Mengungkap Sisi Misteri dan juga Legenda Arca Dwarapala: Penjaga Setia Pada Bangunan Suci

AKURAT.CO Misteri, Dari candi hingga rumah mewah, arca dwarapala selalu menjadi penjaga setia pada pintu gerbang yang penting.
Dengan wajah yang garang dan senjata yang dipegang teguh, mereka menjaga kesucian dan keamanan tempat-tempat suci.
Namun, di balik keberadaan mereka, terdapat mitos dan cerita yang menarik untuk diungkap.
1. Tobatnya Sang Pelahap Manusia
Dalam tradisi Buddhisme, terdapat cerita tentang raksasa yang ganas dan gemar memangsa manusia.
Ketika Sang Buddha datang dan menyampaikan ajaran dharma, raksasa tersebut bertobat dan menjadikan dirinya penjaga bangunan suci.
Kisah ini mengilhami keberadaan dwarapala di banyak candi Buddha seperti Candi Plaosan, Candi Sewu, dan Candi Sojiwan.
2. Kisah Dwarapala Versi Hindu
Dalam tradisi Hindu, dwarapala adalah yaksa, roh yang ditakuti di kalangan masyarakat asli India.
Mereka dipuja sebagai penguasa alam dan menjaga gerbang negeri para dewa.
Baca Juga: Mengungkap Misteri yang Menyelimuti Sungai Ketiwon: Mitos Buaya Putih dan Naga Raksasa
Wajah mereka yang seram digambarkan untuk menakut-nakuti siapa pun yang berniat buruk.
Kisah dwarapala ini terkait erat dengan candi Hindu seperti Candi Penataran dan Candi Singosari di Jawa Timur.
3. Migrasi Para Dwarapala
Selain sebagai penjaga, dwarapala juga menjadi petunjuk tentang siapa yang membangun sebuah candi.
Di candi buatan istana, dwarapala digambarkan dengan pakaian mewah, sementara di candi yang dibangun oleh non-istana, mereka digambarkan dengan sederhana.
Dwarapala menyebar dari India ke berbagai negara di Asia, mengalami variasi dalam penampilan dan namanya, seperti Nio di Jepang, Heng Ha Er Jiang di Tiongkok, dan Narayeongeumgang di Korea.
Baca Juga: Mengungkap Misteri serta Keangkeran yang Menyelimuti di Balik Keindahan Alam di Pantai Pangandaran
Dengan keberadaan mereka, arca dwarapala tidak hanya menjadi penjaga fisik, tetapi juga simbol spiritual dan budaya yang kaya.
Melalui mitos dan cerita-cerita di balik mereka, kita dapat memahami lebih dalam tentang warisan spiritual yang ditinggalkan oleh nenek moyang kita, serta keragaman kepercayaan dan budaya yang melingkupi Asia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 8Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






