Jateng

Pengusaha Ikan Asin Wedung Demak Mampu Produksi 1 Ton Per Hari

Theo Adi Pratama | 16 Oktober 2023, 16:55 WIB
Pengusaha Ikan Asin Wedung Demak Mampu Produksi 1 Ton Per Hari

 

AKURAT.CO DEMAK - Salah satu pengusaha ikan asin di TPI Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah mampu produksi satu ton per hari.

Produk ikan asin yang dihasilkan beragam, seperti ikan layur, blusuk, petek, kembung, hingga lemang dengan total keseluruhan mencapai 15 jenis ikan laut.

Baca Juga: Genjot Penerimaan PAD, Ini Upaya Pemkot Semarang

Pengusaha ikan asin di TPI Wedung, Muhamad Zanib mengatakan, pada hari-hari biasa ia produksi 2 kuintal hingga 3 kuintal per hari.

Namun, lanjut dia, apabila musim kemarau menjadi berkah tersendiri, apabila memungkinkan ikan hasil laut di Kabupaten Demak cukup melimpah, ia mampu produksi lebih dari 1 ton dalam sehari.

Baca Juga: Berkunjung ke Demak, Rombongan Komisi IV DPR RI Puji Ikan Asap Wonosari

"Kalau akhir kemarau, mungkin biasanya yang sudah terjadi ya sampai satu ton dua kuintal dalam sehari," ujarnya.

Zanib menjelaskan, untuk memproduksi ikan asin sebanyak itu, ia dibantu dengan 20 pekerja setiap harinya.

Baca Juga: Antusiasme Masyarakat Hadiri Pak Rahman dalam Peringatan Gerakan Pangan Murah di Semarang

Adapun untuk pemasaran sendiri, ikan asin hasil produksinya sudah sampai ke berbagai daerah di Jawa Tenga, baik itu disetorkan ke pasar-pasar maupun melalui pengepul.

"Banyak ya, kalau Jateng ada Solo, Magelang, Purworejo," jelas Zanib.

Baca Juga: Sejumlah Petambak Merugi Dampak Banjir Rob, Dinlutkan Salurkan Bantuan Bibit Ikan

Zanib menambahkan, harga ikan asin dari hasil produksinya cukup kompetitif di pasaran. Ia biasa menjual mulai dari harga Rp 15 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram.

"Tergantung (jenis ikan), ada yang Rp 35 ribu per Kg, ada yang Rp 50 ribu per Kg, ada yang Rp 80 ribu, ada yang Rp 15 ribu per Kg," pungkas Zanib. (ADV/Pemkab Demak) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.