Kecewa Usai Finis Kelima di Sepang, Isack Hadjar Pertanyakan Kendala Teknis Red Bull

JATENG.AKURAT.CO, Nasib kurang beruntung harus dialami pebalap muda berbakat Red Bull Racing, Isack Hadjar, dalam gelaran lanjutan F1 GP Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang.
Mengawali balapan dengan performa menjanjikan setelah meraih podium pada seri Azerbaijan sebelumnya, pebalap asal Prancis tersebut sejatinya berpeluang besar mengamankan posisi tiga besar di lintasan Sepang.
Meski harus mengawali laga dari urutan kedelapan akibat hukuman penalti posisi grid, sang rookie mampu tampil impresif mengendalikan mobil di tengah kondisi lintasan basah.
Namun, impian untuk berdiri di atas podium sirna seketika setelah sistem daya baterai pada mobilnya mengalami gangguan teknis mendadak sesaat setelah periode Safety Car berakhir, yang menyebabkannya terlempar ke posisi kelima saat menyentuh garis finis.
Baca Juga: Drama Strategi Ban di Sepang, Pierre Gasly Keluhkan Kerugian Besar Alpine atas Racing Bulls
Kehilangan Daya Baterai Saat Momen Krusial Restart
Sempat menempati urutan keempat, posisi Hadjar mendadak terdongkrak ke urutan ketiga setelah George Russell mengalami kendala pada unit daya (power unit) tepat di depannya.
Kendati demikian, situasi berbalik drastis ketika masa Safety Car usai. Daya baterai kendaraan Hadjar mendadak habis total sehingga membuatnya tak berdaya menahan gempuran serangan dua pebalap Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.
"Saya sama sekali tidak memiliki kecepatan, ada sesuatu yang salah pada mobil. Kami sama sekali tidak memahami bagaimana bisa kehabisan baterai di trek lurus hingga tak sanggup bertahan dari kejaran Ferrari," tutur Hadjar usai balapan.
Baca Juga: Pesan Haru Ayah Jules Bianchi Kenang 12 Tahun Tragedi F1 GP Jepang 2014 di Suzuka
Kendala Daya Cengkeram dan Evaluasi Jelang GP Singapura
Selain kendala kelistrikan daya baterai, pebalap muda tersebut membeberkan bahwa dirinya mengalami masalah daya cengkeram (grip) ban yang cukup parah sejak menguntit di belakang Safety Car.
Kombinasi antara hilangnya tenaga baterai pada dua putaran awal masa restart serta kendala pemilihan kompon ban membuatnya tidak mampu mempertahankan ritme kecepatan awal.
Meskipun harus menyaksikan rekan setimnya, Max Verstappen, sukses merebut kemenangan perdana musim ini bagi Red Bull dari posisi pole, Hadjar bertekad menyelesaikan masalah mekanis ini sebelum berlaga di GP Singapura.
Baca Juga: Hasil F1 GP Malaysia 2026: Kecewa Pilihan Ban, Oliver Bearman Ungkap Kekesalan pada Haas
Peluang Bangkit Red Bull di Seri Papan Atas F1 2026
Kekecewaan yang dirasakan Isack Hadjar menjadi catatan penting bagi tim teknis Red Bull Racing untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan kendaraan.
Dengan potensi kecepatan murni yang terbukti mampu bersaing di barisan depan, pembenahan masalah keandalan mesin (reliability) menjadi kunci utama bagi Hadjar agar mampu kembali bertarung mengamankan posisi podium pada seri-seri berikutnya di kalender F1 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jika Indonesia vs Thailand Imbang, Lanjut Extra Time atau Adu Penalti? Ini Aturan Final FIFA ASEAN Cup 2026
- 2UPDATE Live Skor! PSIS vs Adhyaksa FC: Sundulan Miftahul Hamdi Bawa Laskar Mahesa Jenar Unggul 1-0 di Babak Pertama
- 3Berapa Ranking FIFA Indonesia jika Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand di Final
- 4itel A300+ Resmi Siap Masuk Indonesia 10 Oktober 2026, Ini Spesifikasi dan Fiturnya
- 5Starting Grid MotoGP Jepang 2026: Jorge Martin Pole Position, Marc Marquez Membayangi di Posisi Kedua
- 6Jadwal MotoGP Jepang 2026 dan Cara Nonton Live Streaming: Persaingan Sengit Marc Marquez & Jorge Martin
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Garuda Balas Dendam di GBK?
- 8Suzuki Gandeng Pandu Laut Nusantara dan Susi Air, Tanam 1.500 Mangrove di Pangandaran, Perkuat Komitmen Jaga Pesisir
- 9Tim Sepak Bola Porprov Kota Semarang Bidik Emas di Kandang Sendiri, Persiapan Tembus Satu Tahun
- 10Prediksi Skor Persis Solo vs Kendal Tornado FC: Laskar Badai Pantura Diuji Atmosfer Panas Manahan





