Jateng

Pengamat Politik UIN Walisongo : Ade Bhakti dan Dewi Susilo Budihardjo Kandidat Potensial Alternatif dari Gerindra dan PSI untuk Semarang 2024

Afri Rismoko | 12 Juni 2024, 17:59 WIB
Pengamat Politik UIN Walisongo : Ade Bhakti dan Dewi Susilo Budihardjo Kandidat Potensial Alternatif dari Gerindra dan PSI untuk Semarang 2024

AKURAT.CO, Beberapa waktu lalu muncul polling strawpoll yang memasangkan beberapa tokoh yang akan maju di Pemilihan Walikota Semarang 2024.

Menurut pengamat Politik UIN Walisongo, Dr M Kholidul Adib, polling tersebut jelas tidak ilmiah dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. 

Namun tokoh-tokoh yang ada di dalam polling tersebut memang masih melakukan berbagai manuver politik dan segala kemungkinan masih terjadi. 

Baca Juga: Erick Thohir: Pemain Timnas U-20 Akan Jadi Pelapis Timnas Senior di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Adib mencontohkan, Hevearita G Rahayu (Mbak Ita) dan Yoyok Sukawi yang diprediksi bakal menjadi lawan, namun keduanya masih sangat cair. 

"Mbak Ita dengan PDIP dan Yoyok dengan Demokrat, mereka kondisinya dengan calon lain masih cair," ujarnya. 

Cair yang dimaksud Adib adalah semua kemungkinan masih bisa terjadi. 

Contoh lain yang disinggung Adib adalah situasi Ady Setyawan atau mas Wawan yang juga belum tentu aman di PKB.

Sebab ada nama Iin (Tazkiyatul Muth'mainnah) yang juga serius melakukan lobi dipartainya orang NU tersebut.

 Baca Juga: PSIS Dukung Penerapan Salary Cap di Kompetisi Liga 1

"Dia (Iin) juga punya peluang untuk diusung PKB sebagai calon wakil walikota," ujar Adib. 

Kemudian Adib menanggapi Ade Bhakti yang sedang melakukan penjajakan dengan PSI dan Gerindra, jika benar maka Ade Bhakti bisa saja berpasangan dengan Dewi Susilo Budihardjo yang juga melakukan hal yang sama. 

Namun khusus PKB, Adib mengatakan saat ini arus politiknya masih cair. Menurutnya, berbagai skema kandidat masih terbuka untuk terjadi koalisi termasuk memasangkan Yoyok dengan Wawan atau Iin (Tazkizatul Muthmainnah).

 

Baca Juga: Tarkam Berujung Sanksi, Bayu Pradana dan 7 Pemain Lainnya Dihukum 

"Sosok Iin ini sebagai aktivis perempuan yang menjabat sebagai anggota DPRD Jateng dapil semarang periode 2019-2024 sudah sangat populer di kalangan warga Kota Semarang khususnya warga NU apalagi dia sudah dua periode menjabat ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah," beber Adib. 

Menurut Adib, dukungan dari kaum perempuan biasanya lebih solid dan ini akan menjadi nilai plus bagi Iin jika bisa maju sebagai calon wakil walikota. 

Dilain pembahasan, Adib juga mengandaikan jika Mbak Ita bergandengan dengan Arnas atau Iswar yang kemudian diusung PDIP. 

Lalu Yoyok Sukawi dengan Demokratnya bergandengan dengan calon dari PKB, bisa Wawan atau Iin.

Lalu kemudian Ade Bhakti dan Dewi Susilo Budihardjo yang diusung Gerindra dan PSI.

"Ini sangat menarik," tandasnya. 

"Tapi sekali lagi peta politik masih dinamis dan mudah berubah," lanjutnya. 

Baca Juga: Malut United Kembali Rekrut Eks Pemain PSIS, Setelah Hulk, Kali Ini Fredyan Wahyu

Namun Adib mengatakan ada koalisi pemilu 2024 yang masih sangat solid dan kemungkinan juga akan berlanjut di pemilihan walikota Semarang, yaitu Gerindra dan PSI. 

Karena secara perolehan kursi di DPRD Kota Semarang, kedua partai tersebut memiliki total 12 kursi, yakni Gedindra 7 kursi dan PSI 5 kursi. 

"Mereka (PSI dan Gerindra) total punya 12 kursi, sudah bisa usung jago (pasangan calon) sendiri lho," ujarnya. 

Situasi politik Kota Semarang semakin dinamis jika melihat dinamika masyarakat serta keragaman penduduknya.

Interaksi sosial dan politik di arus bawah sangat menentukan peta kekuatan masing-masing tokoh dan partai.

Baca Juga: Erick Thohir: Pemain Timnas U-20 Akan Jadi Pelapis Timnas Senior di Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Jumlah penduduk kota semarang tahun 2022 yang masuk dalam laporan Kota Semarang Dalam Angka tahun 2023 sebanyak 1.659.975 jiwa. Jumlah penduduk yang banyak dan keragaman budaya dan agama ini membuat peta politik di Semarang masih dinamis," bebernya. 

Untuk rekomendasi, Adib mengatakan PDIP kemungkinan menjatuhkan rekomendasi ke Mbak Ita.

Demokrat mengusung Yoyok Sukawi. PKB mentarget wakil dengan usung Wawan atau Iin untuk bisa bergandengan dengan Yoyok. 

Ade Bhakti sendiri mulai merapat ke PSI dan Gerindra. Dewi Susilo Budihardjo bisa jadi wakil Ade Bhakti.

Untuk Iswar Aminuddin kemungkinan untuk dapat rekomendasi partai sebagai calon walikota tampak terlihat sulit, kecuali Sekda Kota Semaramg itu mau jadi calon wakil. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A