Jateng

Gempa M5,9 di Laut Jawa: Jepara Hingga Yogyakarta Rasakan Getar, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

Afri Rismoko | 22 Maret 2024, 12:31 WIB
Gempa M5,9 di Laut Jawa: Jepara Hingga Yogyakarta Rasakan Getar, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

AKURAT.CO, Wilayah Pantai Barat Gresik, Jawa Timur, mengalami gempa tektonik pada hari Jumat, 22 Maret 2024, pada pukul 11.22.45 WIB.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tercatat memiliki magnitudo yang diupdate menjadi M5,9 dengan episenter yang terletak di laut, 126 km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur, pada kedalaman 10 km.

Gempa yang tergolong dalam kategori gempabumi dangkal ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di Laut Jawa dan memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip.

Baca Juga: Gempa 6 SR Guncang Tuban, Getaran Dirasakan Hingga Semarang, Kudus dan Pati

Guncangan gempa ini dirasakan di Tuban dengan skala intensitas IV-V MMI, yang artinya getaran dirasakan hampir oleh semua penduduk, sedangkan di Bawean terasa dengan skala intensitas III-IV MMI.

Berbagai daerah lainnya seperti Jepara, Lamongan, Bojonegoro, hingga Yogyakarta juga merasakan getaran dengan intensitas yang lebih ringan, yaitu II-III MMI.

Meskipun terasa signifikan di banyak wilayah, hasil pemodelan menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Sejauh ini, BMKG telah mencatat satu aftershock dengan magnitudo M4,4 setelah gempa utama.

Baca Juga: Janji Justin Hubner dan Ivar Jenner untuk Setia Merah Putih Kepada Noah Gesser

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

BMKG juga menyarankan agar masyarakat menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa dan memastikan kestabilan struktur bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah.

Informasi resmi dan update terkini hanya bersumber dari BMKG yang dapat diakses melalui kanal komunikasi resmi mereka seperti media sosial @infoBMKG, website resmi, kanal telegram, serta aplikasi mobile BMKG.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si., mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kesigapan masyarakat dalam merespons situasi gempa bumi dan untuk selalu mengikuti panduan keamanan yang telah ditetapkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A