Jangan Abaikan Cakram! Ini Tips Merawat Cakram Motor agar Tetap Pakem

JATENG.AKURAT.CO, Cakram motor adalah komponen vital yang menentukan keselamatan berkendara.
Sistem pengereman cakram bekerja dengan menjepit kampas ke piringan logam untuk menghentikan laju roda.
Jika cakram kotor, berkarat, atau minyak remnya habis, pengereman bisa blong dan membahayakan.
Sayangnya, banyak pemilik motor hanya fokus pada mesin dan ban, sementara cakram jarang diperiksa.
Padahal, perawatan cakram relatif mudah dan bisa dilakukan sendiri.
Menurut mekanik di bengkel resmi, cakram yang dirawat rutin bisa bertahan hingga 20.000 kilometer. Berikut tips merawat cakram motor agar tetap pakem dan aman.
Kenali Tanda Cakram Mulai Bermasalah
Beberapa gejala menunjukkan cakram perlu perhatian. Pengereman yang berdecit, tuas terasa dalam, atau getaran saat mengerem bisa jadi pertanda.
Cakram berkarat juga mengurangi daya cengkeram. Jika dibiarkan, kampas bisa cepat aus dan piringan tergores. Segera periksa jika merasakan hal-hal tersebut.
Bersihkan Cakram Secara Rutin
Bersihkan cakram minimal setiap dua minggu atau setelah melewati jalan berlumpur.
Gunakan sabun khusus motor dan air bersih. Hindari tekanan air tinggi langsung ke kaliper karena bisa merusak seal.
Setelah dicuci, keringkan dengan kain bersih. Jangan biarkan air menggenang di sela-sela piringan.
Periksa Ketebalan Kampas Rem
Kampas rem adalah komponen yang paling cepat aus. Periksa ketebalannya secara berkala.
Jika sudah tipis, segera ganti. Kampas yang tipis tidak hanya mengurangi daya pengereman tetapi juga bisa menggores piringan cakram. Ganti kampas di bengkel terpercaya untuk memastikan kualitas.
Cek Minyak Rem dan Ganti Secara Berkala
Minyak rem menyerap air dari udara, sehingga kualitasnya menurun. Ganti minyak rem setiap dua tahun atau 20.000 km.
Periksa levelnya di tabung reservoir. Jika warnanya sudah keruh atau hitam, segera ganti. Jangan mencampur merek minyak rem yang berbeda.
Hindari Beban Berlebih dan Pengereman Mendadak
Beban berlebih membuat cakram bekerja lebih keras dan cepat panas.
Hindari membawa beban melebihi kapasitas motor. Selain itu, kurangi pengereman mendadak yang bisa membuat piringan cakram melengkung.
Gunakan teknik pengereman bertahap dan kombinasikan dengan rem belakang.
Kapan Harus ke Bengkel?
Jika cakram sudah tergores dalam, bergetar hebat, atau tuas rem terasa blong, segera ke bengkel.
Mekanik akan memeriksa kaliper, seal, dan piringan. Jangan menunda perbaikan karena bisa membahayakan keselamatan.
Lakukan servis rutin setiap 6 bulan untuk memastikan sistem pengereman optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Persebaya vs Garudayaksa FC; Lawan Bawa Amunisi Baru, Bajol Ijo Wajib Waspada
- 2Prediksi Skor Persipura vs Kendal Tornado FC: Mutiara Hitam Dibayangi Rekor Buruk
- 3Terjawab! Ini Penyebab Persija Terusir dari SUGBK dan JIS, Pilih Stadion Wayan Dipta Hadapi Java United
- 4Dari Lahan Pembangunan, Pakuwon Mall Semarang Jadi Harapan Ekonomi Baru yang Tumbuh di Tinjomoyo
- 5Jadwal Sepak Bola Hari Ini Jumat 18 September 2026 dan Sabtu Dini Hari, Ada 8 Laga Menarik
- 6GIIAS Semarang 2026 Bawa 19 Merek, 7 Nama Ini Jadi Magnet Baru Pecinta Otomotif
- 7Harga Tiket GIIAS Semarang 2026 dan Cara Mendapatkannya, Ada Promo Buy 1 Get 1
- 8Lima Kejadian Kebakaran di Sekitar Jalur KA, KAI Daop 4 Perkuat Kewaspadaan
- 9POJ City Buka Suara soal Kebakaran Lahan Dekat Mal 23 Semarang, Ungkap Fakta Ini
- 10Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri: Derby Jatim Sarat Gengsi di Kanjuruhan





