Jateng

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Ribuan Warga Rembang Ikut Pelayanan KB Serentak

Afri Rismoko | 3 Oktober 2023, 13:56 WIB
Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Ribuan Warga Rembang Ikut Pelayanan KB Serentak

AKURAT.CO, Ribuan warga Kabupaten Rembang meramaikan Hari Kontrasepsi Sedunia dengan mengikuti program Keluarga Berencana (KB) yang digelar serentak pada Hari TNI ke-78, Selasa (3/10/2023). Kegiatan ini diselenggarakan di Klinik Pratama Kartika 23 milik Kodim Rembang dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB), Prapto Raharjo, serta Dandim 0720/Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak.

Warga dari lima kecamatan, yaitu Sulang, Lasem, Bulu, Kaliori, dan Sulang, aktif berpartisipasi dengan memasang alat kontrasepsi di Klinik Pratama Kartika.

Selain itu, penyelenggara juga membagikan paket sembako kepada peserta KB. Kepala Dinsos PPKB, Prapto Raharjo, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini, pelayanan KB serentak juga diberikan di beberapa puskesmas selain di Klinik Kodim.

"Kegiatan ini berlangsung mulai dari 26 September hingga 4 Oktober 2023, dengan target melayani 2396 akseptor," katanya.

Baca Juga: Ganjar Jajal Kereta Cepat Whoosh: Cepat Sekali Ya

Adapun jenis pelayanan KB yang diberikan dalam program ini meliputi Operasi Pria (MOP) sebanyak 1 akseptor, Metode Operasi Wanita (MOW) sebanyak 18 akseptor, IUD sebanyak 47 akseptor, implan sebanyak 320 akseptor, suntik sebanyak 1.307 akseptor, pil sebanyak 685 akseptor, dan kondom sebanyak 18 akseptor.

"Kabupaten Rembang telah mencapai zona kuning dengan mencapai 34 persen dari target jumlah akseptor. Jika ribuan akseptor yang ikut dalam kegiatan ini telah terlayani, maka kami perkirakan bahwa Rembang akan mencapai 50 persen dan berpotensi masuk dalam zona hijau. Saat ini, di Jawa Tengah, hanya Kendal yang telah mencapai zona hijau," ungkap Prapto Raharjo.

Sementara itu, Dandim 0720/Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak menyatakan bahwa kendali pertumbuhan penduduk merupakan salah satu kunci untuk memperbaiki kualitas kehidupan keluarga.

Baca Juga: Bea Cukai Kudus Gempur 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal Dalam Sepekan

"KB adalah salah satu cara untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Dengan KB, kita dapat merencanakan masa depan anak-anak kita dengan lebih baik, lebih sehat, dan lebih bahagia," katanya.

Dandim juga mengucapkan terima kasih kepada peserta KB yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan mengajak masyarakat yang belum memanfaatkan program ini untuk melakukan KB kapan saja, tidak hanya pada hari ini.

Ia menekankan bahwa program KB dengan dua anak cukup dapat menjadi solusi untuk mengurangi tekanan terhadap lahan pemukiman.

Warsini, seorang warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, merasa senang dengan layanan KB yang disediakan. Selain pelayanannya yang baik, ia juga mendapatkan sembako secara gratis.

Baca Juga: Unwahas dan Kemenpora Komitmen Ciptakan Pengusaha Muda

"Saya sudah pernah memasang implan sebelumnya, dan kali ini saya memasang lagi. Alhamdulillah, pelayanan sangat baik, gratis, dan kami bahkan mendapatkan camilan dan sembako," ungkap Warsini, yang telah memiliki dua anak.

Pada Hari Kontrasepsi Sedunia ini, warga Rembang memberikan dukungan kuat terhadap program KB sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A