Ubah Paradigma, Tularkan Virus Wirausaha di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

AKURAT.CO Temanggung - Paradigma di masyarakat tentang pandangan mencari pekerjaan usai lulus kuliah atau sekolah harus diubah.
Hal itu diungkapkan Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung saat acara Akurat Goes To Campus di UNISNU Temanggung, Senin (10/7/2023).
"Saat ini tantangan terbesar mengubah pandangan ketika lulus sekolah atau kuliah yang mencari pekerjaan tapi bisa membuat atau memiliki pekerjaan. Karena tidak semua lulusan dari perguruan tinggi atau sekolah bisa terserap di dunia kerja," katanya .
Dia menerangkan, mempersiapkan mahasiswa untuk berwirausaha harus dilakukan dengan matang. Menurutnya saat ini tantangan terbesar adalah mengubah paradigma dari mencari pekerjaan menjadi membuat pekerjaan.
Ia juga menegaskan berwirausaha harus memiliki landasan. Selain mencari penghasilan tujuan berwirausaha harus bisa bermanfaat kepada orang lain.
Apalagi adanya perkembangan zaman saat ini bisa sangat memudahkan semua hal, termasuk dalam dunia usaha. Hal itu dicontohkan banyaknya penjual online yang banyak.
"Beberapa landasan berwirausaha diantaranya, Amanat Pancasila, Konstitusi, Spirit Berdikari NU dan Perkembangan Zaman. Dalam dunia usaha selain mencari pendapatan juga yang terpenting nanti bisa bermanfaat kepada orang dan lingkungan sekitar," imbuhnya.
Menurutnya perkembangan teknologi saat ini sangat memudahkan berbagai bidang, termasuk dalam dunia usaha. Ia mencontohkan dulu orang jualan mayoritas harus door to door, tapi sekarang bisa dilakukan tanpa bertatap muka atau berjualan secara online.
Strategi untung mendukung wirausaha mahasiswa diantaranya dengan mendukung integrasi antara perguruan tinggi dengan kegiatan kewirausahaan yang dikembangkan mahasiswa.
Selain itu, media juga bisa membuat branding sebuah produk menjadi lebih dikenal. Kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas juga menjadi elemen yang penting untuk menjalankan usaha.
"Sekarang banyak pelaku usaha membranding produknya di berbagai media. Hal itu dilakukan agar produknya semakin dikenal dan mengajar di kalangan masyarakat atau konsumen," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Lama Tak Terlihat, Tiba-tiba Hendi Menjabat Ketua LPEU MUI Jawa Tengah
- 2Rawapening Run Heritage 2026 Bidik 1.500 Pelari, Angkat Wisata Sejarah Ambarawa
- 3BRA Semarang Gelar Fuso Mosaic Campaign 2026, Dorong Bisnis Pelanggan Melaju Tanpa Henti
- 4AHY Run Jateng 2026 Meriah, 5.500 Pelari Nikmati Rute Ikonik Kota Semarang
- 5Xiaomi Redmi G27Q 2026 Resmi Hadir, Monitor Gaming 2K 240Hz Harga di Bawah Rp2 Juta
- 6Prakiraan Cuaca Semarang dan Solo Minggu Siang Ini 18 Oktober 2026: Cerah Berawan Tapi Panasnya Bikin Otak Meleleh
- 7Prediksi Skor Persib vs Persik: Adu Strategi Igor Tolic dan Marcos Reina, Mampukah Pangeran Biru Amankan Kemenangan?
- 8Lawu Terbakar 100 Hektar, Sebangau Menyala: Peta Karhutla 18 Oktober 2026 yang Bikin Gelisah
- 9Dibantu Polres Purbalingga, Bapanas Pantau Harga dan Stok Bahan Pangan
- 102026, Tahun di Mana Indonesia Belajar Bertahan: Banjir, Asap, Antre BBM, dan Listrik yang Mati



