Jateng

Karir Vibes! Jangan Pernah Lakukan Isolasi Sosial Saat Mengalami Burnout Parah, Lakukan Langkah Berikut Ini

Theo Adi Pratama | 20 Agustus 2024, 06:30 WIB
Karir Vibes! Jangan Pernah Lakukan Isolasi Sosial Saat Mengalami Burnout Parah, Lakukan Langkah Berikut Ini

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah kamu merasa begitu lelah hingga ingin mengasingkan diri dari dunia? Ketika burnout menghantam, godaan untuk menarik diri dari lingkungan sosial memang sangat besar.

Namun, tahukah kamu bahwa isolasi sosial justru bisa memperparah kondisi burnout? Saat kita menarik diri dari orang-orang terdekat, kita kehilangan dukungan emosional yang sangat kita butuhkan untuk pulih.

Alih-alih membaik, kondisi mental kita justru akan semakin terpuruk. Isolasi sosial bisa memicu perasaan kesepian, kecemasan, dan depresi yang lebih dalam.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melawan dorongan untuk mengasingkan diri dan mencari dukungan dari orang-orang terdekat.

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah isolasi sosial akibat burnout:

Baca Juga: Jogja Vibes! Mengulik Sejarah Singkat Pasukan Hantu Maut, Legenda Pasukan Gerilyawan Yogyakarta yang Saat Ini Terlupakan

1. Bergabung dengan Komunitas

Salah satu cara efektif untuk mencegah isolasi sosial adalah dengan bergabung dalam suatu komunitas.

Tinggal di coliving atau bekerja di coworking space bisa menjadi pilihan yang baik.

Di tempat-tempat ini, kamu akan bertemu dengan banyak orang baru yang memiliki minat dan tujuan yang sama.

Kamu bisa berbagi pengalaman, ide, dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan hidup.

Tidak hanya itu, membahas hobi yang sama juga bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menghilangkan rasa penat dan stres.

Koneksi sosial yang terjalin dalam komunitas ini akan sangat membantu dalam menjaga kesehatan mentalmu.

2. Menghabiskan Waktu Bersama Orang-Orang Terkasih

Menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih adalah cara lain yang sangat efektif untuk mencegah isolasi sosial akibat burnout.

Interaksi dengan keluarga, teman, atau pasangan dapat memberikan dukungan emosional yang sangat penting.

Selain itu, berkumpul bersama mereka bisa meningkatkan rasa bahagia dan mengurangi stres.

Ketika kamu merasa lebih terhubung secara emosional dengan orang-orang terdekat, kamu akan merasa lebih kuat dalam menghadapi burnout dan gejalanya.

Jadi, luangkan waktu untuk berkumpul dan berbicara dengan orang-orang yang kamu sayangi.

Baca Juga: Jogja Vibes! Mengulik Sejarah Tugu Pal Putih, Sebuah Transformasi dari Tugu Golong Gilig yang Sempat Rusak Akibat Gempa

3. Melibatkan Diri dalam Kegiatan Sosial

Melibatkan diri dalam kegiatan sosial seperti volunteering juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah isolasi sosial.

Melalui kegiatan ini, kamu dapat membantu orang lain sekaligus membangun koneksi dengan komunitas yang lebih luas.

Volunteering memungkinkanmu bertemu dengan banyak orang yang memiliki minat dan tujuan yang positif.

Selain memberikan kepuasan tersendiri karena terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat, aktivitas sosial ini juga dapat mengurangi tingkat isolasi yang sering kali menjadi akibat dari burnout.

Dengan terlibat dalam kegiatan sosial, kamu akan merasa lebih terhubung dengan dunia di sekitarmu.

Mengapa Dukungan Sosial Penting?

Dukungan sosial memainkan peran penting dalam proses pemulihan dari burnout.

Ketika kita merasa didukung dan terhubung dengan orang lain, kita lebih mampu mengelola stres dan tekanan hidup.

Orang-orang di sekitar kita bisa menjadi sumber inspirasi, semangat, dan kenyamanan ketika kita sedang mengalami masa-masa sulit.

Jangan biarkan burnout membuatmu terisolasi; justru saat-saat inilah kamu paling membutuhkan kehadiran dan dukungan dari orang lain.

Baca Juga: Jogja Vibes! Menguak Sejarah Singkat Langgar Dhuwur Kotagede, Tempat Ibadah Keluarga yang Berlokasi di Kediaman Ibu Syafaatun

Isolasi sosial hanya akan memperburuk kondisi burnout yang kamu alami.

Dengan bergabung dalam komunitas, menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih, dan melibatkan diri dalam kegiatan sosial, kamu bisa mencegah dan mengatasi isolasi sosial tersebut.

Ingatlah, dukungan sosial adalah kunci untuk menjaga kesehatan mentalmu dan mengatasi burnout dengan lebih baik.

Jadi, jangan ragu untuk membuka diri dan mencari dukungan dari orang-orang di sekitarmu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.