Mendalami Wanita Tercantik Dalam Sejarah Kuno: Mengenal 7 Cleopatra dari Mesir dan Perannya Dalam Peradaban Kuno

AKURAT.CO, Peradaban kuno memiliki banyak wanita terkenal yang cantik, cerdas, dan berani.
Sejarah membuktikan keberadaan para wanita cantik tersebut dalam bentuk buku dan sastra.
Banyak dari wanita ini bahkan masih disebutkan dalam budaya-budaya populer. Saat ini, mereka masih digambarkan sebagai inspirasi bagi dunia.
Salah satu yang melekat dalam dunia sejarah kuno peradaban manusia sebagai salah satu wanita tercantik yaitu Cleopatra.
Cleopatra bahkan merupakan ikon budaya kecantikan feminine yang palin terkenal sepanjang sejarah peradaban manusia.
Namun tahukah kamu ternyata Cleopatra itu ada tujuh orang dan masing-masing dari Cleopatra ini ternyata memiliki perannya masing-masing pada masanya, walau yang dikenal dalam sejarah adalah Cleopatar VII.
Berikut deretan Cleopatra yang ada dalam sejarah mesir kuno yang perlu kamu pahami:
Cleopatra I
Cleopatra pertama menjadi Ratu Mesir pada tahun 193 Sebelum Masehi, melalui pernikahannya dengan Ptolemaios V.
Ia adalah seorang putri dari Kekaisaran Seleukia. Pernikahannya berfungsi untuk menyegel Perdamaian Lysimacheia, mengakhiri perang dan konflik antara Suriah dan Mesir.
Perjanjian tersebut juga memastikan bahwa Mesir tetap netral selama pertempuran antara Suriah dan Romawi.
“Ia menjadi ratu pertama yang memerintah tanpa suami sebagai wali bersama untuk putranya, Ptolemaios VI,” ungkap Bogaard. Dua anaknya yang lain bernama Cleopatra II dan Ptolemaios VIII.
Cleopatra II
Ini adalah kisah ibu dan anak yang bermasalah. Menikah dengan Ptolemaios VI, Cleopatra II memerintah dari 175-116 Sebelum Masehi. Keempat anaknya adalah Ptolemaios Eupator, Cleopatra 3, Ptolemaios VII, dan Cleopatra Thea.
Ketika putrinya menikah dengan saudara laki-lakinya Ptolemeus VIII, dia memutuskan untuk mengusir mereka dari Mesir lewat perang saudara.
Bertahun-tahun kemudian dia berdamai dengan kedua anaknya dan memerintah sampai akhir hayatnya.
Cleopatra III
Setelah kematian ibunya, Cleopatra III menggantikan kekuasaannya bersama suami dan anak-anaknya Ptolemaios IX Philometor Soter, Ptolemaios X Alexander 1, Cleopatra Selene, Cleopatra IV dan Cleopatra Tryphaena.
Dengan pemerintahan yang sangat bermasalah, dia terus-menerus berbalik melawan anak-anaknya sendiri.
Pada akhirnya, sang ratu tewas dibunuh oleh salah satu anaknya.
Cleopatra IV
Putri Raja Ptolemaios VIII dan Cleopatra III, ia menikah dengan saudara laki-lakinya Ptolemaios IX Soter.
Tetapi pernikahan itu tidak berhasil. Pasalnya, sang ibu, karena takut akan pengaruh yang mungkin dimiliki keduanya, memaksa putranya untuk menolaknya.
Ptolemaios IX akhirnya menikahi Cleopatra Selene yang lebih mudah untuk dipengaruhi.
Cleopatra IV kemudian meninggalkan Mesir dan menjadi permaisuri Suriah.
Cleopatra V
Ini adalah Cleopatra Selene, yang menikahi Ptolemaios IX atas perintah ibunya.
Cleopatra V menikah tiga kali lagi dan semua suaminya tewas dalam pertempuran.
Pada 75 Sebelum Masehi, dia mencoba menjadikan putranya Antiokhus Asia sebagai raja Suriah.
Namun upayanya tidak berhasil karena raja lokal Tigranes I mengalahkan pasukannya dan membunuhnya pada 69 Sebelum Masehi.
Cleopatra VI
Putri Cleopatra V dan Ptolemaios XII, dia adalah ibu dari Epiphanes IV, kakak perempuan Cleopatra yang sangat kita kenal.
Hidupnya menjadi misteri bagi para peneliti. Pasalnya, setelah putrinya lahir pada tahun 69 Sebelum Masehi, ia menghilang dari catatan resmi.
Cleopatra VII
Yang terakhir, Cleopatra VII, adalah yang paling terkenal, berkat hubungan romantisnya dengan Julius Caesar dan Mark Antony.
Sepanjang masa pemerintahan, Cleopatra dan Ptolemaios memperebutkan tahta.
Cleopatra VII berbagi tahta dengan kakaknya, Ptolemeus XIII, dengan banyak konflik antara saudara laki-laki yang juga menikah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah







