Beda Langit dan Bumi di Klasemen, Semen Padang Siap Kejutkan Malut United di Laga Tandang Malam Ini

JATENG.AKURAT.CO, Semen Padang FC mengusung misi krusial saat menjamu Malut United FC pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026.
Duel yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (20/2) pukul 21.00 WIB, menjadi momentum penting Kabau Sirah untuk keluar dari zona degradasi.
Secara posisi klasemen, pertemuan ini ibarat bumi dan langit. Semen Padang saat ini terpuruk di peringkat ke-16 dengan 15 poin, sementara Malut United nyaman di posisi keempat dengan 40 poin.
Baca Juga: Hadapi Semen Padang di Kandang, Malut United Siap Kerja Ekstra: Persija Saja Pernah Tumbang
Harapan Semen Padang untuk lepas dari zona degradasi masih terbuka lebar. Di posisi ke-15 terdapat PSBS Biak dengan 17 poin. Jika Kabau Sirah mampu menaklukkan Malut United dan di saat bersamaan PSBS kalah dari Persis Solo, maka Semen Padang dipastikan naik ke atas garis merah.
Skenario inilah yang membuat motivasi para pemain meningkat jelang laga penting tersebut.
Evaluasi Usai Kekalahan dari Arema
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, mengungkapkan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh setelah kekalahan 0-3 dari Arema FC di laga sebelumnya.
“Persiapan kita sebelum melawan Malut United, kita banyak bicara tentang laga terakhir dimana kita mengalami kekalahan dari Arema FC. Kita sudah perbaiki dan fokus ke laga-laga berikutnya,” ujar Dejan dalam sesi konferensi pers, Kamis (19/2).
Ia memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur.
“Kita sudah menganalisis kesalahan di game sebelumnya dan kita perbaiki. Kita akan main lawan tim yang bagus. Semoga kita bisa mendapatkan poin lawan Malut United,” tambahnya.
Siap Berjuang Ekstra
Meski menyadari lawan yang dihadapi adalah tim papan atas, Dejan menegaskan anak asuhnya akan tampil habis-habisan demi mengamankan poin krusial.
Dalam empat laga terakhir, Semen Padang memang menghadapi tim-tim yang berada di atas mereka di klasemen.
Sempat mencatat satu kemenangan dan dua hasil imbang sebelum takluk dari Arema, tren itu menjadi modal penting untuk bangkit.
“Empat laga terakhir, kita selalu menghadapi tim-tim dengan posisi di atas kita. Saya percaya lawan Malut United, anak-anak akan fight untuk mendapatkan hasil positif,” tegas Dejan.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa bagi Semen Padang. Ini adalah pertaruhan nasib di papan bawah.
Di tengah jurang perbedaan posisi dengan Malut United, Kabau Sirah bertekad membuktikan bahwa semangat bertahan hidup bisa mengalahkan perbedaan kualitas di atas kertas.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






