Mengenal Financial Planner Serta 5 Fungsinya Dalam Mengatur Keuangan

AKURAT.CO - Jika dilihat sekilas, mengatur keuangan adalah hal yang mudah, tapi kenyataannya tidak.
Mengatur keuangan butuh niat dan ketegasan pada diri sendiri. Alhasil, pengeluaran tidak melebihi budget yang sudah ditetapkan.
Bagi yang kesulitan mengatur keuangan, menggunakan jasa financial planner sangatlah disarankan.
Financial planner atau perencana keuangan adalah seseorang atau lembaga profesional yang membantu klien untuk mengatur masalah keuangan demi mewujudkan kesehatan keuangan dalam jangka panjang.
Financial planner merupakan sebuah profesi yang bertanggung jawab atas kesehatan finansial seorang klien. Jadi, tugasnya tidak main-main.
Financial planner adalah profesi yang lebih spesifik daripada financial advisor.
Bisa dikatakan financial advisor adalah profesi secara umum saja. Namun, keduanya sama-sama bertanggung jawab untuk menyukseskan kesehatan finansial klien.
Perencana keuangan biasanya akan berdiskusi terlebih dahulu tentang problematika keuangan yang dihadapi oleh seorang klien.
Lalu apa saja fungsi adanya financial planner ini?
Mengevaluasi Kondisi Keuangan Klien
Sudah menjadi tanggung jawab seorang financial planner untuk mengevaluasi kondisi keuangan klien.
Baca Juga: Ganjar Dampingi Jokowi Hadiri Muktamar Sufi Dunia
Beberapa poin yang dievaluasi, seperti aset, penghasilan, pengeluaran, cicilan, tabungan, hingga investasi.
Hasil evaluasi membantu perencana keuangan untuk mengetahui bagian mana saja yang selama ini belum dapat dijalankan oleh klien.
Membantu Menjalankan Rencana Keuangan
Jika rencana keuangan yang sudah dibuat disetujui oleh klien, saatnya untuk menjalankan rencana tersebut.
Akan ada batas waktu yang ditetapkan guna melihat apakah rencana tersebut berjalan efektif atau tidak.
Baca Juga: Polresta Cilacap Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 2 Tersangka Ditangkap
Financial planner akan ikut berpartisipasi untuk menjalankan rencana, seperti membantu membuka rekening, mengelola modal atau aset, dan hal-hal lain yang diminta oleh klien.
Menganalisis Karakteristik dan Tujuan Klien
Setiap klien punya karakteristik yang berbeda-beda.
Perencana keuangan bertanggung jawab untuk memilah-milah karakteristik klien agar bisa menemukan teknik perencanaan keuangan yang pas.
Setelah itu, baru dilanjutkan dengan menganalisis tujuan keuangan klien dalam jangka panjang.
Baca Juga: Polresta Cilacap Amankan Penambang Ilegal di Desa Ayamalas
Memberitahukan Rencana
Pada fungsi yang satu ini dilakukan secara dua arah, jadi klien dapat memberikan komentar kalau seandainya rencana yang telah disusun sulit untuk dijalankan.
Financial planner akan mencarikan solusi terbaik sesuai dengan kebutuhan klien, tapi tidak bermaksud untuk melonggarkan rencana keuangan yang dibuat sebelumnya.
Memonitori Jalannya Rencana Keuangan
Apakah praktek keuangan yang dilakukan klien berjalan sesuai rencana?
Financial planner akan membantu memonitori hal ini untuk meminimalisir terjadinya pelencengan terhadap rencana yang sudah dibuat.
Baca Juga: Pemkot Semarang Bantu Kebutuhan Keluarga Korban Meninggal Akibat KDRT di Sendangguwo
Alhasil, pencapaian tujuan keuangan sesuai atau malah melebihi apa yang direncanakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









