Kecelakaan Maut Ngaliyan, Polisi dan Warga Beberkan Kronologi

Akurat.co - Penyebab kecelakaan ini masih diselidiki polisi. Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi mengatakan, korban meninggal dunia dari kecelakaan ini sebanyak dua orang.
Dua korban lainnya alami luka-luka. Sementara supir truk aki selamat.
Ada empat motor alami kerusakan parah. Hingga pagi ini garis polisi masih terpasang guna mempermudah penyelidikan yang masih berlangsung.
“Penyelidikan kasus ini sedang dilakukan. Penyebab kecelakaan masih penyelidikan," bebernya,” Jum’at (22/11/2024).
Yunaldi mengatakan, kecelakaan terjadi akibat truk muatan aki melaju tak terkendali dari arah selatan atau kawasan BSB.
"(Rem blong?) nanti ya masih kami selidiki," ungkapnya.
Namun sejumlah saksi menyebut, salah satunya sopir truk sampah, Wanto yang menjadi salah satu korban. Dia menduga penyebabnya adalah truk trailer muatan aki mengalami rem blong hingga menghantam sejumlah kendaraan.
"Saya lihat truk trailer melaju dengan kecepatan tinggi tak terkendali lalu menghantam truk yang saya kendarai," ujar di lokasi kejadian.
Dia menyebut, truknya dari arah barat atau dari Beringin hendak menyeberang untuk membuang sampah ke TPA Jatibarang.
Ketika menyeberang itulah, truknya dihantam trailer yang melaju dari arah selatan atau kawasan BSB.
"Truk saya keseret sampai 20 meter."
"Ada beberapa motor ikut terseret depan konter handphone," katanya.
Saksi mata lain, Rendi Dimas Maulana pemilik warung Martabak Badoet yang mengalami kerugian materil akibat warungnya rusak parah mengatakan, truk trailer melaju tak terkendali seperti alami rem blong lalu menabrak motor yang terparkir.
"Motor yang ketabrak 7 motor lebih," katanya.
Selain menabrak motor, kata dia, truk menghantam pula tempat usaha laundry, lapak es teh, warung martabak dan tempat jualan es jus buah. Truk baru berhenti setelah menabrak warung es buah.
"Truk dari atas sudah oleng sudah banyak kendaraan yang menyalakan klakson," ungkapnya.
Saksi mata atau pegawai laundri di sekitar lokasi kejadian, Nizam mengatakan, mendengar suara tabrakan ketika bekerja melipat baju. Tiba-tiba dia melihat truk menabrak lapak jualan es teh di depan laundri.
"Saya syok banget ruko-ruko sebelah sampai hancur semua," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










