Soulog Sense Resmi Meluncur, Perekam Suara AI Ini Bisa Mengingat Percakapan hingga 50 Jam

JATENG.AKURAT.CO, Soulog resmi memperkenalkan Sense, perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu pengguna merekam, memahami, dan mengelola percakapan dalam kehidupan sehari-hari.
Berbeda dari perekam suara konvensional, perangkat ini mengandalkan sistem memori digital yang mampu menghubungkan rekaman dengan berbagai informasi terkait.
Soulog Sense tidak hanya berfungsi untuk menyimpan percakapan, tapi juga terintegrasi dengan aplikasi Soulog yang dapat mengolah rekaman menjadi transkrip, ringkasan pembahasan, hingga daftar tugas yang perlu ditindaklanjuti.
Pendekatan tersebut membuat Soulog Sense ditujukan bagi pengguna yang sering berhadapan dengan banyak informasi, mulai dari profesional, jurnalis, pekerja kreatif, hingga mahasiswa dan peneliti.
Soulog Sense Mengubah Rekaman Suara Menjadi Memori Digital
Salah satu keunggulan utama Soulog Sense terletak pada kemampuannya menghubungkan percakapan dengan konteks yang relevan.
Melalui aplikasi Soulog, pengguna dapat mengakses kembali rekaman beserta materi pendukungnya tanpa harus mencari satu per satu berkas yang tersimpan.
Aplikasi tersebut menyediakan transkrip percakapan, fitur Recap untuk merangkum pembahasan, serta daftar tugas atau to-do list.
Pengguna juga dapat menelusuri informasi berdasarkan lokasi dan urutan waktu melalui fitur Map & Timeline.
Selain itu, terdapat fitur Space yang berfungsi mengelompokkan percakapan dengan dokumen maupun berkas pendukung.
Dengan sistem ini, informasi dari berbagai sumber dapat disusun menjadi satu kumpulan konteks yang lebih mudah dipahami dan digunakan kembali.
Soulog menyediakan transkripsi gratis tanpa batas. Namun, sejumlah kemampuan AI tambahan memerlukan langganan berbayar.
Perekaman Praktis dengan Tombol Fisik dan Fitur Rewind
Soulog merancang Sense agar mudah digunakan tanpa perlu terus-menerus membuka aplikasi.
Pengguna cukup menggeser sakelar fisik pada perangkat untuk memulai perekaman.
Ketika menemukan informasi penting di tengah percakapan, pengguna dapat menandai momen tersebut hanya dengan satu sentuhan.
Aplikasi Soulog juga mendukung penambahan catatan, foto, dan dokumen untuk melengkapi informasi yang direkam.
Fitur lain yang menarik adalah Rewind, yang mampu menyimpan hingga 30 menit audio sebelumnya.
Fitur ini dapat membantu pengguna menangkap kembali bagian percakapan yang baru saja terjadi tanpa harus memulai perekaman secara manual pada saat yang tepat.
Meski demikian, Rewind memiliki sejumlah ketentuan. Perangkat Sense harus dalam kondisi menyala, fitur perlu diaktifkan terlebih dahulu, dan perekaman hanya berjalan selama periode waktu yang telah diatur pengguna.
Bisa Membuat Proposal, Ringkasan, hingga Laporan Berbasis AI
Soulog Sense juga dirancang untuk membantu pengguna mengubah informasi menjadi hasil kerja yang lebih konkret.
Melalui fitur Artifacts, pengguna dapat menyusun dokumen yang bisa diedit, seperti proposal, ringkasan, dan laporan.
Materi tersebut dapat dibuat berdasarkan percakapan serta informasi lain yang telah dikumpulkan dalam sistem Soulog.
Perusahaan juga mendukung integrasi melalui Model Context Protocol (MCP). Dengan mekanisme ini, alat AI yang kompatibel dapat mengakses konteks yang tersedia di Soulog, sehingga informasi dari percakapan sebelumnya berpotensi dimanfaatkan dalam alur kerja AI lainnya.
Kemampuan tersebut membuat Sense bukan sekadar perangkat perekam, tetapi bagian dari sistem pengelolaan pengetahuan pribadi yang membantu pengguna mengubah informasi menjadi dokumen dan pekerjaan yang lebih terstruktur.
Spesifikasi Soulog Sense: Mikrofon Ganda dan Penyimpanan 8 GB
Dari sisi perangkat keras, Soulog Sense hadir dengan desain ringkas yang dirancang agar mudah dibawa saat beraktivitas.
Berikut spesifikasi utama Soulog Sense berdasarkan informasi yang diumumkan perusahaan:
*Dimensi: sekitar 4,0 × 2,5 × 0,12 inci.
*Bobot: sekitar 45 gram.
*Penyimpanan internal: 8 GB.
*Mikrofon: dua mikrofon MEMS.
*Komponen pemrosesan: VPU.
*Jangkauan penangkapan suara: hingga sekitar 4,8 meter.
*Daya tahan baterai: hingga 50 jam perekaman terus-menerus.
*Port pengisian daya: USB-C.
Kombinasi dua mikrofon MEMS dan VPU dirancang untuk mendukung proses penangkapan suara.
Sementara itu, kapasitas penyimpanan 8 GB menyediakan ruang untuk menyimpan data rekaman pada perangkat.
Soulog mengklaim Sense mampu melakukan perekaman terus-menerus hingga 50 jam dalam kondisi baterai penuh.
Namun, durasi penggunaan sebenarnya dapat berbeda bergantung pada pengaturan, pola pemakaian, dan kondisi operasional perangkat.
Pengisian USB-C, Tidak Perlu Dok Khusus
Salah satu aspek yang membedakan Soulog Sense dari sejumlah perangkat perekam AI lainnya adalah penggunaan port USB-C standar.
Pengguna tidak perlu bergantung pada dok pengisian daya khusus untuk mengisi baterainya.
Pendekatan ini membuat pengisian daya lebih praktis karena kabel USB-C umum dapat digunakan.
Soulog menyebut pengisian selama 10 menit dapat mendukung sekitar delapan jam penggunaan dalam pola aktivitas kerja sehari-hari.
Angka tersebut merupakan perkiraan dan dapat berubah sesuai kondisi perangkat serta intensitas pemakaian.
Dukungan pengisian cepat ini dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna yang mengandalkan perekam suara sepanjang hari dan tidak selalu memiliki waktu untuk mengisi daya dalam durasi panjang.
Soulog Mengklaim Data Pengguna Dienkripsi
Karena dirancang untuk merekam percakapan dan menyimpan informasi pribadi, aspek keamanan data menjadi bagian penting dari Soulog Sense.
Soulog menyatakan, bahwa audio pengguna dienkripsi saat berada di perangkat, selama proses transfer, dan ketika disimpan di layanan cloud.
Sinkronisasi ke cloud juga memerlukan aktivasi dari pengguna.
Perusahaan turut menyatakan bahwa konten pengguna tidak dijual dan tidak digunakan untuk melatih model AI.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memahami pengaturan privasi, penyimpanan, dan sinkronisasi sebelum menggunakan perangkat untuk percakapan sensitif.
Penggunaan perekam suara dalam rapat, wawancara, atau percakapan pribadi juga sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan persetujuan pihak yang terlibat serta aturan yang berlaku.
Siapa yang Cocok Menggunakan Soulog Sense?
Soulog membidik sejumlah kelompok pengguna yang membutuhkan cara lebih praktis untuk mengelola informasi.
Pertama, kalangan profesional seperti pengacara, konsultan, manajer produk, dan jurnalis yang harus menangani banyak percakapan, rapat, serta catatan dalam satu hari.
Kedua, pekerja kreatif yang kerap mendapatkan ide secara spontan dan membutuhkan cara untuk menghubungkan berbagai gagasan menjadi konsep yang lebih matang.
Ketiga, mahasiswa dan peneliti yang perlu mengolah materi kuliah, diskusi, maupun wawancara menjadi catatan, rangkuman, dan dokumen tertulis.
Dengan menggabungkan perekaman audio, transkripsi, ringkasan AI, pengelompokan konteks, dan pembuatan dokumen, Soulog Sense berusaha menjawab persoalan yang sering muncul dalam aktivitas sehari-hari, yakni banyaknya informasi yang mudah terlupakan atau sulit ditemukan kembali.
Bagi pengguna yang ingin mengembangkan sistem kerja berbasis memori digital, Soulog Sense menawarkan pendekatan yang lebih luas dibandingkan perekam suara biasa.
Informasi mengenai harga, ketersediaan, dan opsi pembelian dapat diperiksa melalui situs resmi Soulog atau kanal penjualan Amazon apabila produk tersebut tersedia di wilayah pengguna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Prediksi Skor Madura United vs Persib: Ketajaman Dimitar Mitkov Jadi Ancaman, Ini yang Diwaspadai Igor Tolic
- 3Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 4Pentingnya Ketajaman Intuisi untuk Menghadapi Dinamika Kehidupan
- 5Prediksi Madura United vs Persib: Balsa Sekulic Starter, Mitkov Kembali Jadi Ancaman
- 626 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur AI dan Kabel Laut untuk Perluas Konektivitas Digital Indonesia
- 7Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Demak, Grobogan, dan Semarang, Saldo Rekening Rp2,46 Miliar Diblokir
- 8Livia Stevenson Buka Keran Emas Kota Semarang di Porprov Jateng 2026, Disiplin Latihan Jadi Kunci
- 9iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Tersedia, Telkomsel Tawarkan Bundling Halo dan SIMPATI hingga Diskon Rp1 Juta
- 10Mahjong Rooftop Clash di Semarang, Louis Kienne Hotel Hadirkan Ruang Hangout dan Kolaborasi Komunitas



