Mbak Ita Serius Bahas Banjir di Dinar dan Grand Permata Tembalang Meski Masih Kemarau

AKURAT.CO SEMARANG - Meski saat ini masih musim kemarau, tapi persoalan dan ancaman banjir, masih menjadi perhatian Pemkot Semarang.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan, persoalan banjir yang pernah menerjang Perumahan Dinar dan Grand Permata Tembalang jadi fokus perhatian pihaknya.
Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan turun tangan menangani persoalan yang menjadi momok bagi warga sekitar saat musim hujan tiba.
Baca Juga: Warga Senang Jalan Hasanudin Kota Semarang Akhirnya Dibangun
Hal itu dikatakan Mbak Ita setelah dirinya mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Tengah-DIY dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana di Balai Kota Semarang, belum lama ini.
Mbak Ita mengatakan, letak Perumahan Dinar di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, berada di ketinggian yang sepadan dengan aliran sungai. Dengan kondisi tersebut, menurutnya, tidak boleh dilakukan pembangunan kawasan permukiman.
Baca Juga: PT Royal Abadi Sejahtera Membuka Lowongan Pekerjaan Staf Produksi Penempatan Medan
"Kami dari kemarin upayanya mencari pengembang, tetapi melarikan diri dan tidak ada. Sebenarnya itu salah. Kami tidak bisa bicara masa lalu, tetapi bagaimana masa depan dan penyelamatan warga," katanya, Sabtu (21/10/2023).
Sesuai perencanaan, warga Perumahan Dinar akan dipindahkan ke rumah susun. Namun, karena sebagian masyarakat keberatan atas opsi tersebut, pihaknya melakukan penguatan tanggul jebol akibat banjir bandang tahun lalu.
"Masyarakat di situ (Perumahan Dinar-red) ada 52 kepala keluarga. Mereka tidak mau menempati rusun. Inginnya direlokasi tetapi di tanah atasnya," katanya.
Baca Juga: PT Eka Jaya Internasional Membuka Lowongan Pekerjaan Penempatan Cikupa Tangerang
Dalam proses ini, seharusnya melibatkan pihak pengembang untuk mengetahui luasan tanah yang masih satu kawasan perumahan tersebut.
Karena pengembang keberadaannya tidak diketahui, pihaknya menggandeng kejaksaan untuk menangani kasus tersebut.
"Sehingga sambil pararel kami membuat semacam tanggul sementara, saya mengundang kejaksaan, dan camat serta lurah yang tahu soal tanah di situ," ujarnya.
Baca Juga: Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Event Festival 76 Indonesia Adalah Kita Hadir di Kota Semarang
Selain itu, Mbak Ita juga menginstruksikan Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang untuk menilik kembali penataan kawasan perumahan. Termasuk Perumahan Dinar dan Grand Permata Tembalang.
Perihal Grand Permata Tembalang, pada tahun lalu juga terdampak banjir bandang. Lokasi perumahan di Kelurahan Rowosari tersebut berada di bantaran sungai.
"Kami minta cek dari Distaru terkait yang Grand Permata. Kalau memang harus ada perbaikan, ya segera dilakukan. Sehingga harus dicek semua tata ruangnya," katanya.
Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, realisasi dari upaya tersebut harus segera dirampungkan. Mulai pekan depan, Mbak Ita akan memimpin proses pembangunan infrastruktur di lapangan.
"Minggu depan saya akan lihat semuanya. Sekarang ini rapat koordinasi, tetapi realisasi perlu dilakukan dan saya turun langsung cek ke lapangan," kata Mbak Ita.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








