Jateng

Mbak Ita Serius Bahas Banjir di Dinar dan Grand Permata Tembalang Meski Masih Kemarau

Theo Adi Pratama | 21 Oktober 2023, 12:37 WIB
Mbak Ita Serius Bahas Banjir di Dinar dan Grand Permata Tembalang Meski Masih Kemarau

AKURAT.CO SEMARANG - Meski saat ini masih musim kemarau, tapi persoalan dan ancaman banjir, masih menjadi perhatian Pemkot Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan, persoalan banjir yang pernah menerjang Perumahan Dinar dan Grand Permata Tembalang jadi fokus perhatian pihaknya.

Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan turun tangan menangani persoalan yang menjadi momok bagi warga sekitar saat musim hujan tiba.

Baca Juga: Warga Senang Jalan Hasanudin Kota Semarang Akhirnya Dibangun

Hal itu dikatakan Mbak Ita setelah dirinya mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Tengah-DIY dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana di Balai Kota Semarang, belum lama ini.

Mbak Ita mengatakan, letak Perumahan Dinar di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, berada di ketinggian yang sepadan dengan aliran sungai. Dengan kondisi tersebut, menurutnya, tidak boleh dilakukan pembangunan kawasan permukiman.

Baca Juga: PT Royal Abadi Sejahtera Membuka Lowongan Pekerjaan Staf Produksi Penempatan Medan

"Kami dari kemarin upayanya mencari pengembang, tetapi melarikan diri dan tidak ada. Sebenarnya itu salah. Kami tidak bisa bicara masa lalu, tetapi bagaimana masa depan dan penyelamatan warga," katanya, Sabtu (21/10/2023).

Sesuai perencanaan, warga Perumahan Dinar akan dipindahkan ke rumah susun. Namun, karena sebagian masyarakat keberatan atas opsi tersebut, pihaknya melakukan penguatan tanggul jebol akibat banjir bandang tahun lalu.

"Masyarakat di situ (Perumahan Dinar-red) ada 52 kepala keluarga. Mereka tidak mau menempati rusun. Inginnya direlokasi tetapi di tanah atasnya," katanya.

Baca Juga: PT Eka Jaya Internasional Membuka Lowongan Pekerjaan Penempatan Cikupa Tangerang

Dalam proses ini, seharusnya melibatkan pihak pengembang untuk mengetahui luasan tanah yang masih satu kawasan perumahan tersebut.

Karena pengembang keberadaannya tidak diketahui, pihaknya menggandeng kejaksaan untuk menangani kasus tersebut.

"Sehingga sambil pararel kami membuat semacam tanggul sementara, saya mengundang kejaksaan, dan camat serta lurah yang tahu soal tanah di situ," ujarnya.

Baca Juga: Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Event Festival 76 Indonesia Adalah Kita Hadir di Kota Semarang

Selain itu, Mbak Ita juga menginstruksikan Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang untuk menilik kembali penataan kawasan perumahan. Termasuk Perumahan Dinar dan Grand Permata Tembalang.

Perihal Grand Permata Tembalang, pada tahun lalu juga terdampak banjir bandang. Lokasi perumahan di Kelurahan Rowosari tersebut berada di bantaran sungai.

"Kami minta cek dari Distaru terkait yang Grand Permata. Kalau memang harus ada perbaikan, ya segera dilakukan. Sehingga harus dicek semua tata ruangnya," katanya.

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, realisasi dari upaya tersebut harus segera dirampungkan. Mulai pekan depan, Mbak Ita akan memimpin proses pembangunan infrastruktur di lapangan.

"Minggu depan saya akan lihat semuanya. Sekarang ini rapat koordinasi, tetapi realisasi perlu dilakukan dan saya turun langsung cek ke lapangan," kata Mbak Ita.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.