Andi Budiman Tidak Suka Simpatisan dan Relawan Kampanye Menggeber Kendaraan Menggunakan Knalpot Brong

AKURAT.CO, Pada musim kampanye pemilihan umum (Pemilu) seringkali para relawan dan simpatisan menggunakan kendaraan berkenalpot brong di jalanan untuk meramaikan suasana.
Namun penggunaan kenalpot brong sebenarnya sangat mengganggu ketentraman dan ketenangan warga yang melintas di jalan atau yang sedang bersantai di rumah karena suaranya yang memekakan telinga.
Oleh karena itu Caleg DPR RI Jateng I dari PSI, Andi Budiman, tidak setuju dengan para relawan dan simpatisan kampanye yang dengan sengaja mengganti kenalpot kendaraannya dengan kenalpot brong.
Karena Andi sendiri yang selalu berkeliling untuk kampanye merasa tidak nyaman jika mendengar kendaraan dengan kenalpot brong.
Andipun mengajak agar para simpatisan dan relawan melakukan kampanye kreatif dan penuh keakraban seperti festival durian yang dia gelar beberapa kali.
“Sebaiknya dihindari lah lebih enak begini kan (festival durian) daripada gas-gasan pakai kenalpot brong itu ya. Jadi berisik lingkungan kita dan enggak nyaman,” ucapnya saat menggelar festival durian di Gayamsari Kota Semarang pada Minggu (7/1/2023).
Baca Juga: Kenapa Andi Budiman Berulang Kali Menggelar Festival Duren? Ini Maksudnya
Andi mengatakan dirinya lebih baik menggelar kampanye yang santai dan asyik agar bisa membangun keakraban dan mudah dalam berdialog dengan masyarakat arus bawah.
“Mungkin berkampanye dengan cara yang lebih asyik dan kreatif aja seperti festival makan duren ini kan. Supaya suasanya yang terbangun itu rileks dan santai tapi gagasan-gagasan serta aspirasi-aspirasi bisa tersampaikan dengan baik,” tuturnya.
Andi menghimbau kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kegaduhan dengan kenalpot brong di masa kampanye ini.
“Pesan saya sih jangan sampai di pesta demokrasi ini para simpatisan dan relawan malah menimbulkan kegaduhan. Jangan sampai kaya gitu lah ya, kita harus tetap menjaga ketertiban dan ketentraman. Itu penting,” tutupnya.
Sementara itu, upaya edukasi dan sosialisasi terus digencarkan oleh satuan Satlantas Polrestabes Semarang dalam penertiban Knalpot Brong diwilayah hukum Polrestabes Semarang.
Seperti yang dilakukan oleh Unit Subsatgas Unit Kamsel yang dipimpin oleh AKP Yatmi melaksanakan edukasi dan sosialisasi di Simpang Tugumuda Semarang dengan membawa spanduk bertuliskan “Keselamatan Tertib Lalu Lintas & Larangan Penggunaan Knalpot Brong”.
Baca Juga: Perjalanan dan Perkembangan Masjid Layur Semarang: Memelihara Peninggalan Sejarah dan Kearifan Lokal
“Mendasari Maklumat Kapolda Jateng tanggal 19 Oktober 2023 dan Surat Perintah Kapolrestabes Semarang, Kami melakasakan giat Edukasi dan Sosialisasi di Kawasan Tugumuda Semarang dalam rangka penertiban Knalpot Non Standart,” Ujar AKP Yatmi memimpin rekan-rekannya dalam edukasi, Minggu (7/1/2024).
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah juga telah menerbitkan maklumat kepada masyarakat agar kendaraan yang digunakan tidak memakai kenalpot brong karena menimbulkan kebisingan masyarakat.
Maklumat tersebut dikeluarkan pada Jum’at (5/1/2024) tak lepas dari banyaknya masyarakat, terutama relawan kampanye untuk Pemilu 2024 yang menggunakan kenalpot brong saat berkendara.
Maklumat tersebut langsung ditandatangani oleh Irjen Pol Ahmad Lutfi selaku Kapolda Jateng. Menurutnya, penggunaan kenalpot brong sangat mengganggu ketentraman masyarakat, oleh karena itu harus ada penegasan dan pengaturan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







