Jateng

Rekayasa Cuaca, Solusi Jitu Jawa Tengah Tangkal Banjir Semarang

Afri Rismoko | 16 Maret 2024, 10:00 WIB
Rekayasa Cuaca, Solusi Jitu Jawa Tengah Tangkal Banjir Semarang

AKURAT.CO, Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengadakan kunjungan ke berbagai titik terdampak banjir di Kota Semarang pada Jumat, 15 Maret 2024, sebagai respons aktif terhadap kondisi darurat yang terjadi.

Kunjungannya meliputi Stasiun Tawang, daerah Sawah Besar, dan kompleks kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov di Jalan Madukoro, menandakan komitmen kuat pemerintah provinsi dalam menanggulangi bencana banjir yang melanda.

Di Stasiun Tawang, situasi banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas pada 13 Maret telah surut, memungkinkan layanan kereta api Semarang-Jakarta beroperasi normal kembali.

Nana Sudjana menyoroti bahwa meskipun rute Semarang-Surabaya masih menghadapi kendala akibat banjir, upaya pemulihan terus dilakukan.

Baca Juga: Tragis, Remaja di Kudus Tewas Tenggelam Saat Melintasi Jalan Tertutup Banjir

Selanjutnya, Nana bersama tim OPD terkait mengevaluasi kondisi pompa air di Rumah Pompa Waru, Sawah Besar.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas sistem pompa dalam mengendalikan banjir, serta memberikan dukungan kepada korban banjir yang terdampak.


Kantor OPD Pemprov di Jalan Madukoro juga menjadi titik peninjauan, dimana banjir telah surut.

Baca Juga: Menyusuri Urban Legend dan Lokasi Angker di Indonesia: Misteri Jembatan Kapuas, Ikon Kota Pontianak dengan Legenda Kuntilanak

Dengan 38 pompa air yang dikerahkan, termasuk milik pemerintah pusat dan daerah, Nana Sudjana mengonfirmasi bahwa seluruh sistem pompa beroperasi normal, meskipun tantangan masih ada akibat intensitas curah hujan yang tinggi dan fenomena banjir rob.

Nana Sudjana mengumumkan rencana kerjasama dengan BMKG dan BNPB dalam upaya rekayasa cuaca untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di masa mendatang.

Koordinasi dan evaluasi bersama akan dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam, dengan fokus pada wilayah Pantura dan daerah rawan longsor.

“Seminggu ke depan cuaca eksterm masih perlu kita antisipasi. Insyaallah ada rekayasa cuaca yang dilakukan BMKG,” imbuhnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengupayakan modifikasi atau rekayasa cuaca, guna mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah itu.

“Satu minggu ke depan cuaca ekstrem masih perlu kita antisipasi. Insyaallah ada upaya seperti rekayasa cuaca yang dilakukan oleh BNPB dan BMKG,” kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat mengecek lokasi banjir dan sejumlah rumah pompa di Kota Semarang, Jumat (15/3/2024).

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A