahan kaca yang menempel bisa masuk ke dalam alur ban dan menyebabkan kebocoran halus.
Gunakan obeng tumpul atau alat khusus untuk mengeluarkan benda asing tersebut.
Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak karet. Jika menemukan paku yang menancap, jangan langsung dicabut sebelum ke bengkel karena bisa menyebabkan ban kempis mendadak.
Baca Juga: Jangan Remehkan Busi! Ini Tips Merawatnya agar Motor Tetap Prima
Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung
Sinar ultraviolet dari matahari mempercepat penuaan karet. Ban yang sering terpapar sinar matahari akan cepat keras, retak, dan kehilangan elastisitas.
Jika memungkinkan, parkir motor di tempat teduh atau gunakan sarung motor.
Hindari juga menyimpan ban cadangan di tempat terbuka dalam waktu lama. Untuk ban dalam, simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung.
Jaga Kebersihan dan Hindari Cairan Kimia
Bersihkan ban secara rutin dengan air dan sabun ringan. Hindari menggunakan pelarut, bensin, atau oli yang bisa merusak karet. Setelah dicuci, keringkan dengan kain.
Jangan biarkan ban terkena cairan kimia keras seperti minyak rem atau cairan pembersih mesin.
Jika terkena, segera bilas dengan air bersih. Kebersihan ban tidak hanya menjaga penampilan, tetapi juga membantu mendeteksi kerusakan dini.
Baca Juga: Jangan Abaikan Cakram! Ini Tips Merawat Cakram Motor agar Tetap Pakem
Cek Ketebalan Alur (Tread Depth)
Alur ban berfungsi mengalirkan air saat hujan. Jika alur sudah tipis, ban kehilangan cengkeraman di jalan basah dan rawan selip.
Periksa ketebalan alur dengan alat ukur tread depth gauge. Batas minimal biasanya 1,6 mm.
Jika sudah mendekati batas, segera ganti ban. Ban botak sangat berbahaya, terutama saat pengereman mendadak di jalan licin.
Kapan Harus ke Bengkel?
Jika ban sering bocor meski sudah ditambal, atau terasa bergetar saat berkendara, segera ke bengkel.
Mekanik akan memeriksa kondisi ban dalam dan luar secara menyeluruh.
Jangan menunda perbaikan karena bisa membahayakan keselamatan.
Lakukan rotasi ban secara berkala, meskipun untuk motor jarang dilakukan.
Ganti ban dalam setiap kali mengganti ban luar untuk memastikan performa optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Persebaya vs Garudayaksa FC; Lawan Bawa Amunisi Baru, Bajol Ijo Wajib Waspada
- 2Prediksi Skor Persipura vs Kendal Tornado FC: Mutiara Hitam Dibayangi Rekor Buruk
- 3Terjawab! Ini Penyebab Persija Terusir dari SUGBK dan JIS, Pilih Stadion Wayan Dipta Hadapi Java United
- 4Dari Lahan Pembangunan, Pakuwon Mall Semarang Jadi Harapan Ekonomi Baru yang Tumbuh di Tinjomoyo
- 5Jadwal Sepak Bola Hari Ini Jumat 18 September 2026 dan Sabtu Dini Hari, Ada 8 Laga Menarik
- 6GIIAS Semarang 2026 Bawa 19 Merek, 7 Nama Ini Jadi Magnet Baru Pecinta Otomotif
- 7Harga Tiket GIIAS Semarang 2026 dan Cara Mendapatkannya, Ada Promo Buy 1 Get 1
- 8Lima Kejadian Kebakaran di Sekitar Jalur KA, KAI Daop 4 Perkuat Kewaspadaan
- 9Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri: Derby Jatim Sarat Gengsi di Kanjuruhan
- 10POJ City Buka Suara soal Kebakaran Lahan Dekat Mal 23 Semarang, Ungkap Fakta Ini




