Pemkot Semarang Terbitkan Perwal Beasiswa Anak Petani dan Nelayan

Akurat.co - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur tentang beasiswa pendidikan bagi anak petani dan nelayan di Kota Semarang.
Perwal yang ditandatangani Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu ini akan segera disosialisasikan kepada warga Kota Semarang khususnya bagi para petani dan nelayan.
Mbak Ita, sapaan akrab Wali kota, mengatakan Perwal ini dibuat dengan tujuan agar pemenuhan hak dasar bagi anak yakni pendidikan bisa terpenuhi terutama bagi anak-anak petani dan nelayan.
Pihaknya ingin melalui Perwal ini bisa membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik terutama mereka yang bercita-cita meneruskan profesi orang tuanya sebagai petani dan nelayan.
“Kita bicara tentang kekurangan petani karena petani kita sudah sepuh-sepuh (tua-tua-red), meski demikian juga ada petani milenial tapi dari anak-anak petani ini diperlukan untuk meneruskan profesi orang tuanya namun dengan ilmu yang mumpuni sehingga kita terbitkan Perwal beasiswa ini,” kata mbak Ita, Sabtu (16/11).
Beasiswa ini dikhususkan bagi anak petani dan nelayan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Nantinya akan ada kriteria khusus untuk penerima beasiswa ini.
Sedangkan untuk anak-anak SMA yang akan masuk ke perguruan tinggi, Kementerian Pertanian telah menyiapkan beasiswa untuk bisa kuliah di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).
“Sehingga anak-anak yang saat ini sudah SMA nanti bisa ke Politeknik tersebut untuk belajar lebih dalam tentang pertanian dan itu gratis beasiswa dari Kementerian Pertanian,” tuturnya.
Mbak Ita berharap dengan SDM yang dibentuk melalui beasiswa, teknologi yang sudah disediakan dan sisi hilirisasi yang sudah berjalan, maka pertanian modern dan terpadu dari hulu hingga hilir bisa tercipta.
“Sehingga nantinya dari hulu sampai hilir bisa terpadu,” terang Mbak Ita.
Setelah ini, Pemkot Semarang akan melakukan sosialisasi Perwal dan melakukan kurasi terhadap anak-anak petani dan nelayan yang bisa mendapatkan beasiswa tersebut.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada anak petani dan nelayan yang kita lihat anak petani dan nelayan ini pendidikan masih kurang. Harapannya dengan beasiswa ini orang tuanya tenang bekerja dan anaknya tenang sekolah sehingga bisa menjadi petani dan nelayan yang handal,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








