POJ City Buka Suara soal Kebakaran Lahan Dekat Mal 23 Semarang, Ungkap Fakta Ini

JATENG.AKURAT.CO, Kebakaran lahan di sekitar kawasan POJcity, Semarang, yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) malam, akhirnya mendapat penjelasan dari pihak pengelola kawasan.
POJcity menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang terjadi di lahan yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Pihak POJcity juga mengapresiasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Semarang yang bekerja hingga berjam-jam untuk menjinakkan api.
Namun, ada satu fakta penting yang disampaikan POJcity: lahan yang terbakar bukan merupakan bagian dari kawasan POJcity.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk memberikan kejelasan mengenai status lahan yang mengalami kebakaran.
“Pertama-tama, kami menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu, 16 September 2026, di lahan yang bersebelahan dengan kawasan POJcity,” demikian pernyataan POJcity, seperti dikutip dari akun Instagram resm mereka @pojcity.
POJcity Tegaskan Tak Punya Kewenangan atas Lahan Terbakar
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api telah berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Pemerintah Kota Semarang.
POJcity menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan kerja keras petugas dalam menangani kebakaran tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kesigapan, kerja keras, dan upaya maksimal para petugas dalam menangani dan memadamkan kebakaran tersebut,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak POJcity kemudian menegaskan bahwa lahan yang mengalami kebakaran berada di luar kawasan mereka.
“Kami juga perlu menyampaikan informasi bahwa lahan yang mengalami kebakaran tersebut bukan merupakan bagian dari Kawasan POJcity. Dengan demikian, POJcity tidak memiliki kewenangan langsung atas pengelolaan maupun penanganan kejadian di lahan tersebut,” tegas POJcity.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul kebakaran lahan yang berada di dekat Mal 23 POJ City dan sempat menghebohkan warga karena kobaran api terlihat cukup besar.
Kebakaran Disebut Dipicu Pemancing Mabuk
Sementara itu, berdasarkan keterangan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh ulah sejumlah orang yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan terdapat empat orang yang diduga berada di lokasi dalam kondisi mabuk.
Mereka kemudian disebut membakar rumput kering setelah mendapat teguran dari petugas keamanan POJ.
“Jadi ceritanya itu ada orang mencari ikan. Empat orang itu mabuk semua. Diilengke (diingatkan) sama sekuritinya POJ, dia marah, terus bakar rumput kering. Tiga ketangkap dan satu orang lari,” kata Tantri, Kamis (17/9/2026).
Tantri mengatakan, satu orang yang melarikan diri telah diketahui identitasnya.
Api Lahap Sekitar 10 Hektare Lahan
Dampak kebakaran tersebut cukup luas.
Menurut Tantri, lahan yang terbakar mencapai sekitar 10 hektare.
“Jadi lokasi yang terbakar itu luas kurang lebih 10 hektare,” sebutnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas mulai melakukan penanganan sejak Rabu (16/9) sekitar pukul 18.55 WIB.
Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis (17/9) sekitar pukul 02.00 WIB.
Artinya, petugas membutuhkan waktu sekitar tujuh jam untuk menangani kebakaran tersebut.
Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah titik api yang terus berpindah sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih lanjut di sejumlah bagian lahan.
POJcity Ingatkan Risiko Kebakaran Musim Kemarau
POJcity juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini masih memasuki musim kemarau.
Kondisi cuaca yang panas dan kering dapat membuat rumput serta vegetasi mudah terbakar. Api yang awalnya kecil juga dapat dengan cepat meluas ketika kondisi lingkungan mendukung.
“Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan sekitar, dan turut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran,” ujar POJcity.
Pihaknya berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan kondisi di sekitar kawasan POJcity dapat tetap aman dan kondusif.
“Semoga kejadian serupa tidak kembali terjadi dan kondisi di sekitar POJcity senantiasa aman dan kondusif,” tutup pernyataan tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Siapa Suahasil Nazara Pengganti Purbaya? Sosok yang Dipercaya Prabowo Jadi Menteri Keuangan, Cek Profil Instagram Kekayaan
- 2FAR Adukan Dugaan Suap Perizinan Pakuwon Mall Gombel Lama ke KPK, 19 Rumah Warga Rusak Disorot
- 3Rabu 16 September 2026 Dipercaya Hari Baik untuk Hajatan? Ini Kata Primbon Jawa dan Kalender Bali
- 4Cek Hari Baik Pernikahan: 15 September 2026 Termasuk Hari Buruk Menurut Weton Jawa
- 5Lima Kejadian Kebakaran di Sekitar Jalur KA, KAI Daop 4 Perkuat Kewaspadaan
- 6Selasa Kliwon 15 September 2026: Hari Baik Pindah Rumah atau Justru Pantangan?
- 7Sekam Padi dan Tongkol Jagung Tak Lagi Terbuang, Tim Ekspedisi Patriot Undip Sulap Jadi Biochar di Papua
- 8GP Ansor Jateng Desak Aparat Berantas Galian C Ilegal, Narkoba, dan Judol
- 9Merencanakan Buat Pindah Rumah? Simak Dulu Hitungan Weton Rabu Legi 16 September 2026 Menurut Primbon Jawa
- 10Bursa Januari 2027: Liverpool Siapkan Daftar Target Gelandang, Camara Jadi Prioritas





