Jateng

Gempur IIMS 2026, GAC Indonesia Tembus Angka 2.095 Pesanan Kendaraan!

Theo Adi Pratama | 24 Februari 2026, 16:42 WIB
Gempur IIMS 2026, GAC Indonesia Tembus Angka 2.095 Pesanan Kendaraan!

JATENG.AKURAT.CO, Siapa sangka, pameran otomotif yang awalnya cuma jadi ajang pamer teknologi bakal berubah jadi ladang rezeki buat GAC Indonesia?

Pas gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi ditutup, brand asal Tiongkok ini justru keluar sebagai salah satu pemenang besar dengan torehan 2.095 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Angka yang nggak main-main ini sekaligus membuktikan bahwa rasa penasaran masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik—khususnya yang berbentuk SUV modern dan electric hatchback—udah nggak cuma sekadar hype, tapi beneran convert jadi niat beli.

Apalagi dengan semakin maraknya isu BBM naik dan keprihatinan soal polusi udara di kota-kota besar, banyak konsumen yang mulai switch pandangan ke mobil listrik sebagai solusi jangka panjang.

Nah, di tengah persaingan ketat di segmen EV, GAC berhasil menarik perhatian lewat kombinasi harga kompetitif, teknologi canggih, dan desain yang... well, instagramable banget buat generasi muda.

AION UT: Si Kecil yang Bikin Heboh dengan 997 SPK

Kalau boleh dibilang, AION UT ini beneran jadi "anak emas" GAC selama IIMS 2026. Bayangin aja, dari total 2.095 SPK, model satu ini nyedot 997 unit—hampir setengahnya!

Yang bikin orang-orang kepincut? Selain desain kompak yang cocok buat jalanan Jakarta yang super crowded, AION UT juga punya fitur modern yang biasanya cuma ada di mobil-mobil kelas atas.

Ditambah efisiensi baterai yang katanya sih irit banget, jadi nggak heran kalau varian AION UT Premium langsung ludes dipesan.

Oh iya, nggak cuma laku keras di pasaran, mobil ini juga berhasil bawa pulang penghargaan Best Medium Hatchback EV di malam penganugerahan IIMS 2026.

Prestasi yang sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu electric hatchback paling diminati di pasar Indonesia saat ini.

Tiga Model Lain yang Juga Bikin Konsumen "Gercep"

Selain AION UT yang mendominasi, ada tiga model lain yang juga kontribusinya nggak bisa diremehkan:

1. AION V – Andalan Keluarga Urban

Dengan kontribusi 552 unit SPK, AION V terutama varian V Luxury, jadi pilihan favorit keluarga muda yang butuh ruang luas tapi tetap peduli lingkungan.

SUV listrik ini menawarkan keseimbangan sempurna antara performa, kenyamanan, dan fitur keselamatan yang lengkap.

2. Hyptec HT – Jawara Jarak Jauh

Buat yang punya mobilitas tinggi dan sering melakukan perjalanan antar kota, Hyptec HT jadi solusi ideal.

SUV listrik premium ini nggak cuma menang penghargaan Best EV Long Range, tapi juga punya spesifikasi yang bikin ngiler: baterai 83 kWh dengan jarak tempuh hingga 620 km (NEDC)!

Dibekali teknologi AdiGO dan fitur keselamatan modern, mobil ini ditawarkan mulai Rp 616 juta (OTR Jakarta) selama IIMS 2026.

3. AION Y Plus – MPV Listrik Stylish

Semakin banyak keluarga muda yang mencari kendaraan serbaguna tapi tetap kekinian, dan AION Y Plus menjawab kebutuhan itu.

MPV listrik ini punya desain yang beda dari MPV konvensional—lebih sporty, lebih modern, dan tentunya ramah lingkungan.

Keempat model ini secara kolektif mendorong total SPK GAC Indonesia melampaui dua ribu unit selama periode pameran.

Angka yang cukup impressive untuk brand yang relatif baru eksis di pasar Indonesia.

Spesifikasi Detail AION UT: Kenapa Bisa Sebegitu Larisnya?

Buat yang penasaran kenapa AION UT bisa sepopuler itu, berikut rincian spesifikasinya:

Kapasitas Baterai 60 kWh
Jarak Tempuh Hingga 500 km (NEDC)
Harga Promo IIMS 2026 Mulai Rp 280 juta (OTR Jakarta)
Segmentasi Medium Hatchback EV
Keunggulan Utama Desain kompak, fitur modern, efisiensi tinggi

Dengan harga yang nggak sampai 300 juta, konsumen udah bisa dapet mobil listrik dengan jarak tempuh 500 km.

Bandingin sama mobil konvensional di range harga yang sama, jelas AION UT menawarkan value proposition yang sulit ditolak. Apalagi dengan biaya operasional yang jauh lebih irit dan perawatan yang katanya lebih simpel.

Manfaat Memilih Kendaraan Listrik GAC

Mungkin ada yang masih ragu-ragu mau pindah ke mobil listrik. Nah, berikut beberapa manfaat yang bisa Anda pertimbangkan:

1. Biaya Operasional Lebih Rendah – Dibanding bensin, biaya ngecas listrik jauh lebih hemat di kantong

2. Ramah Lingkungan – Zero emission, cocok buat yang peduli sama isu perubahan iklim

3. Performa Halus dan Senyap – Pengalaman berkendara yang beda, tanpa suara mesin yang berisik

4. Fitur Teknologi Modern – Biasanya dilengkapi dengan sistem infotainment canggih dan konektivitas pintar

5. Insentif Pemerintah – Masih ada berbagai kemudahan dan insentif untuk pembelian kendaraan listrik di Indonesia

Risiko dan Tantangan yang Perlu Diwaspadai

Namun, nggak ada gading yang tak retak. Beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli EV:

1. Infrastruktur Charging Station – Meski makin banyak, tapi belum merata di seluruh Indonesia

2. Waktu Pengisian Daya – Dibanding isi bensin yang cuma beberapa menit, ngecas baterai butuh waktu lebih lama

3. Biaya Penggantian Baterai – Kalau sudah waktunya ganti, biayanya cukup signifikan

4. Resale Value – Pasar mobil bekas untuk EV di Indonesia masih dalam tahap pembentukan harga

Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Calon Pembeli EV

Berdasarkan pengalaman, banyak konsumen yang melakukan kesalahan saat mempertimbangkan pembelian mobil listrik:

1. Nggak Hitung Kebutuhan Jarak Tempuh Harian – Beli mobil dengan range 500 km padahal cuma dipake 20 km sehari, atau sebaliknya

2. Abaikan Ketersediaan Charging di Rumah – Ternyata nggak punya tempat ngecas di rumah, jadi repot ke SPBU listrik terus

3. Terlalu Fokus ke Harga Beli, Lupakan Biaya Total Kepemilikan – Padahal hematnya justru di operasional jangka panjang

4. Nggak Test Drive Dulu – Pengalaman berkendara EV beda banget, harus dicoba dulu biar cocok

Kata Andry Ciu: Pasar Indonesia Semakin Matang

Andry Ciu, CEO GAC Indonesia, nggak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas respons pasar yang luar biasa ini.

"Kami mengapresiasi seluruh konsumen yang telah memberikan respons luar biasa selama IIMS 2026. Dominasi AION UT serta minat yang kuat terhadap Hyptec HT menunjukkan bahwa pasar Indonesia semakin matang dan siap menerima kendaraan listrik dengan teknologi mutakhir," ujarnya.

Pernyataan yang sekaligus jadi sinyal kuat bahwa GAC serius bertahan di pasar Indonesia dan bakal terus mengembangkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Komitmen GAC untuk Ekosistem EV Indonesia

Partisipasi GAC di IIMS 2026 bukan cuma soal jualan mobil. Lebih dari itu, ini adalah bukti komitmen mereka untuk mendukung ekosistem EV di Indonesia.

Semua model yang dipasarkan dirancang dengan standar global yang menggabungkan:

  • Teknologi baterai canggih dengan sistem manajemen thermal yang optimal
  • Efisiensi tinggi dalam penggunaan energi
  • Sistem keselamatan modern dengan berbagai sensor dan fitur aktif
  • Fitur konektivitas pintar yang terintegrasi dengan gaya hidup digital

Strategi Jangka Panjang GAC Indonesia

Keberhasilan mencapai 2.095 SPK di IIMS 2026 nggak bakal jadi titik akhir. Justru ini jadi batu loncatan buat GAC Indonesia untuk memperkuat tiga pilar utama:

Perluasan Jaringan Dealer – Memastikan layanan penjualan dan purna jual merata di berbagai kota besar

Peningkatan Layanan Purna Jual – Termasuk ketersediaan suku cadang dan teknisi yang terlatih

Edukasi dan Adopsi Luas – Mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan menerima kendaraan listrik

Momen Tepat untuk Beralih ke Listrik?

Gimana, setelah baca semua informasi di atas, apakah Anda mulai tertarik untuk ikut-ikutan jadi bagian dari revolusi kendaraan listrik di Indonesia?

Capaian 2.095 SPK GAC di IIMS 2026 jelas bukan angka sembarangan—ini adalah sinyal kuat bahwa masyarakat kita semakin terbuka dengan teknologi baru, asalkan value-nya jelas dan harganya masuk akal.

Dengan AION UT yang menawarkan kombinasi harga terjangkau dan performa mumpuni, serta Hyptec HT yang menjawab kebutuhan akan SUV listrik jarak jauh, GAC berhasil membuktikan bahwa mereka bukan cuma "ikut-ikutan" main di pasar EV Indonesia. Mereka datang dengan niat serius dan produk yang udah teruji.

Yang pasti, keberhasilan ini juga bakal mendorong kompetitor untuk lebih inovatif, yang pada akhirnya... ya kita sebagai konsumen yang untung, kan? Pilihan makin banyak, teknologi makin canggih, dan harga makin kompetitif.

Jadi, kalau Anda memang lagi cari mobil baru dan pertimbangannya udah mulai ke arah listrik, mungkin memang sekarang saatnya untuk serius melirik GAC.

Siapa tahu, Anda bisa jadi salah satu dari ribuan pemilik happy yang udah lebih dulu merasakan sensasi berkendara tanpa emisi ini!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.