Jateng

Hadapi Musim Penghujan, BPBD Rembang Pastikan Logistik Aman

Dody H | 14 Januari 2026, 12:42 WIB
Hadapi Musim Penghujan, BPBD Rembang Pastikan Logistik Aman

JATENG.AKURAT.CO, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang memastikan seluruh logistik dan peralatan kedaruratan dalam kondisi aman serta siap digunakan selama puncak musim hujan.

Langkah kesiapsiagaan tersebut dilakukan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa bulan Januari menjadi periode puncak musim penghujan.

Kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

"Curah hujan masih cukup tinggi dan BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga sangat lebat. Karena itu kami memastikan kesiapan personel, logistik, dan peralatan kedaruratan tetap aman dan siap digunakan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Rembang, Sri Jarwati, Selasa (13/1).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah menyiagakan personel beserta logistik dan peralatan pendukung kebencanaan selama 24 jam guna memastikan respons cepat jika terjadi kondisi darurat.

Dirinya menjelaskan, hingga saat ini ketersediaan logistik darurat, mulai dari sandang, pangan, hingga kebutuhan dasar lainnya, masih mencukupi.

Selain itu, peralatan pendukung penanganan bencana, termasuk tenda pengungsian dan perlengkapan evakuasi, juga telah disiapkan.

“Logistik sampai saat ini masih aman. Peralatan dan tenda-tenda kedaruratan juga siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, BPBD Kabupaten Rembang telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan dukungan tambahan dapat segera diperoleh apabila dibutuhkan.

“Kami sudah koordinasi dengan provinsi. Jika dibutuhkan, kami siap mengambil bantuan tambahan dari provinsi untuk memperkuat stok yang ada,” tambahnya.

Dalam menghadapi puncak musim hujan, BPBD Rembang juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta organisasi perangkat daerah terkait.

Para personel BPBD disiagakan selama 24 jam agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

“Personel kami siaga 24 jam. Semua unsur sudah kami siapkan agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
D
Editor
Dody H