Jateng

Punya Gejala GERD, Coba 5 Cara Ini Atasi GERD Tanpa Harus Minum Obat

Arixc Ardana | 14 Oktober 2024, 21:55 WIB
Punya Gejala GERD, Coba 5 Cara Ini Atasi GERD Tanpa Harus Minum Obat

AKURAT.CO JATENG - Punya Gejala GERD, Coba 5 Cara Ini Atasi GERD Tanpa Harus Minum Obat. 

Masyarakat sering menyamakan penyakit GERD dengan maag karena sama-sama mengalami permasalahan pada organ lambung.

Mengutip laman resmi Kemenkes, maag akut adalah peradangan dan pembengkakan yang terjadi di lapisan lambung secara tiba-tiba yang mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa, namun sifatnya sementara.

Baca Juga: 4 Manfaat Makan Daging Dada Ayam, Baik untuk Kesehatan Jantung dan Tinggi Protein

Melansir dari beberapa jurnal kesehatan, penyakit maag hanya terjadi di lambung saja dengan gejala seperti nyeri ulu hati, begah, mual, muntah, kembung, cepat kenyang dan sendawa. Sedangkan gejala utama dari GERD adalah rasa panas di dada dan mulut terasa pahit. 

Orang bisa kena GERD dan maag sekaligus tapi kalau murni GERD, biasanya tidak ada gejala-gejala di lambung.

Studi menunjukkan bahwa perubahan pola makan adalah pengobatan lini pertama GERD, bukan obat resep. 

Terapi non farmakologis, seperti manajemen pola makan, saat ini dianggap sebagai cara terbaik untuk mengelola GERD.

Baca Juga: 3 Cara Sehat Konsumsi Telur Agar Terhindar dari Resiko Kesehatan Karena Kolesterol Tinggi

Dalam jurnal Current Medicinal Chemistry pada 2019 juga menunjukkan pengobatan terbaik untuk penderita GERD mencakup perubahan gaya hidup.

Gaya hidup yang sering memakan makanan tinggi lemak, kopi, coklat, makanan pedas, dan alkohol bisa meningkatkan asam lambung.

Ahli gastroenterologi dan profesor kedokteran di Harvard Medical School Dr. Jacqueline Wolf merekomendasi 4 cara untuk mengobati GERD tanpa obat, berikut caranya:

  1. Jangan minum minuman bersoda

Minuman bersoda membuat Anda menjadi bersendawa karena gas yang dimilikinya. 

Hal itu dapat membantu mengirimkan asam ke kerongkongan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda minum air biasa saja daripada meminum minuman bersoda.

  1. Hindari makanan pemicu GERD

Apabila Anda memiliki resiko asam lambung, anda disarankan untuk tidak mengonsumsi beberapa makanan yang dapat memicu hal tersebut. 

Adapun beberapa makanan yang memicu refluks, yakni makanan jenis mint, makanan berlemak, makanan pedas, tomat, bawang merah, bawang putih, kopi, teh, coklat, dan alkohol.

  1. Jangan tidur setelah makan

Anda disarankan untuk tidur tiga jam setelah makan. Itu artinya, anda tidak boleh tidur siang setelah makan siang, dan tidak boleh makan malam atau ngemil tengah malam karena dapat memicu anda mengantuk dan langsung tertidur.

  1. Tidur dengan posisi miring

Secara ideal, posisi kepala Anda harus 6 hingga 8 inci lebih tinggi dari kaki Anda. Kondisi ini dapat dilakukan dengan menyediakan penyangga "ekstra tinggi" pada bagian tempat tidur yang menopang kepala Anda. 

Dr.Wolf tidak menyarankan untuk membuat ganjalan dengan menumpuk bantal karena menurutnya itu tidak akan membantu kondisi yang Anda butuhkan.

Baca Juga: Pakar Hukum Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Bedah Visi Misi Jaguar, Beri Wawasan Bagi Masyarakat

  1. Turunkan berat badan jika disarankan

Tubuh yang memiliki berat badan berlebihan berpotensi menyebarkan struktur otot yang menopang sfingter esofagus bagian bawah yang dapat mengurangi tekanan yang menahan sfingter agar tetap tertutup. 

Kondisi ini dapat menyebabkan asam lambung naik dan mulas. Untuk itu, apabila Anda disarankan untuk menurunkan berat badan, itu adalah pilihan yang dapat Anda coba.

*** 

 





Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.