Jateng

Bukan untuk Semua Orang! OpenAI Rilis Lockdown Mode di ChatGPT, Untuk Apa?

Theo Adi Pratama | 18 Februari 2026, 08:30 WIB
Bukan untuk Semua Orang! OpenAI Rilis Lockdown Mode di ChatGPT, Untuk Apa?

JATENG.AKURAT.CO, Lockdown Mode ChatGPT menjadi fitur keamanan terbaru yang diperkenalkan oleh OpenAI.

Namun sejak awal, perusahaan menegaskan bahwa mayoritas pengguna tidak perlu mengaktifkan mode ini.

Fitur ini dirancang khusus bagi pengguna dengan risiko digital tinggi, seperti jurnalis, aktivis, atau profesional yang bekerja di lingkungan sensitif.

Untuk pengguna umum, sistem keamanan standar ChatGPT sudah dianggap cukup.

Lockdown Mode ChatGPT bekerja dengan cara membatasi berbagai fungsi penting guna mengurangi potensi eksploitasi, manipulasi, atau kebocoran data.

Konsekuensinya, beberapa fitur canggih yang biasa digunakan menjadi tidak tersedia saat mode ini aktif.

Apa Itu Lockdown Mode ChatGPT?

Lockdown Mode ChatGPT adalah pengaturan keamanan tingkat tinggi yang membuat sistem bekerja lebih konservatif.

Tujuannya adalah memperkecil “attack surface” atau celah yang bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Dengan mode ini aktif, ChatGPT membatasi kemampuannya untuk mengakses internet, menjalankan fungsi otomatis, serta melakukan analisis kompleks.

Perubahan Besar Saat Lockdown Mode Aktif

1. Akses Web Dibatasi

ChatGPT tidak lagi mengambil informasi secara langsung dari internet. Sistem hanya bisa mengakses konten yang sudah tersimpan (cached).

Manfaatnya adalah mengurangi risiko transmisi data sensitif. Namun, dampaknya informasi yang ditampilkan bisa tidak lengkap atau tidak terbaru.

2. Pembatasan Gambar

Saat Lockdown Mode aktif:

ChatGPT tidak dapat menampilkan gambar dalam respons

Pengguna tetap bisa mengunggah gambar

Fitur pembuatan gambar tetap dapat digunakan

Pembatasan ini bertujuan mengurangi potensi risiko dari pemrosesan visual eksternal.

3. Deep Research Dinonaktifkan

Fitur Deep Research—yang memungkinkan analisis multi-langkah kompleks—tidak tersedia dalam Lockdown Mode. Begitu juga dengan Agent Mode yang biasanya memungkinkan sistem melakukan tindakan lebih otonom.

Artinya, ChatGPT hanya akan beroperasi dalam kapasitas terbatas tanpa kemampuan eksplorasi lanjutan.

4. Pembatasan Jaringan dan File

Beberapa pembatasan tambahan meliputi:

Kode dari Canvas tidak bisa diberi izin akses jaringan

ChatGPT tidak dapat mengunduh file untuk analisis

Sistem hanya bisa bekerja dengan file yang diunggah manual

Semua pembatasan ini dirancang untuk meminimalkan interaksi keluar yang berpotensi berisiko.

Siapa yang Bisa Menggunakan Lockdown Mode?

Saat ini, Lockdown Mode tersedia untuk:

  • ChatGPT Enterprise
  • ChatGPT Edu
  • ChatGPT for Healthcare
  • ChatGPT for Teachers

OpenAI berencana memperluas fitur ini ke paket konsumen dan tim dalam beberapa bulan ke depan.

Pada level organisasi, Lockdown Mode dapat diatur melalui workspace. Admin bisa membuat peran khusus dengan pengaturan keamanan tinggi dan memberikannya kepada pengguna tertentu tanpa mengubah konfigurasi seluruh tim.

Manfaat Lockdown Mode ChatGPT

Beberapa keuntungan utama:

  • Perlindungan ekstra terhadap risiko digital
  • Meminimalkan potensi kebocoran data
  • Mengurangi kemungkinan eksploitasi sistem
  • Kontrol lebih ketat dalam lingkungan sensitif

Fitur ini sangat relevan bagi pengguna dengan kebutuhan keamanan tinggi.

Risiko dan Keterbatasan Lockdown Mode

Meskipun aman, ada sejumlah kompromi:

  • Informasi web bisa tidak real-time
  • Fitur analisis lanjutan tidak tersedia
  • Tidak bisa mengunduh data eksternal
  • Pengalaman penggunaan menjadi lebih terbatas

Bagi sebagian besar pengguna biasa, pembatasan ini mungkin justru mengurangi produktivitas.

Kesalahan Umum dalam Memahami Lockdown Mode

Beberapa miskonsepsi yang sering muncul:

  • Menganggap semua pengguna wajib mengaktifkannya
  • Berpikir Lockdown Mode membuat ChatGPT “lebih pintar”
  • Tidak memahami bahwa fitur penting akan dinonaktifkan

Mode ini bukan peningkatan performa, melainkan peningkatan keamanan dengan kompromi fungsionalitas.

FAQ Lockdown Mode ChatGPT

1. Apakah semua pengguna perlu mengaktifkan Lockdown Mode?
Tidak. Mode ini ditujukan bagi pengguna dengan risiko digital tinggi.

2. Apakah fitur pencarian web masih tersedia?
Ya, tetapi hanya menggunakan konten cached, bukan akses internet langsung.

3. Apakah Deep Research bisa digunakan?
Tidak. Fitur tersebut dinonaktifkan saat Lockdown Mode aktif.

4. Apakah tersedia untuk akun gratis?
Saat ini belum. Fitur tersedia untuk paket Enterprise, Edu, Healthcare, dan Teachers.

Lockdown Mode ChatGPT adalah langkah strategis dalam meningkatkan keamanan digital bagi pengguna berisiko tinggi.

Dengan membatasi akses web, fitur analisis lanjutan, serta kemampuan jaringan, mode ini memperkecil potensi celah keamanan.

Namun, bagi sebagian besar pengguna, perlindungan standar sudah memadai. Sebelum mengaktifkannya, pertimbangkan kebutuhan dan risiko yang dihadapi. Jika bekerja di lingkungan sensitif, fitur ini bisa menjadi lapisan keamanan tambahan yang signifikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.