Jateng

Siapa Bilang Jadi Ketua Kelompok PNM Mekaar Hanya Mengurus Angsuran Saja, Nyatanya Bisa Jalan-jalan serta Bertemu Pengusaha Top

Theo Adi Pratama | 30 Mei 2025, 09:21 WIB
Siapa Bilang Jadi Ketua Kelompok PNM Mekaar Hanya Mengurus Angsuran Saja, Nyatanya Bisa Jalan-jalan serta Bertemu Pengusaha Top

JATENG.AKURAT.CO, Banyak yang mengira tugas Ketua Kelompok di PNM Mekaar hanya sebatas mengatur pertemuan mingguan dan memastikan anggota bayar angsuran tepat waktu.

Tapi siapa sangka, posisi ini ternyata menyimpan segudang pengalaman istimewa yang tak ternilai—bahkan bisa bikin kamu keliling Indonesia dan belajar langsung dari para pengusaha inspiratif!

Seperti yang dialami langsung oleh 12 Ketua Kelompok Unggulan dari Cirebon dan 15 Ketua Kelompok Unggulan dari Padang yang baru saja mendapatkan reward spesial dari PNM.

Dalam program bertajuk #SehariBerbagiInspirasi, mereka mendapatkan kesempatan langka mengikuti studi banding langsung ke lokasi bisnis sukses.

Healing Sambil Belajar Bisnis, Siapa Bilang Nggak Bisa?

Para Ketua Kelompok dari Cirebon diajak berkunjung ke Pabrik Bolu Susu Lembang, tempat di mana mereka tidak hanya mencicipi lezatnya bolu terkenal itu, tapi juga menyerap ilmu dari dapur bisnisnya langsung.

Mereka belajar soal produksi, pengemasan, strategi pemasaran, hingga manajemen karyawan—ilmu yang jarang bisa didapat dari buku.

Sementara itu, peserta dari Padang mendapat pelatihan menenun di kerajinan songket milik nasabah sukses PNM Mekaar.

Di sini, mereka bukan cuma melihat prosesnya, tapi ikut mencoba menenun dan memahami bagaimana produk lokal bisa mendunia lewat inovasi dan ketekunan.

Cerita Ibu Nining dan Ibu Eva: Dari Komunitas ke Panggung Lebih Besar

Salah satu peserta, Ibu Nining Niana dari Cabang PNM Cirebon, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

"Buat saya ini kaya healing gratis dari PNM, belajar hal baru di luar rumah dan ketemu pengusaha yang keren," ujarnya antusias.

Ibu Nining yang memiliki produk unggulan Siwang (Terasi Bawang), mengaku makin termotivasi untuk mengembangkan usahanya setelah mengikuti program ini.

Sementara itu, Ibu Eva Marta dari Padang, juga tampak berseri-seri selama pelatihan menenun songket.

“Teman-teman yang ingin merasakan apa yang kami rasakan, ayo bayar angsuran tepat waktu, tidak menunggak, dan rajin melakukan pertemuan di dalam komunitas PNM Mekaar kita, terimakasih PNM” Ujarnya.

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Tapi Ilmu dan Jejaring Bisnis

Para Ketua Kelompok ini tidak hanya belajar teori. Mereka menyaksikan langsung bagaimana bisnis berskala besar dijalankan, melihat inovasi produk, dan menyerap ide-ide segar dari pelaku usaha sukses.

Mereka juga diajak dalam kegiatan wisata edukatif dan kunjungan pasar, untuk memperluas pandangan tentang tren usaha dan potensi pengembangan bisnis di daerah masing-masing.

Menurut Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, reward seperti ini diharapkan bisa menyalakan semangat para Ketua Kelompok untuk terus berbagi inspirasi dan ilmu di komunitas UMKM mereka.

“Saya harap sepulang dari program ini, para ibu membawa semangat dan ilmu baru yang bisa ditularkan ke sesama pengusaha di daerah masing-masing supaya kita bias maju sama-sama,” ungkapnya.

Jadi Ketua Kelompok? Jangan Diremehkan!

Program ini bukan yang pertama. Sebelumnya, PNM juga meluncurkan inisiatif #CariTauLangkahBaru yang bertujuan mengembangkan kapasitas para nasabah unggulan.

Program-program seperti ini membuktikan bahwa di PNM Mekaar, menjadi Ketua Kelompok adalah pintu menuju pengalaman luar biasa.

Jadi, masih menganggap jadi Ketua Kelompok itu cuma tugas tambahan? Faktanya, ini adalah kesempatan emas untuk berkembang, belajar, dan bahkan mendapatkan apresiasi luar biasa.

Kalau kamu bagian dari komunitas PNM Mekaar, siapa tahu giliranmu selanjutnya yang diajak berbagi inspirasi!

#PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.