Rekayasa Cuaca, Solusi Jitu Jawa Tengah Tangkal Banjir Semarang

AKURAT.CO, Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengadakan kunjungan ke berbagai titik terdampak banjir di Kota Semarang pada Jumat, 15 Maret 2024, sebagai respons aktif terhadap kondisi darurat yang terjadi.
Kunjungannya meliputi Stasiun Tawang, daerah Sawah Besar, dan kompleks kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov di Jalan Madukoro, menandakan komitmen kuat pemerintah provinsi dalam menanggulangi bencana banjir yang melanda.
Di Stasiun Tawang, situasi banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas pada 13 Maret telah surut, memungkinkan layanan kereta api Semarang-Jakarta beroperasi normal kembali.
Nana Sudjana menyoroti bahwa meskipun rute Semarang-Surabaya masih menghadapi kendala akibat banjir, upaya pemulihan terus dilakukan.
Baca Juga: Tragis, Remaja di Kudus Tewas Tenggelam Saat Melintasi Jalan Tertutup Banjir
Selanjutnya, Nana bersama tim OPD terkait mengevaluasi kondisi pompa air di Rumah Pompa Waru, Sawah Besar.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas sistem pompa dalam mengendalikan banjir, serta memberikan dukungan kepada korban banjir yang terdampak.
Kantor OPD Pemprov di Jalan Madukoro juga menjadi titik peninjauan, dimana banjir telah surut.
Dengan 38 pompa air yang dikerahkan, termasuk milik pemerintah pusat dan daerah, Nana Sudjana mengonfirmasi bahwa seluruh sistem pompa beroperasi normal, meskipun tantangan masih ada akibat intensitas curah hujan yang tinggi dan fenomena banjir rob.
Nana Sudjana mengumumkan rencana kerjasama dengan BMKG dan BNPB dalam upaya rekayasa cuaca untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di masa mendatang.
Koordinasi dan evaluasi bersama akan dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam, dengan fokus pada wilayah Pantura dan daerah rawan longsor.
“Seminggu ke depan cuaca eksterm masih perlu kita antisipasi. Insyaallah ada rekayasa cuaca yang dilakukan BMKG,” imbuhnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengupayakan modifikasi atau rekayasa cuaca, guna mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah itu.
“Satu minggu ke depan cuaca ekstrem masih perlu kita antisipasi. Insyaallah ada upaya seperti rekayasa cuaca yang dilakukan oleh BNPB dan BMKG,” kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat mengecek lokasi banjir dan sejumlah rumah pompa di Kota Semarang, Jumat (15/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persijap vs Persib Disorot, Ini Catatan 2 Laga yang Dipimpin Erfan Efendi
- 2Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 3PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 4Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 5Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 6Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 7Skor Akhir Persiku Remuk Redam Dihajar PSMS 6-0, Apa yang Jadi Penyebabnya?
- 81.000 Pelari Ramaikan Semarang, Bank Jateng Friendship Run 2026 Jadi Pemanasan Menuju Satu Dekade Borobudur Marathon
- 9Skor Akhir: Blunder Pemain Belakang Lawan, Persib Curi Kemenangan Persijap, Skor 1-2 untuk Maung Bandung
- 10Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang





