Jateng

Jangan Sampai Kehabisan Spot! 6 Tips Jitu dan Gampang Mendaki Gunung Saat Peak Season Liburan, Wajib Sabar dan Berangkat Pagi Buta!

Theo Adi Pratama | 28 Oktober 2025, 16:00 WIB
Jangan Sampai Kehabisan Spot! 6 Tips Jitu dan Gampang Mendaki Gunung Saat Peak Season Liburan, Wajib Sabar dan Berangkat Pagi Buta!

JATENG.AKURAT.CO, Halo, Sobat Pendaki! Musim liburan tiba, dan itu artinya... Jalur Gunung Penuh Sesak! Mendaki saat ramai memang punya tantangan tersendiri; mulai dari antrean panjang di pos registrasi, rebutan spot camp, hingga hilangnya ketenangan alam yang biasa kita cari.

Tapi jangan khawatir! Dengan perencanaan yang tepat dan mental yang siap, kamu tetap bisa menikmati petualangan mendakimu. Yuk, simak 6 tips ampuh untuk menaklukkan gunung di tengah keramaian peak season!

1. Berangkat Lebih Awal (Pagi Buta adalah Kunci!)

Ini adalah strategi paling krusial! Memulai pendakian jauh lebih awal, bahkan sebelum matahari terbit, akan memberimu keuntungan besar:

  • Jalur Sepi: Kamu bisa mendaki dengan ritme yang stabil tanpa harus terjebak di belakang rombongan besar.
  • Udara Segar: Kualitas udara pagi hari jauh lebih segar dan dingin.
  • Bonus Foto: Peluangmu mendapatkan spot foto sunrise yang legendaris tanpa harus bersaing dengan puluhan orang lain jauh lebih besar.

2. Siapkan Mental dan Skill Sabar Level Dewa

Gunung yang ramai adalah ujian kesabaran yang sesungguhnya. Kamu harus siap menghadapi:

  • Antrean panjang di jalur sempit (bottleneck).
  • Area camp yang padat dan tenda yang berdempetan.
  • Suasana yang tidak se-hening biasanya.

Triknya: Anggap semua itu sebagai bagian dari pengalaman dan dinamika keramaian. Jangan mudah terpancing emosi, nikmati saja prosesnya!

3. Jaga Etika dan Kontrol Volume Suara (Hormati Alam dan Orang Lain)

Alam terbuka memiliki efek gema. Suara bising, tawa keras, atau musik yang terlalu kencang dapat sangat mengganggu pendaki lain, terutama di jalur pendakian yang sempit dan malam hari.

  • Etika Dasar: Selalu hormati pendaki lain. Turunkan volume suaramu, terutama saat memasuki area camp atau saat berpapasan. Ingat, sebagian orang mendaki untuk mencari ketenangan.

4. Amankan Tempat Camp Lebih Dulu (Jangan Sampai Telat!)

Jika kamu berencana menginap, tiba di area camp sebelum sore hari adalah keharusan. Spot terbaik—yang datar, aman dari angin, dan jauh dari jalur lalu lalang orang—akan cepat terisi.

  • Tips Cepat: Setelah berhasil mendapatkan spot, segera dirikan tenda atau shelter agar areamu teramankan. Semakin sore kamu tiba, semakin sulit dan semakin jauh spot yang bisa kamu dapatkan.

5. Bawa dan Pulangkan Sampah Sendiri (Prinsip No Trace)

Keramaian selalu berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah. Prinsip "Bawa Naik, Bawa Turun" harus menjadi harga mati.

  • Aksi Nyata: Jangan hanya peduli dengan sampahmu sendiri. Jika kamu melihat sampah yang ditinggalkan orang lain di jalur, ambillah dan bawa turun. Ingat, gunung tidak memiliki petugas kebersihan; kitalah ranger-nya.

6. Jangan Memaksakan Diri (Keselamatan Nomor Satu)

Saat jalur pendakian ramai dan sempit, godaan untuk menyalip (overtake) atau terburu-buru mengejar summit memang besar.

  • Prioritaskan Keselamatan: Di jalur menanjak yang sempit, mendahului orang lain secara terburu-buru bisa memicu bahaya dan kecelakaan, baik untuk dirimu maupun pendaki lain. Pertahankan kecepatan kelompokmu, berikan jalan pada yang lebih cepat jika ada spot lebar, dan nikmati perjalanan. Tujuan utama mendaki adalah selamat kembali pulang.

Selamat mendaki dan semoga kamu mendapatkan view terbaik di liburan kali ini! Jaga selalu kebersihan dan etikamu, ya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.