Lansia Bawa Uang Rp 25 Juta dalam Karung Tertabrak KA Anjasmoro di Grobogan, Tewas di Tempat

JATENG.AKURAT.CO, Seorang lansia bernama Sayem (75), warga Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Anjasmoro pada hari Sabtu (14/2) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban yang baru saja pulang dari Pasar Pahing Sedadi itu membawa uang tunai lebih dari Rp 25 juta yang disimpan dalam sebuah karung.
Kapolsek Penawangan, AKP Sutarjo mengatakan, kejadian terjadi ketika korban hendak menyeberangi perlintasan rel kereta api dengan berjalan kaki.
Saat itu, KA Anjasmoro No. 29F yang sedang dalam perjalanan dari arah Surabaya menuju Jakarta melintas melewati lokasi tersebut.
"Masinis telah memberikan peringatan dengan membunyikan klakson berulang kali. Namun, diperkirakan karena faktor usia, korban tidak dapat mendengar suara peringatan tersebut," jelas Kapolsek Sutarjo.
Akibat benturan dengan kereta api, tubuh korban terpental sejauh kurang lebih 50 meter.
Setelah kejadian, masinis segera menghubungi petugas pengatur perjalanan kereta api yang kemudian memberitahu pihak Polsek Penawangan.
Tim dari Inafis Polres Grobogan dan Puskesmas Penawangan 2 segera tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban.
Selama proses olah TKP, petugas menemukan sebuah karung warna putih yang merupakan barang bawaan korban.
Setelah diperiksa dan dihitung bersama keluarga, didapatkan uang tunai sebesar Rp 25.575.000 di dalam karung tersebut.
"Uang tersebut merupakan hasil kerja korban yang selalu dia bawa kemana-mana dalam karung. Korban tidak menikah dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan sendiri," tambah Kapolsek.
Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis menunjukkan korban mengalami luka berat pada bagian kepala serta patah tulang di beberapa bagian tubuh.
Petugas memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik lainnya selain cedera akibat benturan kereta api.
"Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah tak terduga. Jenazah korban telah diserahkan ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman. Uang yang ditemukan juga telah diserahkan kepada keluarga, khususnya keponakan korban yang telah menyatakan bahwa itu adalah uang milik almarhum," pungkas Kapolsek Sutarjo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









