Jateng

Marquez Dituding Picu Kecelakaan Aprilia di Sprint Mandalika 2026, Balapan Berakhir Kontroversial

Theo Adi Pratama | 10 Oktober 2026, 15:01 WIB
Marquez Dituding Picu Kecelakaan Aprilia di Sprint Mandalika 2026, Balapan Berakhir Kontroversial

JATENG.AKURAT.CO, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menyajikan Sprint Race yang penuh drama dan kontroversi di Sirkuit Mandalika, Lombok, Sabtu (10/10/2026) sore WITA.

Marc Marquez dari Ducati Lenovo keluar sebagai pemenang dan merebut pimpinan klasemen MotoGP 2026 untuk pertama kalinya musim ini, tetapi kemenangan itu tidak lepas dari insiden yang menyingkirkan dua pembalap Aprilia di tikungan pertama.

Raul Fernandez yang start dari pole position dan Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia Racing, harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah terlibat kecelakaan beruntun yang dipicu oleh manuver agresif Marquez di tikungan 1.

Insiden tersebut langsung memantik perdebatan di paddock Mandalika, dengan sejumlah pihak menilai Marquez masuk terlalu dalam ke tikungan sehingga memaksa Bezzecchi mengangkat motornya dan kehilangan kendali.

Balapan 13 lap itu akhirnya dimenangi Marquez, disusul Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia dan Fabio Di Giannantonio dari VR46 Ducati.

Baca Juga: Grid Sprint Mandalika 2026 Resmi: Fernandez Terdepan, Duel Marquez vs Martin Dimulai dari Baris Kedua

Kronologi Kecelakaan di Tikungan Pertama

Insiden bermula ketika empat pembalap—Di Giannantonio, Marquez, Bezzecchi, dan Fernandez—memasuki tikungan pertama secara bersamaan. Di Giannantonio yang berada di sisi paling dalam sempat melebar, memaksa Marquez untuk sedikit mengangkat gas.

Manuver itu membuat Bezzecchi harus menegakkan motornya, dan dalam sekejap ia kehilangan keseimbangan lalu menabrak Fernandez yang berada di sisi luar. Kedua pembalap Aprilia itu pun terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Steward memutuskan tidak ada investigasi lebih lanjut karena tidak terjadi kontak langsung antara motor Marquez dan Bezzecchi.

Baca Juga: Highside Mengerikan di FP2 Mandalika, Bahu Toprak Razgatlioglu Lepas

Bezzecchi dan Fernandez: Dua Korban di Lap Pertama

Bagi Bezzecchi, insiden ini menjadi pukulan telak dalam perebutan gelar. Ia kini tertinggal 59 poin dari Marquez di klasemen dan peluangnya untuk mengejar semakin tipis.

Sementara itu, Fernandez yang tampil impresif sepanjang sesi latihan dan meraih pole position harus merelakan kesempatan meraih hasil terbaik di kandang sendiri.

Keduanya meninggalkan Mandalika dengan rasa kecewa yang mendalam, terutama karena sirkuit ini sebelumnya diprediksi menjadi panggung kebangkitan Aprilia.

Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Jelang GP Mandalika: Martin Unggul 2 Poin, Marquez Siap Menyalip

Marquez Ambil Alih Pimpinan Klasemen

Dengan kemenangan di Sprint Race, Marquez kini mengoleksi poin yang menempatkannya di puncak klasemen, unggul empat poin atas Jorge Martin. Martin sendiri finis keempat setelah memimpin sebagian besar balapan, tetapi harus kehilangan posisi akibat masalah tekanan ban yang membuatnya memperlambat laju dan membiarkan Marquez lewat.

Di penghujung balapan, Martin kembali melakukan kesalahan dengan melebar di tikungan kedua dari terakhir, yang membuatnya turun ke posisi keempat. Marquez menyelesaikan balapan dengan keunggulan tipis atas Ogura dan Di Giannantonio.

Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP Mandalika 2026: Sprint Race Sabtu, Balapan Utama Minggu

Reaksi dan Polemik di Paddock

Keputusan steward untuk tidak menginvestigasi insiden tikungan pertama memicu perdebatan di kalangan penggemar dan pengamat.

Sebagian menilai Marquez beruntung tidak mendapat sanksi, sementara yang lain menganggap insiden itu murni kecelakaan balapan.

Bezzecchi sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Sementara itu, Marquez memilih untuk tidak banyak berkomentar dan lebih memilih fokus pada balapan utama hari Minggu.

Yang jelas, kemenangan Marquez di Sprint Race Mandalika 2026 akan selalu dikenang bukan hanya karena hasilnya, tetapi juga karena kontroversi yang menyertainya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.