Jateng

271 Rumah dan 28 Fasilitas Umum Rusak Pascagempa di Batang

Afri Rismoko | 10 Juli 2024, 08:43 WIB
271 Rumah dan 28 Fasilitas Umum Rusak Pascagempa di Batang

AKURAT.CO, Sebanyak 271 unit rumah dan 28 unit fasilitas umum di Kabupaten Batang mengalami kerusakan setelah diguncang gempa bermagnitudo 4,4 pada Minggu lalu.

Kerusakan tersebut meliputi bangunan di 26 desa yang tersebar di tiga kecamatan: Batang, Warungasem, dan Wonotunggal.

Sekretaris BPBD Batang, Puji Setyowati, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama dengan TNI/Polri dan relawan masih terus berupaya membersihkan dan memulihkan infrastruktur yang rusak.

"Fokus utama kami adalah memperbaiki fasilitas umum seperti lembaga pendidikan, tempat ibadah, dan pasar agar pelayanan publik dapat segera pulih," kata Puji.

Baca Juga: Semifinal Euro 2024: Kekuatan dan Kelemahan Spanyol vs Prancis Dibongkar

Dari laporan yang masuk, Desa Lebo di Kecamatan Warungasem tercatat sebagai wilayah dengan kerusakan terparah.

Di desa ini, sebanyak 96 bangunan dilaporkan rusak, termasuk 95 rumah penduduk dan satu gedung madrasah ibtidaiyah.

"Kami menemukan 5 unit rumah rusak berat, 13 rusak sedang, dan 77 rusak ringan," jelas Camat Warungasem, Darsono.

Baca Juga: Batang Dihantam Gempa M4.6: Sejumlah Bangunan Rusak

Menurut Darsono, meskipun tidak ada posko pengungsian yang dibangun, warga dengan rumah rusak parah telah menemukan tempat berlindung di rumah sanak keluarga terdekat. Pihak kecamatan kini sedang mendata kerusakan lebih lanjut untuk mempercepat proses rehabilitasi dan perbaikan.

BPBD juga tengah berkoordinasi dengan pemangku kebijakan untuk membahas alokasi anggaran yang akan digunakan dalam upaya pemulihan.

"Alokasi dana perbaikan kemungkinan besar akan melibatkan bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat," imbuh Puji.

Proses pemulihan ini diharapkan dapat segera dilakukan setelah data kerusakan diverifikasi untuk memastikan distribusi sumber daya dan bantuan yang tepat bagi warga terdampak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A