Xiaomi Luncurkan Power Bank Magnetik 10.000mAh 45W, Super Tipis dengan Baterai Silikon-Karbon

JATENG.AKURAT.CO, Xiaomi kembali menghadirkan aksesori pengisian daya terbaru melalui peluncuran 10000mAh 45W Ultra-Thin Magnetic Power Bank (WPB1026S) di China.
Power bank magnetik ini menawarkan kapasitas baterai 10.000mAh, pengisian cepat hingga 45W, serta desain ultra-tipis yang mengandalkan teknologi baterai silikon-karbon.
Produk terbaru Xiaomi tersebut kini tersedia melalui platform Xiaomi Youpin dengan harga 399 yuan atau sekitar US$60.
Kehadirannya menyusul peluncuran model WPB1025S yang membawa spesifikasi serupa pada awal tahun ini.
Salah satu daya tarik utama perangkat ini adalah penggunaan baterai silikon-karbon yang memungkinkan kapasitas besar dikemas dalam bodi lebih ringkas.
Selain mendukung pengisian daya menggunakan kabel USB-C, perangkat ini juga dilengkapi fitur pengisian nirkabel magnetik untuk smartphone yang kompatibel.
Spesifikasi Xiaomi 10000mAh 45W Ultra-Thin Magnetic Power Bank
Dari segi desain, Xiaomi menggunakan material paduan aluminium untuk membungkus komponen power bank.
Perangkat ini memiliki dimensi 102 x 70,5 x 13,2 mm dengan bobot sekitar 195 gram.
Xiaomi menawarkan dua pilihan warna, yakni perak-putih dan abu-abu gelap matte.
Dengan ketebalan hanya 13,2 mm, power bank ini dirancang agar mudah dibawa di dalam tas maupun saku tanpa memakan banyak ruang.
Di balik bodinya, Xiaomi menyematkan dua sel baterai berkapasitas masing-masing 5.000mAh sehingga menghasilkan kapasitas total 10.000mAh.
Kedua sel tersebut menggunakan anoda silikon-karbon dengan kandungan silikon mencapai 16 persen.
Teknologi ini menghasilkan kepadatan energi sebesar 840 Wh/L, memungkinkan kapasitas baterai besar tetap dikemas dalam ukuran yang lebih ringkas.
Menurut Xiaomi, penggunaan teknologi baterai tersebut membuat produk ini 35 persen lebih kecil, 43 gram lebih ringan, dan 6,6 mm lebih tipis dibandingkan power bank magnetik 10.000mAh dengan pengisian 33W generasi sebelumnya.
Mendukung Pengisian Cepat Kabel 45W
Untuk kebutuhan pengisian daya menggunakan kabel, Xiaomi membekali perangkat ini dengan satu port USB-C yang mendukung output hingga 45W.
Sementara itu, daya input untuk mengisi ulang power bank mencapai 30W.
Dukungan daya tersebut memungkinkan pengguna mengisi perangkat yang kompatibel dengan lebih cepat dibandingkan power bank konvensional berdaya rendah.
Xiaomi juga menyertakan kompatibilitas dengan sejumlah protokol pengisian daya populer, termasuk USB Power Delivery 3.0 dengan PPS, Quick Charge 3.0, dan Apple 2.4A.
Dengan dukungan berbagai standar tersebut, power bank ini dapat digunakan untuk mengisi beragam perangkat elektronik yang kompatibel, mulai dari smartphone hingga aksesori lainnya.
Pengisian Nirkabel Magnetik hingga 20W
Selain pengisian melalui kabel, Xiaomi 10000mAh 45W Ultra-Thin Magnetic Power Bank menawarkan bantalan pengisian nirkabel magnetik dengan output maksimal 20W.
Namun, kecepatan tersebut hanya tersedia pada perangkat yang mendukung standar dan daya pengisian yang sesuai.
Xiaomi menyebut smartphone dari seri Xiaomi 15 dan Xiaomi 17 sebagai perangkat yang dapat memanfaatkan kemampuan pengisian nirkabel berdaya tinggi tersebut.
Sementara itu, untuk perangkat Apple seperti iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone Air, pengisian nirkabel dibatasi pada daya standar 7,5W.
Power bank ini juga memungkinkan pengguna mengisi dua perangkat sekaligus melalui koneksi kabel dan nirkabel.
Meski demikian, ketika kedua metode digunakan bersamaan, total output daya gabungan dibatasi hingga 15W.
Fitur tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin mengisi daya smartphone dan perangkat lain secara bersamaan, meskipun kecepatan pengisian akan menyesuaikan batas daya yang tersedia.
Dilengkapi Pemantauan Kesehatan Baterai
Keunggulan lain Xiaomi 10000mAh 45W Ultra-Thin Magnetic Power Bank terletak pada sistem manajemen informasi baterainya.
Melalui koneksi USB-C ke komputer, pengguna dapat mengakses informasi teknis mengenai kondisi dan kinerja baterai.
Data yang tersedia mencakup suhu baterai, voltase, informasi manufaktur, status pengoperasian, hingga catatan aktivitas yang tidak normal.
Fitur pemantauan ini memberikan informasi lebih terperinci mengenai kondisi perangkat, sehingga pengguna dapat mengetahui berbagai parameter operasional baterai.
Untuk menjaga stabilitas suhu selama penggunaan, Xiaomi mengandalkan chip pengontrol suhu NTC, lapisan pembuangan panas berbahan graphene, serta material silikon termal.
Kombinasi komponen tersebut dirancang untuk membantu mengendalikan panas saat proses pengisian daya berlangsung, terutama ketika power bank digunakan pada tingkat daya tinggi.
Perangkat ini juga disebut memenuhi standar keselamatan baterai portabel China GB 47372-2026.
Dengan kapasitas energi di bawah 100Wh, power bank tersebut berada dalam batas kapasitas yang umum digunakan untuk perangkat baterai portabel yang dibawa dalam penerbangan.
Namun, ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan tetap perlu diperiksa sebelum bepergian.
Harga Xiaomi 10000mAh 45W Ultra-Thin Magnetic Power Bank
Di pasar China, Xiaomi memasarkan power bank magnetik ultra-tipis ini dengan harga 399 yuan, setara sekitar US$60.
Harga tersebut merupakan harga pasar China dan belum dapat dijadikan patokan harga resmi apabila produk ini nantinya dipasarkan di Indonesia.
Belum ada informasi mengenai jadwal peluncuran maupun harga resmi untuk pasar Indonesia.
Sebagai informasi tambahan, Xiaomi juga baru-baru ini memperkenalkan power bank berkapasitas 10.000mAh dengan pengisian cepat 55W.
Model tersebut memiliki kabel USB-C yang dapat ditarik kembali atau retractable serta layar pintar bawaan untuk menampilkan informasi perangkat.
Kehadiran dua produk ini memperlihatkan pendekatan Xiaomi dalam mengembangkan power bank dengan kapasitas besar, pengisian daya lebih cepat, dan fitur yang semakin praktis.
Khusus model WPB1026S, kombinasi baterai silikon-karbon, bodi ultra-tipis, dan pengisian nirkabel magnetik menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang membutuhkan sumber daya portabel untuk aktivitas sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Drama VAR! Persib vs Dewa United, Maung Dibikin Geram! Penalti di Akhir Laga Tak Diberikan
- 2Prediksi Skor Deltras FC vs Persela Lamongan: Duel Sengit Perebutan Puncak Klasemen Pegadaian Championship 2026/27
- 3MotoGP Mandalika 2026: Acosta dan Marquez Saling Memberi Posisi demi Hindari Penalti
- 4Semarang Heritage Night Run 2026 Hadirkan Sensasi Lari Malam di Tengah Kekayaan Budaya Kota Lama
- 5Polda Jateng bersama BNN dan POM Lakukan Operasi Sarang Narkoba Serentak, Ribuan Pil Diamankan
- 6DPP Unnes Kucurkan Beasiswa Rp 3,38 Miliar untuk 530 Mahasiswa Kurang Mampu
- 7Tiga Hari Kendalikan Bara TPA Jatibarang, Pemkot Semarang Terapkan Teknologi Thermal
- 8PSIS Semarang Bidik Kemenangan Keempat, Misi Tekuk Persiraja Bidik Pemuncak Klasemen Grup A!
- 9Ofero Ride Fest 2026 Hadir di Semarang, Kenalkan Motor Listrik Carria 1 dengan Jarak Tempuh 130 Kilometer
- 10Asus ProArt P16 dan P14 Resmi Meluncur, Bawa Nvidia RTX Spark dan Layar OLED 120Hz





