DPR RI Minta Pemda Perketat Pengawasan Objek Wisata Pascainsiden Jembatan Kaca di Purwokerto

AKURAT.CO, Anggota Komisi X DPR RI, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya (Yoyok Sukawi), mendesak pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi objek wisata di wilayah masing-masing.
Hal ini disampaikan menyusul insiden pecahnya jembatan kaca di The Geong Hutan Pinus Limpakuwus, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang menewaskan seorang wisatawan dan melukai tiga orang lainnya.
“Dinas Pariwisata di setiap daerah harus aktif mengawasi dan memastikan seluruh objek wisata memenuhi standar keamanan,” tegas Yoyok dalam keterangan tertulis yang diterima di Semarang pada Kamis.
Politikus Partai Demokrat ini menambahkan bahwa keamanan harus menjadi prioritas utama dalam mengelola objek wisata, terutama yang menyediakan wahana yang menarik minat wisatawan.
Baca Juga: PSCS Cilacap Sambut Bek Tangguh dari Tajikistan untuk Perkuat Tim di Putaran Kedua Liga 2
Yoyok juga mendesak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk segera melakukan evaluasi dan koordinasi dengan dinas pariwisata daerah guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.
“Jembatan kaca di Purwokerto dan objek wisata lainnya harus memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan oleh pihak berwenang. Ukuran kaca, ketebalannya, dan aspek keamanan lainnya harus distandarkan,” tegasnya.
Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas langsung mengambil langkah tegas dengan menutup sementara seluruh objek wisata yang memiliki wahana jembatan kaca.
Baca Juga: Bantuan Rp2,2 Miliar Untuk Pelaku Usaha Perikanan Rawa Pening: Dorong Kemajuan dan Kelestarian
"Semua objek wisata dengan wahana jembatan kaca akan ditutup sementara sampai sertifikat layak fungsi dikeluarkan. Semuanya belum boleh digunakan sampai ada kejelasan dari sertifikat tersebut," jelas Penjabat Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro.
Hanung juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas akan mengeluarkan surat edaran dan mengumpulkan pengelola wahana wisata untuk melakukan asesmen ulang terhadap tempat wisata berisiko tinggi. Proses ini akan difasilitasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pekerjaan Umum, serta organisasi perangkat daerah setempat.
Insiden di The Geong terjadi pada Rabu (25/10), mengakibatkan empat wisatawan terperosok setelah kaca jembatan tempat mereka berdiri pecah.
Dua di antaranya berhasil bergelantungan pada kerangka jembatan, sementara dua lainnya jatuh ke bawah. Tragisnya, salah satu dari mereka tidak berhasil selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 2Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 3Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 7Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 8Tiga Warga Gombel Lama Jalani Klarifikasi Polisi, Buntut Laporan Kerusakan Rumah Terkait Proyek Pakuwon Mall
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Gratis dan Terbuka untuk Umum, Pemprov Jateng Siapkan Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur




