Jateng

51 Sekolah di Semarang Terendam Banjir, Pembelajaran Diberlakukan Online

Theo Adi Pratama | 14 Maret 2024, 16:37 WIB
51 Sekolah di Semarang Terendam Banjir, Pembelajaran Diberlakukan Online

AKURAT.CO, Terdapat 51 gedung SD dan SMP yang terendam banjir di Semarang sejak Rabu (13/3/2024) malam setelah Kota Semarang dilanda hujan deras.

Bambang Pramushinto selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang mengatakan sekolah yang terendam banjir 40 SD dan 11 SMP.

"Rabu pagi masih aman. Sorenya ketika deras, malam langsung banjir. Ketinggian air, 10 sampai 15 cm," ujarnya, Kamis (14/3/2024).

Baca Juga: Duel di Luar Pulau, PSIS vs Persis Berlangsung di Stadion Batakan Balikpapan

Karena terendam banjir, pembelajaran tatap muka pun dihentikan dan dialihkan menjadi online.

Pembelajaran online ini masih akan terus berlangsung hingga beberapa hari.

"saya sudah perintahkan kepala sekolah untuk pembelajaran online. Saya juga menyarankan untuk beberapa hari kedepan masih online. Karena prediksi BMKG, hujan masih sampai Minggu," jelasnya.

Baca Juga: Kiat Sukses Berkendara: 6 Tips Aman Bila Terpaksa Menerjang Banjir bagi Pengemudi Mobil

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkap upaya evakuasi menjadi fokus perhatian dalam penanganan korban banjir kali ini.

Di sisi lain, pendirian dapur umum logistik dan pendistribusian obat-obatan juga terus dilakukan.

Hal itu disampaikan perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut saat meninjau sejumlah titik banjir, Kamis (14/3/2024).

Baca Juga: 5 Tips Aman Mengemudi Mobil Saat Melewati Tanjakan: Pahami Teknik dan Perhatikan Kondisi Jalanan

Dia tampak memimpin langsung jalannya evakuasi masyarakat terdampak.

"Sementara evakuasi 12 orang di Taman Hasanudin, Kuningan, 15 orang di Kecamatan Gayamsari. Lalu di sekitar kampus USM ada 100-an orang dari Tlogosari dan Muktiharjo," kata Mbak Ita saat ditemui di lokasi tinjauan banjir di Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Gayamsari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.