Hari Ini Dalam Sejarah: Ulang Tahun ke-74 Garuda Indonesia, Perjalanan Panjang Burung Garuda di Udara

AKURAT.CO Sejarah, Tanggal 26 Januari 2024 menjadi hari yang penuh kebanggaan bagi Indonesia, khususnya bagi maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), yang merayakan ulang tahunnya yang ke-74.
Garuda Indonesia, sejak didirikan pada 26 Januari 1949, telah menjadi salah satu ikon kebanggaan bangsa yang mengangkat bendera Merah Putih di langit-langit dunia.
Sejarah Panjang Garuda Indonesia
Garuda Indonesia lahir dengan nama Indonesian Airways pada tahun 1949.
Namun, dalam beberapa bulan saja, pada 21 Desember 1949, maskapai ini berubah nama menjadi Garuda Indonesia Airways, mengambil inspirasi dari legenda Garuda, burung mitos yang menjadi lambang kebesaran dan keberanian dalam kepercayaan Hindu dan Budha.
Sejarah panjang Garuda tidak hanya mencakup aspek penerbangan domestik, tetapi juga melibatkan langkah-langkah besar di panggung internasional.
Pada tahun 1955, Garuda Indonesia meresmikan penerbangan haji menuju Jeddah dari Jakarta, dengan rute yang melibatkan transit di Bangkok, Kolkata, Karachi, dan Sarjah.
Pada era tersebut, Garuda Indonesia sudah dapat bangga dengan armadanya yang terdiri dari 27 pesawat terbang, staf yang terdidik, serta jadwal penerbangan yang konsisten.
Hal ini menjadikan Garuda sebagai salah satu maskapai Asia terbaik pada zamannya.
Ekspansi dan Penghargaan
Memasuki tahun 1980-an, Garuda Indonesia terus mengembangkan sayapnya secara agresif.
Maskapai ini merambah ke berbagai destinasi internasional seperti Adelaide, Cairo, Fukuoka, Johannesburg, Los Angeles, Paris, Roma, dan kota-kota lainnya di Eropa, Asia, dan Australia.
Ekspansi ini tidak hanya mencerminkan pertumbuhan maskapai, tetapi juga menjadi wujud kontribusi dalam meningkatkan konektivitas Indonesia dengan dunia.
Pada tahun 2009, Garuda Indonesia menjalani transformasi besar-besaran, mencakup perubahan bentuk, corak, logo, hingga seragam awak kabin.
Transformasi ini berhasil membawa Garuda Indonesia meraih sejumlah penghargaan bergengsi, seperti Most Improved Airline, 5-Star Airline, dan World’s Best Cabin Crew dari Skytrax, lembaga penghargaan penerbangan internasional.
Mengapa Nama Garuda Dipilih?
Sebelum merayakan ulang tahunnya, pada tanggal 25 Desember 1949, pesawat KLM dari Belanda yang sudah diberikan ke Indonesia akan menerbangkan Soekarno dari Yogyakarta ke Jakarta.
Saat itu, Presiden Soekarno diminta untuk memberikan nama kepada maskapai tersebut.
Soekarno memilih nama "Garuda" dengan mengutip satu baris dari sajak berbahasa Belanda karya Raden Mas Noto Soeroto, "Ik ben Garuda, Vishnoe’s vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw eilanden" (Aku adalah Garuda, burung milik Wisnu yang membentangkan sayapnya menjulang tinggi di atas kepulauanmu).
Dengan nama tersebut, Garuda Indonesian Airways kemudian mengukir sejarah dengan membawa Presiden Soekarno dari Yogyakarta ke Jakarta untuk acara pelantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Alat Kesenian Tradisional: Gamelan, Harmoni Tradisi Musikal Indonesia
Menatap Masa Depan
Dengan 74 tahun perjalanan yang penuh prestasi, tantangan, dan dedikasi, Garuda Indonesia terus menatap masa depan sebagai maskapai penerbangan yang berkualitas dan mampu bersaing di panggung global.
Ulang tahun ini menjadi momen refleksi atas pencapaian yang luar biasa sekaligus dorongan semangat untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang setia serta menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
Semoga Garuda Indonesia terus menerbangkan bendera Merah Putih dengan kebanggaan dan kejayaan di udara dunia. Selamat ulang tahun yang ke-74, Garuda Indonesia!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah







