Jateng

ASN Harus Peka Terhadap Persoalan Warga, Ahmad Luthfi Contohkan Banjir Demak

Theo Adi Pratama | 17 Juni 2025, 12:21 WIB
ASN Harus Peka Terhadap Persoalan Warga, Ahmad Luthfi Contohkan Banjir Demak

JATENG.AKURAT.CO, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mencontohkan penanganan banjir dan rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Di mana seluruh OPD Pemerintah Provinsi Jateng terjun langsung mengintervensi keluhan warga. 

Hal itu dia contohkan saat menutup kegiatan Manunggal Leadership Retret Ngopeni Ngelakoni Jateng, di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, pada Senin, 16 Juni 2025. 

Contoh itu dia kemukakan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya memiliki sense of crisis atau peka terhadap persoalan warga. 

Dalam penanganan banjir Demak itu ada beberapa tahap, antara lain penanganan yang dilakukan baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.  

Penanganan jangka pendeknya, di antaranya pompanisasi, bantuan pangan, layanan kesehatan, pemasangan water barrier, rumah apung, bantuan keuangan, dan sebaganya. 

Jangka menengahnya adalah normalisasi sungai, sedangkan jangka panjangnya adalah pembangunan tanggul laut (giant sea wall).

"Seluruh OPD diturunkan untuk menangani setidaknya 22 desa yang terdampak rob dan banjir di Demak," ucap Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Luthfi menambahkan, pelaksanaan retret ini dalam rangka menyamakan persepsi, agar ada kolaborasi dalam membangun Jawa Tengah. 

"Inilah nafas-nafas kebersamaan yang harus kita laksanakan. Sehingga tidak ada lagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak memiliki sense of crisis dalam pembangunan wilayah kita," kata Luthfi. 

Sebab, upaya-upaya pembangunan itu tidak bisa dilakukan sendiri, tapi butuh semangat kebersamaan. 

“Karena kita bukan superman, akan tetapi super team. Jadi satu untuk semua, semuanya untuk satu," katanya.

Sebagai informasi, selama sepekan, ada sebanyak 438 peserta terdiri dari wakil bupati/walikota, kepala OPD, direktur BUMD, pejabat administrator, hingga analis kebijakan mengikuti kegiatan retret tersebut.

Mereka mendapatkan pembekalan dari berbagai lembaga seperti Bappenas, KemenPAN-RB, Kemendagri, KPK RI, Kejaksaan Tinggi, hingga tokoh agama dan widyaiswara BPSDMD Jateng.

Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin mengapresiasi kegiatan ini.

Sebab, kegiatan retret ini menjadi upaya dalam menyatukan langkah dan koordinasi yang baik antardaerah untuk pembangunan di Jawa Tengah.

Selain itu, juga mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan diskusi antardaerah di Jawa Tengah. Mulai dari mengurai permasalahan hingga mencari solusi terbaik. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.