Jateng

Nelayan Tambaklorok Ditemukan Meninggal di Laut Semarang

Afri Rismoko | 15 Februari 2024, 10:28 WIB
 Nelayan Tambaklorok Ditemukan Meninggal di Laut Semarang

AKURAT.CO, Kesedihan menyelimuti keluarga Syarifuddin, nelayan berusia 37 tahun dari Tambaklorok, Semarang, yang dinyatakan hilang sejak Rabu (14/2/24) dan kini telah ditemukan meninggal dunia.

Pada Kamis (15/2/24) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, jasad Syarifuddin ditemukan terapung di perairan laut, mengakhiri pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang/Basarnas Semarang, Budiono, mengungkapkan bahwa penemuan itu bermula dari laporan seorang nelayan yang melihat mayat mengapung di laut.

Baca Juga: LIVE HASIL HITUNG Sementara, Prabowo-Gibran Memimpin di Kecamatan Candisari Kota Semarang

Tim SAR yang telah berusaha mencari sejak dilaporkannya Syarifuddin hilang, langsung bergegas ke lokasi dan memastikan bahwa mayat tersebut adalah Syarifuddin yang mereka cari.

Berdasarkan informasi dari Budiono, lokasi temuan mayat Syarifuddin berada sekitar 1,5 mil nautikal atau sekitar 2,7 kilometer dari titik terakhir perahu korban ditemukan.

Syarifuddin, yang merupakan warga Kampung Tambaklorok RT.04/RW.15 Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, akhirnya dievakuasi pada pukul 08.15 WIB untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Syarifuddin sebelumnya dilaporkan hilang setelah berangkat melaut pada Selasa (13/2/24) pagi.

Menurut keluarga, biasanya Syarifuddin sudah kembali pada siang hari, namun pada hari itu ia tak kunjung pulang. Upaya pencarian yang dilakukan oleh keluarga dan nelayan lokal awalnya hanya menemukan perahu dan alat tangkap ikan, tanpa tanda keberadaan Syarifuddin.

Budiono mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR gabungan atas kerja sama mereka dan menyampaikan pesan kepada para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan melengkapi diri dengan alat keselamatan, seperti pelampung, saat melaut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A