Unwahas dan Kemenpora Komitmen Ciptakan Pengusaha Muda

AKURAT.CO, Pemerintah senantiasa mendorong kewirausahaan di kalangan generasi muda. Generasi muda didorong untuk mampu menjadi wirausaha baru yang unggul, inovatif, dan berdaya saing serta turut berperan dalam menciptakan lapangan pekerjaan.
Sehubungan dengan itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga kembali menyelenggarakan Kuliah Kewirausahaan Pemuda. Kali ini Kemenpora bekerjasama dengan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.
Kuliah Kewirausahaan Pemuda yang bertemakan “membangun Kewirausahaan melalui digital marketing” ini bertujuan untuk meningkatkan minat berwirausaha di kalangan pemuda sebagai salah satu upaya membangun ekosistem pengembangan Kewirausahaan pemuda di perguruan tinggi.
Baca Juga: Dinpertan Berikan Pelatihan Petani Tembakau Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Tembakau di Kuripan
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Raden Isnanta yang hadir secara virtual mengajak kaum muda untuk berwirausaha.
“Indonesia bisa menjadi bangsa yang hebat, karena secara keilmuan diakui oleh asing. Bicara wirausaha, tidak hanya dalam sektor ekonomi namun juga usaha dalam bidang pendidikan, budaya ataupun olahraga” terang Deputi Isnanta, Selasa (3/10/2023).
Deputi Isnanta menekankan perlunya tekad yang kuat untuk berusaha.
“Kita semua harus punya tekad yang hebat dan ide yang kreatif untuk bisa sukses dalam berusaha. Karena disini, di hari ini adik-adik mahasiswa bisa menemukan minat dan bakatnya yang dibantu oleh para ahli dan kemudian bagaimana minat bakat itu bisa tumbuh dan berkembang” tambahnya.
“Hari ini diskusi bersama para narasumber, adik-adik mahasiswa tolong diperhatikan secara seksama, tanyakan secara gamblang mumpung masih bisa bertemu. Bila perlu nanti ada stimulan dari Pak Asdep untuk menambah semangat adik-adik mahasiswa untuk berwirausaha,” tutur Deputi Isnanta.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Menggelar PIMA 2023, Total Hadiah Rp 210 Juta
Rektor Universitas Wahid Hasyim, Mudzakkir Ali menekankan pentingnya wirausaha karena merupakan model mencari rezeki para Nabi.
“Kalo bicara tentang kewirausahaan, ini memang sangat dianjurkan oleh ajaran kita, oleh Nabi kita Nabi Muhammad SAW. Didalam salah satu hadits dikatakan bahwa Kewirausahaan itu mengacu pada model mencari rezeki para Nabi. Kalo para nabi itu dalam mencari rezeki itu: cari kemudian makan hasil sendiri baik itu industri, pertanian ataupun peternakan,” tutur Muzakir Ali.
“Oleh karena itu ini sangat bagus sekali bahwa acara seminar ini mengajak para mahasiswa generasi muda untuk tidak bergantung pada orang lain, tidak tergantung pada pegawai negeri dan lain-lain tapi untuk bisa mandiri, berdiri diatas kaki sendiri. Mudah-mudahan semuanya sukses,” tambahnya.
Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Hendro Wicaksono yang hadir secara langsung mengatakan bahwa generasi muda perlu merubah mindset nya agar tidak lagi mencari kerja tapi menciptakan lapangan kerja.
“Tujuan kuliah Kewirausahaan pemuda ini diupayakan para pemuda untuk merubah mindset nya. Tidak lagi mencari kerja tapi menciptakan lapangan kerja. Karena dengan menjadi job creator masa depan bisa menjadi lebih cemerlang. Dengan pemuda yang banyak berusaha diharapkan bisa meningkatkan atau mendongkrak perekonomian bangsa,” terang Hendro.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ari Agung Nugraha Deputi Pegadaian, Yanuar Aris Budianto, CEO Energi Bangsa, M Tofik Maisur Komisaris PT Tekno Agung Makmur, Ratih Pratiwi dan Nur Rois.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








