Jateng

Highside Mengerikan di FP2 Mandalika, Bahu Toprak Razgatlioglu Lepas

Theo Adi Pratama | 10 Oktober 2026, 14:40 WIB
Highside Mengerikan di FP2 Mandalika, Bahu Toprak Razgatlioglu Lepas

JATENG.AKURAT.CO, Pembalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, mengalami insiden mengerikan pada sesi Free Practice 2 MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026) pagi.

Juara dunia WorldSBK tiga kali itu terlempar dari motornya akibat highside di tikungan cepat nomor 13, dan mendarat dengan keras pada sisi kanan tubuhnya. Insiden tersebut mengakibatkan dislokasi atau pergeseran sendi pada bahu kanannya.

Namun, yang membuat paddock Mandalika tercengang, Razgatlioglu tidak menunggu bantuan tim medis. Ia membuka zipper baju balapnya dan memasang kembali bahunya yang lepas dengan tangannya sendiri, seolah tidak terjadi apa-apa.

Aksi heroik pembalap asal Turki itu menjadi salah satu momen paling dramatis di MotoGP Mandalika 2026. Berikut kronologi lengkap dan dampaknya bagi balapan akhir pekan ini.

Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Jelang GP Mandalika: Martin Unggul 2 Poin, Marquez Siap Menyalip

Kronologi Highside di Tikungan 13

Insiden bermula ketika Razgatlioglu kehilangan cengkeraman pada ban belakang Yamaha M1-nya di tikungan cepat nomor 13. Motor tiba-tiba oleng ke samping dan melemparkan sang pembalap ke udara sebelum menghantam aspal dengan keras.

Beberapa laporan menyebut bahwa penyebab kecelakaan adalah tear-off visor atau lapisan pelindung kaca helm yang terlewat di lintasan, yang membuat ban belakang kehilangan traksi. Marshals segera membantu Razgatlioglu menepi, sementara ia terlihat memegang bahu kanannya yang menggantung lemah.

Sesi FP2 sempat dihentikan sementara dengan bendera merah untuk membersihkan lintasan dan memeriksa kondisi pembalap.

Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP Mandalika 2026: Sprint Race Sabtu, Balapan Utama Minggu

Bahu Dipasang Sendiri di Tepi Lintasan

Yang membuat insiden ini berbeda dari kecelakaan biasa adalah reaksi Razgatlioglu. Alih-alih menunggu petugas medis, ia langsung membuka baju balapnya dan memasang kembali bahunya yang lepas di tempat kejadian. Ia kemudian kembali ke pit dengan mengendarai skuter, berjalan masuk ke garasi Pramac seolah tidak terjadi apa-apa.

Tim Pramac Yamaha sempat melarangnya untuk langsung kembali ke lintasan, dan ia diarahkan ke pusat medis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dipastikan kondisinya stabil, Razgatlioglu kembali ke garasi dengan kompres es di bahunya dan bersiap untuk sesi Kualifikasi 1.

Lolos Q1 dan Start dari Posisi 19

Meski baru saja mengalami dislokasi bahu, Razgatlioglu tetap turun di sesi Kualifikasi 1. Ia mencatatkan waktu 1:30.532, cukup untuk mengungguli Johann Zarco, Diogo Moreira, dan Aleix Espargaro, sehingga ia lolos ke Kualifikasi 2. Namun, di Q2 ia harus puas berada di posisi ke-19 pada grid start balapan utama.

Hasil ini memang tidak sesuai targetnya untuk finis di sepuluh besar, tetapi mengingat kondisinya, pencapaian tersebut tetap luar biasa. Rekan setimnya, Jack Miller, akan start dari posisi ke-17, sementara pembalap Yamaha lainnya, Fabio Quartararo, menjadi satu-satunya rider Yamaha yang menembus Q2.

Apa Artinya bagi Balapan Utama?

Dengan kondisi bahu yang baru saja mengalami dislokasi, performa Razgatlioglu di balapan utama pada Minggu (11/10) dipastikan akan menjadi perhatian banyak pihak.

Balapan di Mandalika berlangsung 27 lap dengan suhu aspal yang bisa mencapai 60 derajat Celsius, faktor yang akan sangat menguji ketahanan fisiknya.

Komentator MotoGP, Neil Hodgson, melihat bahwa fokus Razgatlioglu saat ini lebih kepada memastikan dirinya tetap fit untuk sesi tes pasca-musim di Valencia, di mana ia akan mencoba motor Yamaha 850cc.

Meski demikian, semangat juang yang ia tunjukkan di Mandalika telah membuktikan bahwa mentalitas juara tidak pernah pudar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.