Jateng

Jangan Abaikan Cakram! Ini Tips Merawat Cakram Motor agar Tetap Pakem

Theo Adi Pratama | 19 September 2026, 06:00 WIB
Jangan Abaikan Cakram! Ini Tips Merawat Cakram Motor agar Tetap Pakem
Cakram motor

JATENG.AKURAT.CO, Cakram motor adalah komponen vital yang menentukan keselamatan berkendara.

Sistem pengereman cakram bekerja dengan menjepit kampas ke piringan logam untuk menghentikan laju roda.

Jika cakram kotor, berkarat, atau minyak remnya habis, pengereman bisa blong dan membahayakan.

Sayangnya, banyak pemilik motor hanya fokus pada mesin dan ban, sementara cakram jarang diperiksa.

Padahal, perawatan cakram relatif mudah dan bisa dilakukan sendiri.

Menurut mekanik di bengkel resmi, cakram yang dirawat rutin bisa bertahan hingga 20.000 kilometer. Berikut tips merawat cakram motor agar tetap pakem dan aman.

Kenali Tanda Cakram Mulai Bermasalah

Beberapa gejala menunjukkan cakram perlu perhatian. Pengereman yang berdecit, tuas terasa dalam, atau getaran saat mengerem bisa jadi pertanda.

Cakram berkarat juga mengurangi daya cengkeram. Jika dibiarkan, kampas bisa cepat aus dan piringan tergores. Segera periksa jika merasakan hal-hal tersebut.

Bersihkan Cakram Secara Rutin

Bersihkan cakram minimal setiap dua minggu atau setelah melewati jalan berlumpur.

Gunakan sabun khusus motor dan air bersih. Hindari tekanan air tinggi langsung ke kaliper karena bisa merusak seal.

Setelah dicuci, keringkan dengan kain bersih. Jangan biarkan air menggenang di sela-sela piringan.

Periksa Ketebalan Kampas Rem

Kampas rem adalah komponen yang paling cepat aus. Periksa ketebalannya secara berkala.

Jika sudah tipis, segera ganti. Kampas yang tipis tidak hanya mengurangi daya pengereman tetapi juga bisa menggores piringan cakram. Ganti kampas di bengkel terpercaya untuk memastikan kualitas.

Cek Minyak Rem dan Ganti Secara Berkala

Minyak rem menyerap air dari udara, sehingga kualitasnya menurun. Ganti minyak rem setiap dua tahun atau 20.000 km.

Periksa levelnya di tabung reservoir. Jika warnanya sudah keruh atau hitam, segera ganti. Jangan mencampur merek minyak rem yang berbeda.

Hindari Beban Berlebih dan Pengereman Mendadak

Beban berlebih membuat cakram bekerja lebih keras dan cepat panas.

Hindari membawa beban melebihi kapasitas motor. Selain itu, kurangi pengereman mendadak yang bisa membuat piringan cakram melengkung.

Gunakan teknik pengereman bertahap dan kombinasikan dengan rem belakang.

Kapan Harus ke Bengkel?

Jika cakram sudah tergores dalam, bergetar hebat, atau tuas rem terasa blong, segera ke bengkel.

Mekanik akan memeriksa kaliper, seal, dan piringan. Jangan menunda perbaikan karena bisa membahayakan keselamatan.

Lakukan servis rutin setiap 6 bulan untuk memastikan sistem pengereman optimal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.