Jateng

Bupati Demak Serahkan Bantuan Kesejahteraan dan Beasiswa untuk Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa Produktif

Theo Adi Pratama | 29 Juli 2025, 16:33 WIB
Bupati Demak Serahkan Bantuan Kesejahteraan dan Beasiswa untuk Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa Produktif

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten Demak kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi tenaga kependidikan non ASN dan mahasiswa berprestasi.

Untuk itu Bupati Demak dr. Hj. Eisti'anah, S.E., secara resmi menyerahkan Bantuan Kesejahteraan untuk Tenaga Kependidikan Non ASN dan Beasiswa Sarjana Produktif, beberapa waktu lalu

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Demak, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt. Kabag Kesra, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bambang Soesetiarto, para kepala koordinator wilayah bidang pendidikan se-Kabupaten Demak, serta para penerima manfaat dari berbagai lembaga pendidikan.

220 Tenaga Pendidik Terima Bantuan, 29 Mahasiswa Raih Beasiswa

Sebanyak 220 tenaga kependidikan non ASN yang tersebar di Korwil-Korwil se-Kabupaten Demak menerima bantuan kesejahteraan masing-masing senilai Rp1.000.000.

Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam dunia pendidikan, meskipun belum berstatus ASN.

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Demak melalui kerja sama dengan BAZNAS juga memberikan beasiswa produktif sarjana kepada 29 mahasiswa terpilih.

Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp700.000 per bulan selama satu tahun, guna mendukung kelanjutan studi mereka secara berkelanjutan.

"Bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik dan mendukung generasi muda yang tengah menempuh pendidikan tinggi," ujar Bupati Eisti'anah dalam sambutannya.

Peran ASN dalam Menopang Kesejahteraan Masyarakat

Bupati juga mengapresiasi kontribusi para ASN yang telah secara konsisten menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Demak.

Dana ZIS inilah yang menjadi sumber utama pembiayaan program-program kemanusiaan tersebut.

la menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan mendorong semua ASN dan P3K di lingkungan Pemkab Demak untuk:

1. Menunaikan zakat penghasilan secara rutin.

2. Menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS.

3. Menjadikan zakat sebagai wujud tanggung jawab sosial dan spiritual.

4. Mengamalkan nilai-nilai zakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Zakat bukan sekadar ibadah pribadi, tetapi juga sarana untuk memperkuat solidaritas dan pemerataan kesejahteraan di tengah masyarakat," tegas Bupati.

Langkah Nyata Menuju Demak yang Bermartabat dan Inklusif

Bupati Eisti'anah berharap program ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian sesaat, tetapi juga langkah nyata menuju sistem pendidikan yang lebih adil, serta Demak yang semakin Bermartabat, Maju, dan Sejahtera.

la juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi demi menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan sosial.

"Dengan kebersamaan, gotong royong, dan kepekaan sosial, kita bisa menjadikan zakat sebagai kekuatan untuk membangun masa depan yang lebih baik, terutama bagi pendidik dan pelajar di Demak," tutup Bupati. (adv-demak)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.