Jateng

HOROR dan PENUH MISTERI! Lebih dari 20.000 Orang Hilang Misterius: Segitiga Alaska, Tempat Pesawat Lenyap Tanpa Puing dan Rahasia Terkubur!

Theo Adi Pratama | 23 Oktober 2025, 08:36 WIB
HOROR dan PENUH MISTERI! Lebih dari 20.000 Orang Hilang Misterius: Segitiga Alaska, Tempat Pesawat Lenyap Tanpa Puing dan Rahasia Terkubur!

JATENG.AKURAT.CO, Semua orang tahu tentang Segitiga Bermuda, tempat kapal dan pesawat hilang misterius di perairan hangat Atlantik. Tapi tahukah Anda, Amerika punya wilayah segitiga lain yang jauh lebih dingin, jauh lebih luas, dan berkali-kali LIPAT lebih mematikan?

Inilah Segitiga Alaska (Alaska Triangle), area tak terjamah di utara sana, yang sejak tahun 1972 telah menelan lebih dari 20.000 orang! Jumlah ini bukan lelucon. Jika di Segitiga Bermuda, sekitar 900 orang hilang selama 200 tahun, di Alaska Triangle, jumlah yang sama bisa lenyap hanya dalam waktu dua tahun!

Kenapa bisa terjadi? Apakah ini ulah alam, alien, atau monster yang menyamar? Mari kita bongkar sejarah kelam di balik hilangnya ribuan jiwa di kawasan yang dijuluki "tak terhindarkan" ini.

Inilah yang Terjadi Saat Alam Menjadi Perangkap Maut

Segitiga Alaska membentang antara Barrow (Utqiagvik) hingga Juno, mencakup wilayah seluas 300.000 hingga 400.000 mil persegi—ukuran yang lebih besar dari California! Kawasan ini bukanlah taman bermain. Sebaliknya, ia adalah arena rintangan alam yang brutal:

Pegunungan dan Gletser: Di dalamnya terdapat Pegunungan Alaska, rumah bagi Gunung McKinley (Denali), puncak tertinggi di Amerika Utara. Ada juga gletser, yang bukan sekadar gunung es. Mereka adalah sungai es yang bergerak lambat, menyeret batu dan apa pun yang menghalanginya seperti "pasir isap dingin".

Perangkap Lain: Ditambah lagi ada longsoran salju, rawa-rawa, kabut tebal, dan tentu saja, satwa liar yang siap memangsa siapa pun yang tersesat.

Dengan kondisi geografis bak jebakan alami ini, tingkat orang hilang di Segitiga Alaska menjadi lebih dari dua kali lipat rata-rata nasional AS. Sulitnya mencari di lokasi ini membuat setiap pencarian hampir selalu berakhir sia-sia.

Kasus Paling Misterius: Pesawat Raksasa yang Lenyap Tanpa Puing

Kisah paling terkenal yang menunjukkan kekuatan Triangle ini terjadi jauh sebelum wilayah ini mendapat namanya.

Pada 26 Januari 1950, di tengah ketegangan Perang Dingin, sebuah pesawat militer raksasa, C-54 Skymaster "Douglas", dijadwalkan terbang dari Anchorage ke Great Falls, Montana. Pesawat berbadan besar dengan empat mesin—dijuluki "tank terbang" karena ketangguhannya—ini membawa total 44 orang:

  • 8 anggota kru.
  • 34 personel militer.
  • 2 warga sipil (seorang wanita bernama Joyce Espie dan bayinya, Victor).

Dua jam setelah lepas landas, Douglas melakukan check-in radio rutin pada pukul 15:09, melaporkan terbang di ketinggian 10.000 kaki. Itu adalah komunikasi terakhir. Check-in berikutnya tidak pernah terjadi.

Militer meluncurkan "Operation Mike," operasi pencarian besar-besaran dengan 85 pesawat dan 7.000 tentara, mencari siang dan malam. Hasilnya? Nol besar. Tidak ada puing, tidak ada sinyal, tidak ada asap. Pesawat sebesar itu, dengan 44 jiwa, seolah lenyap ditelan bumi. Setelah 25 hari, pencarian dihentikan. Hingga lebih dari 70 tahun kemudian, tidak ada satu pun bangkai Douglas yang pernah ditemukan.

Asal Mula Nama: Congressman Melawan FBI dan Bom yang Disembunyikan

"Segitiga Alaska" baru mendapatkan namanya pada tahun 1972, setelah sebuah insiden yang dinilai banyak pihak sebagai pembunuhan terencana, bukan kecelakaan.

Pada 16 Oktober 1972, pesawat Pan Alaska Airways yang membawa politisi penting, Congressman Hale Boggs (House Majority Leader), menghilang dalam penerbangan.

Fakta yang membuat kasus ini meledak: Boggs adalah anggota Komisi yang menyelidiki pembunuhan Presiden JFK. Walaupun secara publik menerima kesimpulan bahwa Lee Harvey Oswald bertindak sendirian, diam-diam Boggs yakin ada kejanggalan dan berusaha membuka kembali kasus tersebut—melawan keinginan FBI. Ia bahkan terang-terangan menuduh FBI menyadapnya dan menuntut mundur kepala FBI saat itu, J. Edgar Hoover.

Setelah Boggs menghilang, operasi SAR terbesar dalam sejarah AS kala itu pun dilancarkan. Namun, sama seperti Douglas, tidak ada puing, baut, atau petunjuk apa pun yang ditemukan.

Pada tahun 1994, seorang pembunuh bayaran (hitman) bernama Jerry Max Paisley mengaku: ia mengirim koper terkunci berisi bom yang akhirnya diletakkan di pesawat Boggs. Ketika informasi ini diserahkan ke FBI, agen yang bertugas diinstruksikan untuk "diam saja" (stay out of it).

Maka, inilah baseline cerita yang paling masuk akal bagi banyak orang: FBI melakukan pembunuhan terencana terhadap seorang anggota Kongres dan menghapus setiap jejak pesawat dari muka bumi.

Konspirasi Paling Liar: Piramida Gelap dan Manusia Berang-Berang

Di luar skenario pembunuhan politik, muncul serangkaian teori yang jauh lebih fantastis:

  • Vortex Energi: Banyak pihak percaya Alaska Triangle adalah rumah bagi pusaran energi elektromagnetik raksasa, mirip dengan Segitiga Bermuda. Tim SAR bahkan melaporkan kompas mereka berputar 30 derajat tanpa alasan, dan beberapa mendengar suara-suara yang tak berasal dari dunia ini (otherworldly).
  • Proyek HARP: Beberapa teori mengaitkan hilangnya pesawat dengan HARP (High Frequency Active Auroral Research Program), sebuah proyek pemerintah yang dibangun tepat di dalam Segitiga Alaska. Secara resmi HARP adalah untuk mempelajari atmosfer, tetapi para penganut teori konspirasi yakin HARP sedang digunakan untuk mempersenjatai cuaca, mengendalikan badai, atau bahkan memicu gempa bumi.
  • Piramida Gelap (Dark Pyramid): Yang paling gila, ada yang percaya di bawah Alaska Triangle tersembunyi sebuah piramida energi raksasa, empat kali ukuran Piramida Giza! Struktur ini diyakini sebagai sumber energi rahasia—atau bahkan markas alien—yang menghasilkan interferensi elektromagnetik kuat, membuat pesawat glitch, dan dilarang diakses pemerintah. Bahkan, seorang pria bernama Nathan Campbell yang mencoba mencari piramida ini pada tahun 2020 hilang tanpa jejak.
  • Kushtaka (Manusia Berang-Berang): Legenda kuno suku Tlingit dan Tsimshian berbicara tentang Kushtaka atau "manusia berang-berang" (otterman). Sosok ini adalah pengubah bentuk (shapeshifter) yang akan meniru suara orang yang Anda cintai atau anak kecil menangis untuk memancing Anda lebih dalam ke hutan, hingga akhirnya mencabik-cabik Anda—atau mengubah Anda menjadi Kushtaka juga.

Jadi, apa yang sebenarnya terjadi di Segitiga Alaska? Apakah itu ulah alam, pembunuhan yang didukung FBI, pusaran energi misterius, atau justru ulah Manusia Berang-Berang?

Hingga hari ini, setiap jawaban yang muncul hanya membuka selusin pintu pertanyaan lain yang semakin gila. Misteri 20.000 jiwa yang lenyap di hamparan es Alaska tetap menjadi rahasia yang terkubur, mungkin selamanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.