Ubah Minuman Herbal Cair Menjadi Serbuk, Mahasiswa Unwahas Bantu UMKM di Kabupaten Kendal

AKURAT.CO, SEMARANG - Mahasiswa KKN XXX Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang di Desa Pakis, Kecamatan Limbangan, Kabupatan Kendal membuat inovasi minuman instan berbahan sereh dan jeruk nipis yang berkhasiat menjaga kesehatan tubuh. Minuman yang disebut seruni tersebut merupakan minuman lokal yang terbuat dari bahan herbal pilihan dikenal dengan rasanya yang lezat dan manfaat nutrisinya.
Minuman sehat tersebut mendapati kendala dalam masa penyimpanan yang pendek sehingga menjadi masalah dalam proses distribusi dan ketersediaanya. Hal tersebut menjadi tantangan baru untuk mahasiswa KKN XXX Unwahas di daerah tersebut.
Dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ernawati Budi Astuti SE MM dengan tekad dan semangat yang tinggi mereka menciptakan varian serbuk seruni yang inovatif, sehingga membantu dalam masa penyimpanan dan pendistribusian tanpa merusak rasa aslinya.
Baca Juga: Webinar Perselingkuhan ASN Trending di Twitter, KASN Terima Ratusan Laporan
“Sebelumnya mahasiswa kami ajarkan untuk cermat dalam mempelajari komponon seruni, kemudian mengembangkan proses khusus untuk mengubah minuman cair menjadi bentuk serbuk yang stabil,” ungkapnya.
Minuman seruni menjadi salah satu minunam favorit masyarakat sekitar, karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kolesterol dalam darah, dan meningkatkan kualitas tidur.
“terobosan ini memungkainkan para pecinta minuman seruni menikmati minuman favorit mereka dengan mudah tanpa khawatir tentang kerusakan atau keterbatasan ketersediaan,” pungkasnya.
Baca Juga: Merdeka Belajar Episode 26 Sudah Sesuai Kebutuhan Perguruan Tinggi
Sementara itu peluncuran dan launching seruni serbuk baru-baru ini telah dilaksanakan pada Sabtu (19/8/2023), serta dihadiri langsung oleh Camat Limbangan Alfebian Yulando ST MA, Kepala Desa Pakis Wibisono, Wakil Rektor IV bidang kerja sama Dr Ir Helmy Purwanto ST MT Sekretaris LPPM Unwahas Dr Darmanto ST M Eng serta seluruh anggota KKN XXX Desa Pakis, Limbangan.
Camat Limbangan, Alfebian Yulando ST MA memberikan apresiasi kepada para mahasiswa atas dedikasi, kreativitas, dan komitmen dalam menemukan solusi praktis yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Unwahas, selanjutnya kami membuka peluang kerja sama yang lebih luas untuk yang akan datang,” ungkapnya.
Hal yang disampaikan tersebut selaras dengan Kepala Desa Pakis Wibisono yang mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Unwahas karena telah memberikan dampak yang positif kepada UMKM di wilayahnya.
Baca Juga: Akselerasi Capaian UHC, BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar
Selanjutnya Unwahas merupakan perguruan tinggi yang telah memiliki Pusat Kajian Halal (PKH) untuk UMKM di Indonesia, sehingga kerja sama selanjutnya diharapkan Unwahas dapat berkontribusi dalam memberikan pendampingan sertifikasi halal untuk produk UMKM diwilayah Limbangan, hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor IV Unwahas bidang kerja sama Dr Ir Helmy Purwanto ST MT.
“UMKM di wilayah Pakis dapat bekerja sama dengan kami untuk mendapatkan pendampingan PIRT dan setifikat halal,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless





