Sinergitas PPL, Pemdes dan Poktan, Hidupkan Kembali Lahan Pertanian di Demak

AKURAT.CO.DEMAK – Wilayah Kecamatan Sayung merupakan salah satu wilayah pertanian yang menjadi andalan di Kabupaten Demak, salah satunya adalah Desa Sidorejo yang berada di sebelah Barat Laut Kabupaten Demak dengan potensi penghasil pertanian mencapai 115 hektar.
Wilayah ini digadang-gadang mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan hasil pertanian sendiri. Namun dalam beberapa tahun terakhir banyak lahan yang tergenang dan dibiarkan begitu saja, sehingga dibutuhkan pendampingan PPL dari Dinas Pertanian Kabupaten Demak.
Pendampingan PPL kepada kelompok tani dilakukan untuk menghidupkan kembali pertanian Desa Sidorejo. Dimana sejak tahun 2018 banyak lahan di wilayah ini yang tidak dapat dibudidayakan dikarenakan tergenang lahannya.
Baca Juga: Polda Jateng Ajak Masyarakat Waspadai Paham Radikal Jelang Pemilu 2024
“Jadi banyak lahan pertanian di wilayah ini yang tergenang air sejak beberapa tahun lalu, atau dimulai pada tahun 2018,” jelas Kadinas Pertanian Agus Herawan, Jum'at (22/9/2023).
Menurutnya saat ini yang diperlukan adalah sinergitas antara PPL, Kelompok Tani dan Pemerintah Desa (tripartite). Hal ini menurut Kadinas adalah untuk menggugah semangat petani untuk bersama-sama berupaya dan berusaha, agar lahan yang tergenang dapat kembali dibudidayakan.
Sementara itu Kepala Desa Sidorejo Mukhammad Sofik mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk menumbuhkan kembali pertanian di Desa Sidorejo.
Baca Juga: Poktan Sido Makmur Bermi Demak Dapat Bantuan 15 Kambing
“Karena hidup kita di sini pangan kita juga di sini, maka saya akan menggandeng bapak ibu PPL dalam pengembangan pertanian di Sidorejo untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.
Hal ini kemudian dibuktikannya dengan kebijakan dari Pemerintah Desa, yakni dengan menggelontorkan sebagian Dana Desa (DD) untuk membuat tanggul sabuk desa dan normalisasi saluran. Proyek ini diharapkan mempu mengeringkan lahan-lahan potensial yang selama ini tergenang air.
“Dan nantinya pada masa tanam ke III, lahan pertaniannya dapat ditanami padi dengan Bantuan Pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Demak berupa bantuan benih padi varietas Inpari 32 untuk lahan seluas 25 ha yang diharapkan mampu menjadi stimulan petani untuk semangat dalam berbudidaya padi,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time






