Arnaz Menilai Ruang Bagi Seniman dan Akses Disabilitas di Kota Lama Minim

JATENG.AKURAT.CO, Ruang bagi seniman untuk tampil di muka umum masih sedikit aksesnya di Kota Lama. Selain seniman, akses bagi disabilitas juga terlihat masih minim.
Hal tersebut dikatakan oleh Arnaz Agung Andrarasmara saat melakukan jalan kaki sepanjang 500 meter dari Taman Srigunting sampai Angkringan Berok Kota Lama pada Jum'at malam (7/6/2024).
Arnaz tak berjalan sendirian, sekitar 150 simpatisan dewasa dan anak-anak juga mengikuti jalan kaki tersebut dengan riang gembira. Ada pula simpatisan dari kalangan disabilitas yang ingin melihat apakah ada akses bagi mereka.
Baca Juga: Malut United Kembali Rekrut eks PSIS, Kali Ini Safrudin Tahar Dipinang Perkuat Laskar Kie Raha
Saat ditanya apakah sudah ada akses bagi disabilitas. Arnaz menyatakan tegas belum ada.
"Belum ada, harus diperbanyak lagi," tegasnya.
Kemudian ruang bagi seniman juga perlu diperbanyak lagi.
"Untuk publik space bagi seniman perlu diperbanyak lagi sehingga musisi maupun pelukis untuk menampilkan performanya dan lainnya," katanya.
Arnaz menginginkan kawasan Kotalama Semarang memberikan ruang khusus pertunjukan bagi seniman, baik seniman lukis dan musik untuk menunjukkan kreativitasnya masing- masing.
Sebab, Kota Lama Semarang yang kini dibangun banyak menarik pengunjung, dan dimanfaatkan sebagai ruang publik.
"Saya ingin di Kota Lama Semarang ini punya 3 atau 4 titik yang nantinya bisa diakses oleh temen- temen seniman lukis dan musik untuk melakukan performance agar bisa menunjukan kreativitasnya disini. Sedangkan kalau secara bisnis, kawasan ini tumbuh luar biasa dengan banyaknya cafe dan tempat usaha kuliner serta juga pelaku UMKM," paparnya.
Dia berharap, dengan pagelaran dan event dari para seniman mampu lebih menggeliatkan di bidang seni dan budaya di kawasan yang menjadi jujugan wisatawan.
"Harapan saya Semarang dari sisi ketua Kadin, inginkan wisatawan kembali banyak lagi. Sejujurnya lebih banyak ada event- event yang digelar di Semarang, seperti mice, lalu pergelaran musik sering dilakukan di Semarang nantinya juga bisa mendatangkan wisatawan, khususnya dari wilayah Jateng, dan Indonesia, serta bahkan mancanegara. Lalu, harapannya juga Bandara Jenderal Ahmad Yani bisa diinternasionalkan lagi," paparnya.
"Ini butuh peran serta dari semua stake holder, untuk mendukung pariwisata Semarang, karena saya ingin. tak hanya event lokal yang dibuat tapi event skala internasional, sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," imbuhnya.
Menanggapi terkait kelanjutan setelah melakukan pendaftaran di salah satu partai politik untuk maju di Pilwakot 2024, kata Arnaz, saat ini masih menunggu keputusan dari partai yang beberapa waktu lalu dirinya ikut mendaftar.
"Saya percaya apa yang saya lakukan dengan niatan baik, apapun nantinya yang menjadi keputusan partai saya tegak lurus mematuhinya, sebagai manusia hanya bisa berikhtiar dan menyampaikan misi dan visi ke masyarakat untuk membangun kota Semarang agar lebih maju dan makin hebat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








