Jateng

Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Kamar Mandi, Penghuni Kos Baru Menyadari Berjam-jam Kemudian

Muhammad Husni Mushonifi | 25 September 2026, 15:03 WIB
Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Kamar Mandi, Penghuni Kos Baru Menyadari Berjam-jam Kemudian
Petugas Polsek Kajen mendatangi TKP kos ditemukannya pria tak bernyawa

JATENG.AKURAT.CO, Suasana sebuah rumah kost di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, mendadak berubah menjadi duka pada Kamis (24/9/2026) malam.

Seorang pemuda berusia 22 tahun ditemukan telah meninggal dunia seorang diri di dalam kamar kostnya. Korban diketahui bernama Abdul Haafizh Damara, warga Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

Jasad korban ditemukan tergeletak di depan pintu kamar mandi kamar nomor 3 yang ditempatinya seorang diri. Kepergian pemuda tersebut baru diketahui setelah seorang penghuni kost melihat kondisi mencurigakan dari kamar korban.

Kapolsek Kajen, Iptu Teguh Subiyantoro, mengatakan polisi menerima laporan mengenai adanya penghuni kost yang meninggal dunia sekitar pukul 21.35 WIB.

"Pada hari Kamis, 24 September 2026 sekira pukul 21.35 WIB, piket Unit Reskrim bersama SPK Polsek Kajen menerima laporan adanya penghuni meninggal dunia di dalam kamar kost," kata Teguh, Jumat (25/9/2026).

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan, personel PMI, serta warga setempat.

Sempat Terdengar Suara Benda Jatuh

Ada rangkaian kejadian yang membuat penemuan korban terasa semakin memilukan.

Sekitar pukul 14.10 WIB, seorang penghuni kost yang kamarnya berada tepat di sebelah kamar korban sempat mendengar suara benda jatuh dari dalam kamar nomor 3 sebanyak dua kali.

Namun suara tersebut tidak menimbulkan kecurigaan. Saksi saat itu hendak berangkat bekerja sehingga memilih melanjutkan aktivitasnya.

Sekitar pukul 14.30 WIB, korban bahkan masih sempat terlihat keluar kamar untuk membuang sampah. Tidak ada yang menyangka bahwa beberapa jam kemudian, pemuda tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa.

Kecurigaan baru muncul ketika saksi pulang untuk berganti pakaian sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, pintu kamar korban terlihat sedikit terbuka. Di lantai depan kamar juga terlihat kerumunan semut. Meski merasa ada sesuatu yang janggal, saksi kembali berangkat bekerja karena terburu-buru.

Hingga sekitar pukul 20.30 WIB, saat kembali ke kost, kondisi kamar korban masih sama. Pintu kamar nomor 3 tetap terbuka.

Dari celah pintu, saksi kemudian melihat kaki korban tergeletak kaku di lantai.

Pemandangan tersebut sontak membuat saksi panik. Ia bergegas memanggil pemilik kost untuk memastikan kondisi korban.

"Saksi kemudian mengecek ke dalam kamar nomor 3 yang dihuni korban seorang diri. Korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telentang di depan pintu kamar mandi," jelas Teguh.

Pemilik kost bersama penghuni lainnya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kajen.

Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Petugas kepolisian bersama tim medis RSUD Kajen selanjutnya melakukan pemeriksaan di lokasi serta pemeriksaan luar terhadap jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana pada tubuh korban. Kematian korban diduga kuat murni karena sakit yang dideritanya," tegas Teguh.

Polisi kemudian menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga.

Keluarga korban juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah yang diduga berkaitan dengan penyakit yang diderita korban.

Kepergian Abdul Haafizh menjadi duka mendalam bagi keluarga. Pemuda yang sebelumnya masih menjalani aktivitas seperti biasa itu akhirnya ditemukan telah tiada setelah berjam-jam berada seorang diri di kamar kost.

Polsek Kajen mengimbau masyarakat, khususnya pemilik dan penghuni rumah kost, agar tidak mengabaikan kondisi yang dianggap tidak biasa. Jika menemukan keadaan mencurigakan atau penghuni yang membutuhkan pertolongan, warga diminta segera menghubungi kepolisian maupun Bhabinkamtibmas setempat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.