Bikin Konten di Rel Kereta, Tiga Remaja Putri asal Batang Tewas Tertemper KA Argo Merbabu

JATENG.AKURAT.CO, Tiga remaja putri tewas mengenaskan setelah tertemper kereta api di perlintasan wilayah Kedungmiri Kasepuhan Batang, Sabtu (21/2) pagi.
Dua korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya terseret hingga sejauh 3 kilometer.
Menurut saksi mata, ketiga korban awalnya bersama puluhan muda mudi lainnya tengah beraktivitas di perlintasan kereta setelah sahur.
Ketiga korban diketahui tengah fokus merekam video kereta dari arah barat ke timur.
Naas, dari arah timur di lokasi korban berdiri muncul kereta yang menuju ke arah barat dan langsung menyambar ketiga korban.
Ketiga korban diketahui bernama Isnah (15) , Dila 15), dan Gita (15), warga Kedungmiri Sebuntu RT 3 RW 3 Kasepuhan Batang.
Identitas korban diketahui setelah keluarga korban mendatangi kamar jenazah di RSUD Kalisari Batang.
Sementara itu, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menyebut, ketiga korban tertemper kereta api (KA) Argo Merbabu relasi Semarang-Gambir, yang melintas di perlintasan tersebut pada pukul 06.45 WIB.
"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut," katanya.
KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di perlintasan kereta api.
Hal tersebut sesuai dengan pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam ayat (1) pasal tersebut menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







