Satukan Tiga Pemikiran Tokoh Besar NU, Unwahas Siap Lakukan Deklarasi The Unified Great Heroes

JATENG.AKURAT.CO, Universitas Wahid Hasyim Semarang akan melakukan deklarasi The Unified Great Heroes atau menyatukan pemikiran tiga tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU).
Deklarasi tersebut akan dilakukan pada Sabtu (26/4/2025) mendatang yang bertempat di Kampus II Unwahas, Gunungpati, Kota Semarang.
Selain itu, agenda tersebut akan disusul pengajian akbar dengan mengundang mubalig kondang, Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq.
Deklarasi The Unified Great Heroes ini adalah uapay Unwahas dalam menyatukan pemikiran tiga tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU).
KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahid Hasyim, dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk dijadikan pondasi keilmuan kampus.
Ketua 1 Yayasan Unwahas Semarang, Prof. H. Abu Hapsin, MA phD, mengatakan walaupun ketiga tokoh tersebut lahir dari generasi yang berbeda. Namun mereka memiliki ideologi dan wawasan kebangsaan yang sama.
“Mereka bertiga dipersatukan oleh ideologi keislaman dan keaswajaan. Ditambah lagi mereka memiliki satu ikatan genealogis dalam satu keturunan. Bagi saya ini sebuah fenomena yang cukup istimewa,” ujar Prof Abu pada Minggu (20/4/2025).
Dalam catatan sejarah, Abu menuturkan tidak ada garis keturunan dari mulai ayah, anak hingga cucu memiliki ketokohan dan keilmuan yang besar.
Sehingga deklarasi The Unified Great Heroes perlu diketahui masyarakat agar mereka bisa mengenal dan meneladani ketiga tokoh besar tersebut.
Di sisi lain, Sekretaris Yayasan Unwahas Semarang, Prof Dr KH Mahmutaron HR, SH MH, menjelaskan selama ketiga tokoh tersebut hidup, mereka sama-sama telah menuliskan sejarah penting. Terutama dalam semangat persatuan dan kebangsaan.
Deklarasi The Unified Great Heroes dengan mengangkat tiga pemikiran tokoh besar Islam tersebut akan mempertegas ideologi Unwahas Semarang sebagai kampus pluralisme dan kesetaraan.
Prof Mahmutaron ingin lulusan Unwahas setidaknya memahami nilai-nilai ajaran Islam.
“Seperti amanat yang disampaikan Gus Dur waktu pendirian Unwahas ini. Kita tidak boleh memakai nama Islam maupun NU. Tapi jadikan Islam dan NU itu sebagai ruhnya,” ujar Prof Mahmutaron.
Acara pengajian akbar dan deklarasi tersebut direncanakan menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah pusat mulai Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, sejumlah menteri dari kabinet merah putih, Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, Forum Rektor Perguruan Tinggi Swasta dan masih banyak yang lainnya.
Unwahas Semarang juga turut mengundang masyarakat umum untuk meramaikan pengajian akbar bareng Gus Muwafiq.
Rangkaian acara pengajian dan deklarasi tersebut akan dimulai pukul 09.00 WIB sampai selesai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










