KPK Geledah Kantor Dinas Kominfo Kota Semarang, Sejumlah Pejabat Dimintai Keterangan

AKURAT.CO, Dalam rangkaian penggeledahan yang berlangsung di kompleks Balai Kota Semarang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Semarang sebagai lokasi penggeledahan ketiga pada Kamis ini.
Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dan berakhir satu jam kemudian.
Kepala Dinas Kominfo Kota Semarang, Sunarto, bersama beberapa pegawai negeri sipil (PNS) lainnya, dibawa oleh penyidik KPK ke lantai 8 Gedung Moch. Ihsan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Penggeledahan di Kantor Dinas Kominfo ini menyusul penggeledahan yang telah dilakukan di Kantor Dinas Sosial dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang.
Baca Juga: Lagi, Bappeda dan Dinas Sosial Kota Semarang Diobok-obok KPK
Menurut Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, serangkaian penggeledahan ini berkaitan dengan penyelidikan tiga kasus dugaan korupsi yang mencakup pengadaan barang dan jasa, dugaan pemerasan pegawai negeri, serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang selama tahun 2023 hingga 2024.
Empat orang telah dicegah berpergian ke luar negeri dalam kaitannya dengan kasus ini, termasuk dua penyelenggara negara dan dua pihak swasta, sebagai langkah preventif dalam proses penyidikan.
Penggeledahan yang dilakukan oleh KPK ini menegaskan komitmen lembaga anti-rasuah tersebut dalam memberantas korupsi di berbagai tingkat pemerintahan, dan menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada toleransi terhadap korupsi di Kota Semarang.
Proses hukum yang sedang berlangsung ini diharapkan dapat membawa keadilan dan transparansi bagi masyarakat.
KPK menyatakan penggeledahan tersebut berkaitan dengan penanganan tiga kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Semarang.
Tiga kasus dugaan korupsi itu meliputi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Semarang tahun 2023–2024, dugaan pemerasan terhadap pegawai negeri atas insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah Kota Semarang, serta dugaan penerimaan gratifikasi tahun 2023–2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD







