Gali dan Dewangga Minta Suporter Penuhi Jatidiri Saat Jamu Arema FC

AKURAT.CO Dua pemain PSIS Paulo Gali Freitas dan Alfeandra Dewangga Santosa mengajak kepada para suporter dan penonton untuk memenuhi Stadion Jatidiri dalam laga terdekat. Rabu esok (9/8) pukul 15.00 WIB, PSIS akan menghadapi Arema FC dalam laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/24.
Oleh karena itu, Gali dan Dewangga menyebut dukungan suporter akan sangat membantu PSIS dalam memenangkan laga menghadapi Arema FC.
"Ayo suporter Panser Biru dan Snex penuhi Stadion Jatidiri, Semarang untuk laga lawan Arema. Karena kami butuh dukungan kalian untuk memenangkan laga besok," tutur Gali Freitas pada Senin (7/8).
Senada dengan Gali, Dewangga pun menyebut hal yang sama. Pemain berusia 22 tahun ini mengatakan bahwa dukungan dari suporter sangat penting untuk PSIS.
"Doa dan dukungan langsung teman-teman suporter di Stadion Jatidiri sangat penting untuk kami dalam memenangkan laga besok. Semoga kami bisa bermain bagus dan memenangkan laga besok Rabu," tandas Dewangga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Lama Tak Terlihat, Tiba-tiba Hendi Menjabat Ketua LPEU MUI Jawa Tengah
- 2Rawapening Run Heritage 2026 Bidik 1.500 Pelari, Angkat Wisata Sejarah Ambarawa
- 3BRA Semarang Gelar Fuso Mosaic Campaign 2026, Dorong Bisnis Pelanggan Melaju Tanpa Henti
- 4AHY Run Jateng 2026 Meriah, 5.500 Pelari Nikmati Rute Ikonik Kota Semarang
- 5Xiaomi Redmi G27Q 2026 Resmi Hadir, Monitor Gaming 2K 240Hz Harga di Bawah Rp2 Juta
- 6Prakiraan Cuaca Semarang dan Solo Minggu Siang Ini 18 Oktober 2026: Cerah Berawan Tapi Panasnya Bikin Otak Meleleh
- 7Prediksi Skor Persib vs Persik: Adu Strategi Igor Tolic dan Marcos Reina, Mampukah Pangeran Biru Amankan Kemenangan?
- 8Lawu Terbakar 100 Hektar, Sebangau Menyala: Peta Karhutla 18 Oktober 2026 yang Bikin Gelisah
- 9Dibantu Polres Purbalingga, Bapanas Pantau Harga dan Stok Bahan Pangan
- 102026, Tahun di Mana Indonesia Belajar Bertahan: Banjir, Asap, Antre BBM, dan Listrik yang Mati



