Jateng

Bikin Melongo! Ternyata Bekas Stasiun Tempel di Sleman Ini Punya Ruang Rahasia, Awalnya Tanpa Dinding!

Theo Adi Pratama | 7 September 2025, 08:30 WIB
Bikin Melongo! Ternyata Bekas Stasiun Tempel di Sleman Ini Punya Ruang Rahasia, Awalnya Tanpa Dinding!

JATENG.AKURAT.CO, Bagi yang sering melintas di daerah Tempel, Sleman, mungkin pernah melihat sebuah bangunan tua yang unik.

Bangunan ini adalah bekas Stasiun Tempel, saksi bisu kejayaan kereta api di masa lalu.

Siapa sangka, bangunan yang kini kokoh ini dulunya dibangun tanpa dinding dan menyimpan banyak rahasia menarik. Penasaran apa saja isinya? Yuk, kita telusuri lebih dalam!

Bangunan yang Berubah Fungsi dan Bentuk

Stasiun Tempel yang membujur dari barat ke timur ini memiliki ukuran 22,5 m x 7,5 m dan menghadap ke selatan.

Dahulu, saat pertama kali dibangun pada tahun 1904, stasiun ini hanya berupa bangunan yang tidak berdinding.

Namun, seiring waktu, bangunan ini terus berevolusi hingga menjadi bentuknya yang sekarang.

Bagian atapnya berjenis limasan dengan kemiringan yang tajam, terbuat dari genteng flam yang kokoh.

Sementara itu, di bagian halaman, kamu bisa melihat lantai tegel berukuran 10 cm x 10 cm yang masih terawat.

Menguak 7 Ruangan dengan Fungsi Unik

Di dalam bangunan ini, terdapat 7 ruangan dengan fungsi yang berbeda-beda:

  • Ruang Gudang dan Lemari: Ruangan pertama di sisi utara ini dulunya digunakan untuk menyimpan lemari dan piala.
  • Ruang Mesin Misterius: Ruangan kedua yang menonjol dari bangunan utama ini dulunya menyimpan mesin penggerak rel kereta api. Atapnya terbuat dari dak beton, menunjukkan fungsi khusus dari ruangan ini.
  • Ruang Transit: Ruang ketiga berdekatan dengan ruang mesin, di mana terdapat dudukan brankas di bagian sudut tenggara.
  • Ruang Loket Legendaris: Di ruang keempat, kamu akan menemukan loket karcis berukuran 1 m x 1,15 m. Loket ini terbagi menjadi tiga bagian, dengan bagian tengah berupa panel kaca dan sisinya kawat strimin.
  • Ruang Tunggu dan Pembelian Karcis: Awalnya tidak berdinding, ruang kelima ini dulunya adalah tempat penumpang membeli karcis dan menunggu kedatangan kereta.
  • Dapur & Kamar Mandi: Dua ruangan tambahan di bagian belakang, yaitu ruang dapur dan toilet, menunjukkan bahwa ada aktivitas sehari-hari di area stasiun.

Keberadaan Stasiun Tempel ini adalah pengingat betapa majunya transportasi di masa lalu.

Meskipun kini tidak lagi beroperasi, bangunan ini tetap menjadi saksi sejarah yang menarik untuk dikunjungi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.