Jateng

Sejarah Penting yang Diperingati pada Tanggal 27 Januari: Dari Kiprah Museum Rekor Indonesia Hingga Hari Peringatan Holocaust Internasional

Theo Adi Pratama | 27 Januari 2024, 09:37 WIB
Sejarah Penting yang Diperingati pada Tanggal 27 Januari: Dari Kiprah Museum Rekor Indonesia Hingga Hari Peringatan Holocaust Internasional

AKURAT.CO Sejarah, Setiap tanggal 27 Januari di kalender Masehi menjadi saksi sejumlah peristiwa bersejarah yang layak diperingati.

Pada tahun 2024, tanggal ini jatuh pada hari Sabtu, pekan keempat bulan Januari, dan merupakan hari ke-27 dalam kalender Gregorian.

Berikut adalah lima momen penting yang diperingati pada tanggal 27 Januari:

Baca Juga: Sejarah Alat Musik Tradisional: Aramba, Keajaiban Alat Musik Nusantara yang Terlupakan

1. HUT Museum Rekor Indonesia (MURI)

Tanggal 27 Januari menjadi momen spesial bagi Museum Rekor Indonesia (MURI).

MURI didirikan pada tanggal tersebut pada tahun 1990 di kawasan perindustrian Jamu Jago, Srondol, Semarang.

Pendiri museum ini adalah Jaya Suprana, seorang pengusaha, pianis, komponis, budayawan, presenter TV, dan pemerhati masalah sosial.

MURI bukan hanya sebuah museum biasa, melainkan lembaga swadaya masyarakat yang menghimpun data dan memberikan penghargaan terhadap prestasi superlatif karsa dan karya bangsa Indonesia.

Dengan didirikannya MURI, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih menghargai prestasi karya lokal dan nasional.

2. Peristiwa Merah Putih Sangasanga

Peristiwa Merah Putih Sangasanga terjadi pada tahun 1945 ketika tentara Belanda (NICA) menguasai Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang kaya akan sumber minyak.

Rakyat Sangasanga bersikeras mengusir Belanda dengan melakukan perlawanan heroik.

Bendera Belanda yang terdiri dari tiga warna kemudian dimodifikasi menjadi bendera merah putih sebagai tanda perlawanan.

Sebagai penghargaan atas perjuangan tersebut, di Sangasanga didirikan monumen perjuangan yang mencatat nama-nama pejuang yang gugur.

Peristiwa ini dikenang sebagai Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga pada tanggal 27 Januari.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Kesenian: Gendang: Alat Musik Tradisional yang Memukau dari Pelbagai Nusantara

3. Tragedi KMP Tampomas II

Tanggal 27 Januari 1981, menjadi saksi tragis tenggelamnya KMP Tampomas II, kapal penumpang milik Pelni, di sekitar Kepulauan Masalembo, Laut Jawa. Kejadian ini menyebabkan ribuan penumpang tewas.

Meskipun tidak terjadi kelainan pada ruang mesin, guncangan gelombang laut yang kuat memicu kebakaran, mengakibatkan tragedi yang memilukan.

Sejumlah penyanyi Indonesia menciptakan lagu-lagu untuk mengenang peristiwa ini, termasuk Iwan Fals, Ebiet G. Ade, dan Doel Sumbang.

Lagu-lagu tersebut menjadi bentuk penghormatan dan kenangan atas tragedi Tampomas II.

4. Hari Peringatan Holocaust Internasional

Tanggal 27 Januari juga diperingati sebagai Hari Peringatan Holocaust Internasional.

Pada periode 1941-1945, Nazi Jerman melakukan pembunuhan sistematis terhadap lebih dari enam juta orang Yahudi.

Pada 27 Januari 1945, pasukan Soviet berhasil membebaskan Kamp Konsentrasi dan Pemusnahan Nazi di Auschwitz-Birkenau.

Melalui Hari Peringatan Holocaust Internasional, PBB bertujuan untuk menghormati korban Holocaust dan korban Nazisme lainnya.

Peringatan ini juga menjadi panggilan untuk mencegah terulangnya genosida di masa depan.

Baca Juga: Sejarah Alat Musik Tradisional: Bonang, Keunikan Alat Musik Gamelan Jawa yang Memukau

5. World Breast Pumping Day

Selain momen-momen bersejarah, tanggal 27 Januari juga menjadi Hari Memompa Payudara Sedunia atau World Breast Pumping Day.

Hari ini dirayakan untuk menghargai para ibu dan hubungan khusus antara ibu dan bayi melalui pemberian ASI.

Memompa payudara mungkin sulit, sehingga dukungan kepada para ibu sangat penting dalam perjalanan ini.

Dengan momen-momen penting ini, tanggal 27 Januari tidak hanya menjadi kumpulan peristiwa bersejarah, tetapi juga kesempatan untuk merayakan prestasi, perjuangan, dan kebersamaan dalam berbagai aspek kehidupan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.